Lokasi: Travel >>
Kunci Jawaban PJOK Kelas 4 Halaman 184-185 Kurikulum Merdeka
Travel43975 Dilihat
RingkasanDalam buku PJOK Kelas 4 halaman 184 dan 185, siswa diminta mengerjakan Uji Kompetensi. Materi tersebut masuk dalam buku PJOK Kelas 4 halaman 184 dan 185 karangan Alda Indrawan dan Tri Agus Prasetijo, terbitan Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi....
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/siswa-sdn-04-tegal-kabupaten-bogor-belajar-sambil-lesehan_20190730_164844.jpg)
Dalam buku PJOK Kelas 4 halaman 184 dan 185, siswa diminta mengerjakan Uji Kompetensi. Materi tersebut masuk dalam buku PJOK Kelas 4 halaman 184 dan 185 karangan Alda Indrawan dan Tri Agus Prasetijo, terbitan Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi. Kunci jawaban PJOK Kelas 4 halaman 184 dan 185 pada bagian Uji Kompetensi hanya digunakan sebagai referensi untuk belajar siswa di rumah.
Pada bagian C, siswa diminta memasangkan pernyataan di kotak sebelah kiri dengan pernyataan di kotak sebelah kanan. Siswa harus menuliskan nomor soal dan abjad jawaban pada kotak yang berada di tengah. Soal pertama menanyakan agar tidak mengganggu kesehatanmu, screen time sebaiknya bagaimana. Soal kedua menanyakan berlama-lama dengan screen time sambil makan kudapan akan mengurangi aktivitas fisikmu, hal ini akan berdampak pada apa. Soal ketiga menanyakan program makanan bergizi seimbang yang terdiri atas 1/3 karbohidrat, 1/3 sayuran, dan 1/3 lauk dan buah, program ini disebut dengan istilah apa. Soal keempat menanyakan jika temanmu pingsan dalam aktivitas olahraga di sekolah, langkah pertama yang harus dilakukan adalah apa.
Kunci jawaban ini hanya digunakan sebagai referensi untuk belajar siswa di rumah. Orang tua atau wali dapat mendampingi siswa dalam mengerjakan soal-soal Uji Kompetensi tersebut.
Tags:
Bagikan: Silakan bagikan artikel ini, harap sertakan sumber "Portal Berita Terkini Indonesia"。http://singaporeindustryscholarship.sg/html/k2sbavt7a.html
Artikel Terkait
Toyota Pertimbangkan Jual Mobil PHEV Murah
TravelToyota masih mempertimbangkan peluncuran mobil Plug-in Hybrid Electric Vehicle (PHEV) di Indonesia. Bansar, perwakilan Toyota, menyatakan pihaknya perlu melihat kebutuhan konsumen terlebih dahulu sebelum menghadirkan teknologi tersebut....
【Travel】
Baca SelengkapnyaLibur Panjang, 32 Ribu Pengunjung Padati Ragunan
TravelMenteri Perhubungan Budi Karya Sumadi mengumumkan kebijakan baru terkait tarif angkutan umum di Jakarta pada Senin. Kenaikan tarif ini berlaku untuk bus TransJakarta dan angkutan kota (angkot) mulai 1 Juli 2024....
【Travel】
Baca SelengkapnyaPolda Metro Jaya Terima Laporan Dugaan Pidana Serikat Pekerja
TravelLaporan dengan nomor LP/B/3446/V/2026/SPKT/POLDA METRO JAYA teregister pada 13 Mei 2026 pukul 14. 23 WIB....
【Travel】
Baca Selengkapnya
Artikel Populer
- BYD Luncurkan M6 DM, MPV PHEV Irit 65 Km per Liter
- Polisi Pindahkan 321 WNA Kasus Judol ke Imigrasi
- Keributan di Grogol, Pria Tewas Dilempar dari Lantai 2
- BMKG Prediksi Jakarta Berawan, Bogor Hujan Rabu
- BYD Luncurkan M6 DM, MPV PHEV Irit 65 Km per Liter
- Keributan di Grogol, Pria Tewas Dilempar dari Lantai 2
Artikel Terbaru
Napoli Siapkan Rp899 Miliar Usai Lolos Liga Champions
Pramono Deklarasi Gerakan Pilah Sampah di HUT Jakarta
Dokter Forensik Dicecar Soal Waktu Kematian Korban
Polisi Tangkap Penghalang Ambulans di Depok
Terjemahan Lirik All Too Well Taylor Swift: Lost in Translation
Bocah 9 Tahun Digigit Monyet Liar, Darah Berceceran
Tautan Sahabat
- 80% Kebutaan Usia 50+ Dipicu Katarak di Indonesia
- Kemenkes Pastikan Infrastruktur Kesehatan Siap Lawan Hantavirus
- Hantavirus, Leptospirosis, Pes: Beda Penyakit dari Tikus
- Psikiater: Trauma Tak Ditangani Bisa Ubah Korban Jadi Pelaku
- El Nino Godzilla Tingkatkan Risiko Gizi Buruk dan Stunting Anak
- Wamenkes Bantah Hoaks, Tegaskan Imunisasi Tidak Haram
- Kemenkes Awasi Minuman Manis, Nutri-Level Tekan Stroke dan Gagal Ginjal
- Atur Ulang Jadwal BAB Agar Lebih Teratur
- 263 Kasus Campak di Aceh, Imunisasi Rendah Disorot
- 9 Gejala Monkey Malaria Sering Disangka Flu Biasa