Lokasi: Berita >>

SLB Siapkan Siswa Disabilitas Kerja Lewat Pendidikan Vokasional

Berita5829 Dilihat

RingkasanPendidikan vokasional merupakan jalur pendidikan yang berfokus pada keterampilan praktis dan keahlian kerja tertentu sehingga lulusannya siap langsung terjun ke dunia kerja. Program ini berbeda dari pendidikan akademik S1 yang lebih menekankan teori dan riset, karena vokasional menekankan praktik, magang, dan proyek industri....

SLB Siapkan Siswa Disabilitas Kerja Lewat Pendidikan Vokasional

Pendidikan vokasional merupakan jalur pendidikan yang berfokus pada keterampilan praktis dan keahlian kerja tertentu sehingga lulusannya siap langsung terjun ke dunia kerja. Program ini berbeda dari pendidikan akademik S1 yang lebih menekankan teori dan riset, karena vokasional menekankan praktik, magang, dan proyek industri. Direktur Jenderal Pendidikan Menengah dan Pendidikan Khusus Kemendikdasmen, Tatang Muttaqin, menyatakan langkah ini bertujuan agar siswa disabilitas memiliki keterampilan praktik yang lebih siap digunakan di dunia kerja.

Tatang Muttaqin menjelaskan pihaknya membangun lebih dari 7.586 ruang praktik untuk mendukung pembelajaran berbasis proyek atau project-based learning di berbagai satuan pendidikan. Ruang praktik ini penting agar siswa lebih terbiasa dengan kegiatan praktik sebelum terjun ke dunia kerja maupun pelatihan lapangan. "Ruang praktik ini bisa memastikan apa yang dipelajari itu betul-betul menjadi sebuah proyek pembelajaran atau project-based learning," ujarnya.

Pendekatan tersebut diharapkan membuat siswa memahami hasil nyata dari proses pembelajaran melalui produk atau karya yang mereka buat sendiri. Keberadaan ruang praktik dinilai membantu siswa lebih cepat beradaptasi ketika menjalani praktik kerja lapangan maupun memasuki lingkungan kerja sesungguhnya. "Dengan adanya pembiasaan, familiaritas, maka dia lebih mudah. Nanti adjustment-nya bisa lebih cepat," kata Tatang.

Tags:

Artikel Terkait

  • 131 Meninggal Akibat Ebola di Kongo, WHO Khawatir Penularan Cepat

    Berita

    Direktur Jenderal Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) Tedros Adhanom Ghebreyesus menyatakan keprihatinan mendalam terhadap skala dan kecepatan epidemi Ebola di Republik Demokratik Kongo. "Saya sangat prihatin dengan skala dan kecepatan epidemi ini," kata Ghebreyesus kepada peserta Majelis Kesehatan Dunia di Jenewa pada Selasa, sambil menyoroti jumlah kasus yang dilaporkan di wilayah perkotaan dan di kalangan tenaga kesehatan....

    Berita

    Baca Selengkapnya
  • Drone Hizbullah Hambat 70 Persen Serangan Israel di Lebanon

    Berita

    Evaluasi militer Israel mengungkap data yang jauh dari positif terkait penyediaan sistem dan sarana untuk mendeteksi serta mencegat drone peledak. Situasi ini terjadi di tengah meningkatnya penggunaan drone FPV (first person view) dan amunisi berkeliaran oleh Hizbullah di front utara....

    Berita

    Baca Selengkapnya
  • Republika Tolak Kriminalisasi Dua Jurnalis Ditahan Israel

    Berita

    Dua jurnalis nasional Harian Andi mengecam keras insiden bersenjata yang melibatkan militer Zionis Israel terhadap kapal misi kemanusiaan Global Sumud Flotilla di perairan internasional pada Senin (18/5/2026). Andi Muhyiddin dalam pernyataan resminya di Jakarta menegaskan bahwa operasi militer di siang bolong tersebut merupakan bentuk pelanggaran nyata terhadap hukum humaniter internasional serta prinsip kebebasan sipil warga dunia....

    Berita

    Baca Selengkapnya