Lokasi: Bisnis >>
SPMB Jateng SMA 2026: Jadwal, Syarat, dan Urutan Seleksi
Bisnis3 Dilihat
RingkasanPemerintah Kota Surabaya membuka empat jalur masuk Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) tahun 2024, yaitu jalur domisili, afirmasi, prestasi, dan mutasi orang tua/wali. Selain memahami jadwal pendaftaran, calon peserta juga perlu mengetahui aturan kuota, sistem seleksi, serta dokumen yang wajib disiapkan agar tidak mengalami kendala saat proses pendaftaran berlangsung....
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/SPMB-JATENG-2026-53453454.jpg)
Pemerintah Kota Surabaya membuka empat jalur masuk Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) tahun 2024, yaitu jalur domisili, afirmasi, prestasi, dan mutasi orang tua/wali. Selain memahami jadwal pendaftaran, calon peserta juga perlu mengetahui aturan kuota, sistem seleksi, serta dokumen yang wajib disiapkan agar tidak mengalami kendala saat proses pendaftaran berlangsung. Dinas Pendidikan (Dispendik) Surabaya mengingatkan orang tua untuk memeriksa persyaratan secara cermat sebelum mendaftar di setiap jalur.
Setiap jalur memiliki kuota dan mekanisme seleksi berbeda. Jalur domisili menggunakan sistem zonasi berdasarkan jarak tempat tinggal ke sekolah, sementara jalur afirmasi diperuntukkan bagi peserta dari keluarga tidak mampu dengan bukti surat keterangan. Jalur prestasi menyeleksi berdasarkan capaian akademik dan non-akademik, sedangkan jalur mutasi orang tua/wali dikhususkan bagi anak yang orang tuanya pindah tugas ke Surabaya.
Calon peserta wajib menyiapkan dokumen seperti Kartu Keluarga (KK), akte kelahiran, rapor, dan sertifikat prestasi jika mendaftar jalur prestasi. Pendaftaran dilakukan secara online melalui portal resmi ppdb.surabaya.go.id. Kepala Dispendik Surabaya menegaskan bahwa verifikasi dokumen akan dilakukan secara ketat untuk mencegah kecurangan, dan pelanggaran dapat berakibat diskualifikasi peserta.
Tags:
Bagikan: Silakan bagikan artikel ini, harap sertakan sumber "Portal Berita Terkini Indonesia"。http://singaporeindustryscholarship.sg/html/kottz3tsa.html
Artikel Terkait
Veda Pratama Finis P4 di Moto3 Prancis 2026
BisnisHujan deras yang mengguyur Sirkuit Mandalika jelang Moto3 Indonesia 2025 memaksa panitia menunda start beberapa menit. Seluruh pembalap langsung mengganti ban untuk menyesuaikan dengan lintasan licin, sehingga balapan dipangkas dari 20 menjadi hanya 13 putaran....
【Bisnis】
Baca SelengkapnyaGanjil Genap Jakarta Ditiadakan 15 Mei 2026
BisnisPemerintah Provinsi DKI Jakarta meniadakan sistem Ganjil Genap Jakarta hari ini terkait Hari Libur dan Cuti Bersama. Kebijakan ini merujuk pada Surat Keputusan Bersama 3 Menteri nomor 1017 Tahun 2024, Menteri Ketenagakerjaan Nomor 2 Tahun 2024, dan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Republik Indonesia Nomor 2 Tahun 2024 tentang Hari Libur Nasional dan Cuti Bersama Tahun 2026....
【Bisnis】
Baca SelengkapnyaRibuan Warga Padati Ragunan Saat Libur Panjang
BisnisAndre mengaku memilih Taman Margasatwa Ragunan karena lokasinya lebih dekat dibandingkan Taman Safari Bogor. "Sebetulnya lebih ke dekat aja sih dibandingkan kita ke Taman Safari (Bogor)....
【Bisnis】
Baca Selengkapnya
Artikel Populer
Artikel Terbaru
Bea Cukai Buka 8 Poin Soal Pemeriksaan Kartu Pokemon
Dokter Tifa Siapkan 3C Jelang Sidang Ijazah Jokowi
Tampang Taufik Gembel, Begal Sadis Palmerah Ditangkap
Polisi Pindahkan 321 WNA Kasus Judol ke Imigrasi
Spotify Luncurkan Party of the Years di Ultah ke-20
Penumpang KRL Nyeri Tulang Usai Terjatuh ke Rel Manggarai
Tautan Sahabat
- Waspada Hujan Lebat di Buleleng dan Klungkung, Kamis
- Gempa M4,6 Guncang Sukabumi, Terasa Hingga Bandung Bogor
- Polisi Tetapkan Istri Tersangka Lukai Suami di Bantul
- Program MBG Target Kurangi Ketimpangan Nutrisi Desa
- Plafon Gedung Rp15,3 Miliar di Tuban Roboh Dua Kali
- 99 Persen Wilayah Terdampak Bencana Bersih Lumpur
- Cuaca Malang dan Batu Besok, Hujan Siang-Malam
- Prakiraan Cuaca Bali: Besakih Hujan Petir, 8 Wilayah Waspada
- Peringatan Dini Hujan: Jawa Barat Waspada, Maluku Siaga
- Manusia Silver Todong Pisau di Bali, Sosiolog Ungkap Motif Ekonomi