Lokasi: Kesehatan >>
6 Keunggulan Kuliah di PTKIN, Pendaftaran Ditutup 30 Mei
Kesehatan14 Dilihat
RingkasanUM-PTKIN 2026 masih membuka pendaftaran hingga 30 Mei 2026, mengajak generasi muda Indonesia bergabung ke PTKIN yang berkembang menjadi pusat pendidikan tinggi modern. Abdul Aziz menyatakan PTKIN mengintegrasikan sains, teknologi, riset global, dan penguatan karakter berbasis moderasi beragama untuk membentuk lulusan adaptif, beretika, dan berdaya saing internasional....
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/UM-PTKIN-2026.jpg)
UM-PTKIN 2026 masih membuka pendaftaran hingga 30 Mei 2026, mengajak generasi muda Indonesia bergabung ke PTKIN yang berkembang menjadi pusat pendidikan tinggi modern. Abdul Aziz menyatakan PTKIN mengintegrasikan sains, teknologi, riset global, dan penguatan karakter berbasis moderasi beragama untuk membentuk lulusan adaptif, beretika, dan berdaya saing internasional. UM-PTKIN 2026 dapat diikuti lulusan MA, MAK, SMA, SMK, SPM, PDF, PKPPS, dan sederajat tahun 2024, 2025, dan 2026.
Peserta dapat memilih maksimal tiga program studi pada PTKIN maupun PTN serta menentukan lokasi ujian secara mandiri. Proses pendaftaran dilakukan secara daring melalui laman resmi dengan biaya Rp 200.000 (Dua ratus ribu rupiah), belum termasuk biaya tambahan jika menggunakan bank selain Bank Mandiri. PTKIN terus bergerak menuju internasionalisasi dan digitalisasi melalui tiga pilar utama untuk menyiapkan kompetensi profesional dan karakter unggul.
Melalui UM-PTKIN 2026, institusi ini membuka kesempatan luas bagi generasi muda menjadi bagian dari ekosistem akademik inklusif, inovatif, dan berdaya saing. Abdul Aziz menegaskan PTKIN hadir sebagai institusi yang mengintegrasikan ilmu, nilai, dan karakter dalam lingkungan akademik modern. Pendaftaran masih dibuka hingga akhir Mei 2026 bagi lulusan berbagai jenjang pendidikan menengah.
Tags:
Bagikan: Silakan bagikan artikel ini, harap sertakan sumber "Portal Berita Terkini Indonesia"。http://singaporeindustryscholarship.sg/html/kb53715pr.html
Artikel Terkait
RI Kecam Mandulnya Dewan Keamanan PBB
KesehatanIndonesia melontarkan kritik tajam terhadap sistem multilateral global yang dinilai lumpuh dan tidak lagi efektif karena negara-negara berpengaruh justru melanggar aturan yang mereka buat sendiri. Kritik keras ini disampaikan Staf Khusus Menteri Luar Negeri RI untuk Penguatan Kebijakan Isu Multilateral, Tri Tharyat, dalam forum Pertemuan Tingkat Tinggi BRICS 2026 di New Delhi, India, pada Jumat (15/5/2026)....
Baca SelengkapnyaAyah di Tambun Cabuli Anak, Modus Edukasi Seksual
KesehatanSeorang pria berinisial JN (54) diamankan jajaran Unit PPA Satreskrim Polres Metro Bekasi karena diduga mencabuli anak kandungnya sendiri yang masih di bawah umur. Pelecehan seksual itu terjadi di sebuah rumah kontrakan di wilayah Tambun Selatan....
Baca SelengkapnyaPengedar Ratusan Tramadol dan Hexymer di Babelan Bekasi Ditangkap
KesehatanPolisi menangkap RS (24) di sebuah lokasi di Pasar dalam penggerebekan terkait peredaran obat daftar G ilegal. Tersangka tidak berkutik saat disergap petugas setelah Tim Subnit V Unit III Satresnarkoba menerima laporan dari masyarakat yang resah dengan aktivitas transaksi mencurigakan di wilayah tersebut....
Baca Selengkapnya
Artikel Populer
- Kunci Gitar 8 Letters Why Don't We Viral TikTok
- Ayah di Tambun Cabuli Anak, Modus Edukasi Seksual
- Terra Drone Bantah Abaikan Keselamatan Kerja Karyawan
- 320 WNA Sindikat Judol Jakbar Segera Disidang di Indonesia
- Kunci Gitar Dere: Aku Ingin Kau Bahagia di Hatimu
- Polri Buru Pendana dan Penyewa Gedung Sindikat Judol Jakbar
Artikel Terbaru
Hillstate Yakin Penuh Megawati, Cedera Bukan Masalah
Kapolda Metro Perintahkan Tindak Tegas Pelaku Kejahatan Jalanan
Begal Kebon Jeruk Ditangkap, Tiga Pelaku Masih Buron
480 Polisi Amankan HUT GRIB Jaya Ke-15 di GBK
Kompetisi Renang Internasional Kolam Pendek Segera Digelar
Ibadah Kenaikan Yesus 2026 di GPIB Immanuel Jakarta
Tautan Sahabat
- 6 Benda Saksi Bisu Revolusi Kebudayaan China
- PM Jepang Pertimbang Anggaran Tambahan 3 Triliun Yen
- India Minta Jalur Bebas Hambatan di Selat Hormuz
- Drone Hizbullah Hambat 70 Persen Serangan Israel di Lebanon
- Xi Jinping Sajikan Bebek Panggang dan Bakpao Babi untuk Trump
- Koalisi Teluk Pecah Usaha UEA Gagal Gandeng Saudi dan Qatar
- Serangan Drone Dekati Infrastruktur Nuklir UEA, Alarm Konflik Baru
- Iran Sambut Diplomasi China-Pakistan di Tengah Konflik
- Evo Morales Terancam Ditangkap Usai Mangkir Sidang
- 131 Meninggal Akibat Ebola di Kongo, WHO Khawatir Penularan Cepat