Lokasi: Bisnis >>
SPMB Jateng SMA 2026: Jadwal, Syarat, dan Urutan Seleksi
Bisnis453 Dilihat
RingkasanPemerintah Kota Surabaya membuka empat jalur masuk Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) tahun 2024, yaitu jalur domisili, afirmasi, prestasi, dan mutasi orang tua/wali. Selain memahami jadwal pendaftaran, calon peserta juga perlu mengetahui aturan kuota, sistem seleksi, serta dokumen yang wajib disiapkan agar tidak mengalami kendala saat proses pendaftaran berlangsung....
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/SPMB-JATENG-2026-53453454.jpg)
Pemerintah Kota Surabaya membuka empat jalur masuk Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) tahun 2024, yaitu jalur domisili, afirmasi, prestasi, dan mutasi orang tua/wali. Selain memahami jadwal pendaftaran, calon peserta juga perlu mengetahui aturan kuota, sistem seleksi, serta dokumen yang wajib disiapkan agar tidak mengalami kendala saat proses pendaftaran berlangsung. Dinas Pendidikan (Dispendik) Surabaya mengingatkan orang tua untuk memeriksa persyaratan secara cermat sebelum mendaftar di setiap jalur.
Setiap jalur memiliki kuota dan mekanisme seleksi berbeda. Jalur domisili menggunakan sistem zonasi berdasarkan jarak tempat tinggal ke sekolah, sementara jalur afirmasi diperuntukkan bagi peserta dari keluarga tidak mampu dengan bukti surat keterangan. Jalur prestasi menyeleksi berdasarkan capaian akademik dan non-akademik, sedangkan jalur mutasi orang tua/wali dikhususkan bagi anak yang orang tuanya pindah tugas ke Surabaya.
Calon peserta wajib menyiapkan dokumen seperti Kartu Keluarga (KK), akte kelahiran, rapor, dan sertifikat prestasi jika mendaftar jalur prestasi. Pendaftaran dilakukan secara online melalui portal resmi ppdb.surabaya.go.id. Kepala Dispendik Surabaya menegaskan bahwa verifikasi dokumen akan dilakukan secara ketat untuk mencegah kecurangan, dan pelanggaran dapat berakibat diskualifikasi peserta.
Tags:
Bagikan: Silakan bagikan artikel ini, harap sertakan sumber "Portal Berita Terkini Indonesia"。http://singaporeindustryscholarship.sg/html/km2evwnyu.html
Artikel Terkait
Baterai Maju Tapi Konsumsi Daya Masih Boros
BisnisTeknologi pengisian daya atau charging berkembang sangat pesat pada tahun 2026, di mana fast charging kini semakin cepat, wireless charging makin stabil, dan kapasitas baterai meningkat signifikan. Dalam laporan yang dipublikasikan pada 14 Mei 2026, CNET mengungkap bahwa persoalan utama bukan lagi pada kecepatan semata, melainkan faktor lain yang memengaruhi performa pengisian daya secara keseluruhan....
【Bisnis】
Baca SelengkapnyaToyota Pertimbangkan Jual Mobil PHEV Murah
BisnisToyota masih mempertimbangkan peluncuran mobil Plug-in Hybrid Electric Vehicle (PHEV) di Indonesia. Bansar, perwakilan Toyota, menyatakan pihaknya perlu melihat kebutuhan konsumen terlebih dahulu sebelum menghadirkan teknologi tersebut....
【Bisnis】
Baca SelengkapnyaToyota Pertimbangkan Jual Mobil PHEV Murah
BisnisToyota masih mempertimbangkan peluncuran mobil Plug-in Hybrid Electric Vehicle (PHEV) di Indonesia. Bansar, perwakilan Toyota, menyatakan pihaknya perlu melihat kebutuhan konsumen terlebih dahulu sebelum menghadirkan teknologi tersebut....
【Bisnis】
Baca Selengkapnya
Artikel Populer
Artikel Terbaru
Penahanan Jurnalis Slamet Ariyadi oleh Israel Ancam Kebebasan Pers
BYD Atto 1 STD Rp199 Juta, Target Pengguna EV Pemula
DSS Motor Bertransformasi Jadi Mobix Perkuat Ekosistem Mobil Bekas
Toyota Agya Club Manado Tempuh 3.027 Km ke GR DAY 2026
Jorge Jesus Tinggalkan Al Nassr, Ronaldo Dapat Pelatih Baru?
Honda Patenkan Motor Trail Listrik Rasa Konvensional
Tautan Sahabat
- Minyak Iran Rp 900 Miliar Laku di BPA Fair
- IHSG Anjlok, Investor Bereaksi Negatif ke Pernyataan Prabowo
- Sistem Digital Pantau Penebusan Pupuk Subsidi Hingga Titik Serah
- Zulhas Janjikan Skema SPPG Beli Ikan Nelayan
- Kaesang dan Akbar Himawan Dukung Reynaldo Bryan Maju Ketum HIPMI
- Rupiah Ambles ke Rp17.528 per Dolar AS akibat Kekhawatiran Perang
- Gojek Resmi Turunkan Potongan Komisi Driver Jadi 8 Persen
- Menteri Amran Minta Pelaku Beras Oplosan Dihukum Berat
- IHSG Tertekan MSCI, Investor Waspadai Arus Dana Asing
- Cadangan 31 Miliar Ton, Batu Bara Penopang Energi Indonesia