Lokasi: Hiburan >>
Ribuan Warga Padati Ragunan Saat Libur Panjang
Hiburan59285 Dilihat
RingkasanAndre mengaku memilih Taman Margasatwa Ragunan karena lokasinya lebih dekat dibandingkan Taman Safari Bogor. "Sebetulnya lebih ke dekat aja sih dibandingkan kita ke Taman Safari (Bogor)....
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/Suasana-Taman-Margasatwa-Ragunan-23-Maret-2026.jpg)
Andre mengaku memilih Taman Margasatwa Ragunan karena lokasinya lebih dekat dibandingkan Taman Safari Bogor. "Sebetulnya lebih ke dekat aja sih dibandingkan kita ke Taman Safari (Bogor). Lebih ke situ alasannya," ujar Andre saat ditemui di dekat kandang kapibara pada hari Minggu (23/6). Kunjungan tersebut merupakan kali ketiga bagi keluarganya, dan ia menilai pengalaman melihat satwa secara langsung memberikan kesan berbeda bagi anak-anak dibanding hanya melihat gambar di buku. "Supaya anak-anak lebih tahu dan bisa lihat langsung. Jadi mereka tahu aslinya binatang yang biasa dilihat di buku itu seperti apa. Anak-anak senang banget, apalagi yang besar, dia excited sekali kalau lihat binatang," katanya.
Meski kondisi pengunjung terpantau padat, Andre menyebut proses masuk ke area wisata tetap berjalan lancar melalui Pintu Barat. Ia hanya mengalami sedikit kendala saat mencari area parkir yang cukup jauh dari lokasi wisata utama. "Antrean lumayan padat, tapi masuknya lancar. Tadi sempat agak jauh jalan dari parkiran, tapi karena anak-anak juga senang jalan, jadi ya happy saja," tuturnya. Andre pun berencana kembali mengunjungi Ragunan pada momen ulang tahun anak keduanya karena menganggap tempat tersebut cocok untuk membangun pengalaman masa kecil anak-anak.
Kepadatan pengunjung juga terlihat di sejumlah area favorit seperti kandang gajah, jerapah, hingga pusat primata. Cuaca cerah sejak pagi turut mendukung suasana liburan. Hingga siang ini pukul 12.15 WIB, total pengunjung yang masuk ke area mencapai 32.296 orang. Dari jumlah tersebut, sebanyak 24.442 pengunjung merupakan kategori dewasa, sementara 7.854 lainnya adalah anak-anak. Selain itu, ribuan kendaraan juga tercatat memadati area parkir Ragunan.
Tags:
Bagikan: Silakan bagikan artikel ini, harap sertakan sumber "Portal Berita Terkini Indonesia"。http://singaporeindustryscholarship.sg/news/93b999897.html
Artikel Terkait
Kisah Ratidjo Bangun Jejamuran, Kapok Miskin Kini Punya 2,5 Hektare Jamur
HiburanRatidjo Harjo Suwarno, pria berusia 82 tahun, masih tekun merawat jamur di dapur dan lobi bangunannya setiap hari. Tangannya sesekali menyentuh media tanam di rak-rak bambu untuk memeriksa kondisi jamur yang mulai mekar....
【Hiburan】
Baca SelengkapnyaKecelakaan SUV Mengintai, Pilih Ban yang Tepat Demi Keselamatan
HiburanKesalahan memilih ban bukan hanya soal kenyamanan, tetapi juga taruhan nyawa. Data mencatat sekitar 10,7 persen kecelakaan lalu lintas disebabkan oleh faktor kendaraan, termasuk insiden pecah ban....
【Hiburan】
Baca SelengkapnyaWuling Serah Terima 25 Unit SUV Eksion Pertama, SPK Tembus 1.000
HiburanWuling Eksion mencatatkan lebih dari 1. 000 SPK sejak peluncuran nasional, mencerminkan respons positif masyarakat terhadap kombinasi kenyamanan, efisiensi, dan teknologi kendaraan modern....
【Hiburan】
Baca Selengkapnya
Artikel Populer
- Dokter Tifa Kritik UGM Soal Transparansi Ijazah Jokowi
- Umar Abdullah Juara 2 Lamborghini Super Trofeo Eropa 2026
- Kecelakaan SUV Mengintai, Pilih Ban yang Tepat Demi Keselamatan
- Toyota Pertimbangkan Jual Mobil PHEV Murah
- Libur Panjang, Arus Ferry Merak-Bakauheni Padat
- Deus Touring Bali Satukan Ide Kreatif Berserakan
Artikel Terbaru
Maia Estianty Bantah Beri Rumah untuk Al dan Alyssa
Toyota Respons Insentif EV: Positif, Jangan Fokus Satu Teknologi
Toyota Respons Positif Insentif EV, Minta Jangan Fokus Satu Teknologi
BYD Tanggapi Insentif EV Berbasis Nikel 2026
Ry Hyori Rilis 'Pacar Pacaran', Kisah Hubungan Tanpa Kepastian
Panduan Merotasi Ban Mobil FWD dan RWD
Tautan Sahabat
- WIKA Tunjuk Prof Harris Arthur Hedar sebagai Komisaris Independen
- Telkom Solution Perkuat Transformasi Digital BUMN dengan AI
- Mendag: Mayoritas UMKM Tak Tahu Cari Pembeli Luar Negeri
- Darmadi PDIP Dorong Revisi PMSE Demi Seller Lokal
- Jakarta Candle Ekspor Lilin Limbah Sawit Berkat KUR BRI
- Kisah Ratidjo Bangun Jejamuran, Kapok Miskin Kini Punya 2,5 Hektare Jamur
- Arsari Tambang Bangun Pusat Riset Timah dan REE di Bangka
- Menteri Koperasi Puji Adaptasi Teknologi KSP Nasari
- Nasrafa Kain Lukis Tembus Pasar Dunia dari Brosur
- Telkom Catat TSR 35,7 Persen di 2025