Lokasi: Otomotif >>
SPMB Jakarta 2026: Jalur Prestasi, Afirmasi, Domisili, Mutasi
Otomotif555 Dilihat
RingkasanSPMB Jakarta 2026 untuk jenjang SMP mewajibkan setiap calon murid baru memenuhi persyaratan sesuai jalur masuk yang dipilih. Kuota Jalur Afirmasi mencapai 20 persen dari daya tampung, termasuk kuota penyandang disabilitas sebanyak 2 murid per rombongan belajar....
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/SPMB-JAKARTA-2026-3453453434W.jpg)
SPMB Jakarta 2026 untuk jenjang SMP mewajibkan setiap calon murid baru memenuhi persyaratan sesuai jalur masuk yang dipilih. Kuota Jalur Afirmasi mencapai 20 persen dari daya tampung, termasuk kuota penyandang disabilitas sebanyak 2 murid per rombongan belajar. Sementara itu, kuota pada Jalur Domisili ditetapkan sebesar 50 persen dari daya tampung.
Dalam hal jumlah CMB yang mendaftar melalui Jalur Domisili melebihi daya tampung, maka seleksi dilakukan dengan urutan langkah yang telah ditentukan. Apabila kuota Jalur Domisili tidak terpenuhi, sisa kuota tersebut akan dilimpahkan ke dalam PMB Tahap Kedua. Prosedur ini memastikan proses penerimaan berjalan transparan dan adil bagi seluruh peserta.
Selain itu, kuota Jalur Mutasi ditetapkan sebesar 3 persen dari daya tampung. Informasi lengkap mengenai persyaratan dan tahapan seleksi SPMB Jakarta 2026 dapat diakses melalui kanal resmi PPDB DKI Jakarta.
Tags:
Bagikan: Silakan bagikan artikel ini, harap sertakan sumber "Portal Berita Terkini Indonesia"。http://singaporeindustryscholarship.sg/html/jprca0llk.html
Artikel Terkait
Toyota Pantau Rupiah, Harga Mobil Terancam Naik
OtomotifPT Toyota Astra Motor (TAM) memastikan tetap berupaya menjaga agar dampak pelemahan rupiah tidak langsung dibebankan kepada konsumen melalui kenaikan harga kendaraan di tengah kondisi nilai tukar dolar yang sangat tinggi. "Pastinya memang di kondisi saat ini, seperti teman-teman tahu bahwa dolar sudah sangat tinggi....
【Otomotif】
Baca SelengkapnyaWabah Ebola, Kemenkes Larang Konsumsi Hewan Liar
OtomotifWHO baru saja menetapkan status darurat kesehatan masyarakat global akibat merebaknya wabah Ebola di Kongo dan Uganda. Direktur Jenderal WHO, Tedros Adhanom Ghebreyesus, mengungkapkan lebih dari 300 kasus suspek bergejala berat telah terdeteksi dengan angka kematian mencapai 88 korban jiwa....
【Otomotif】
Baca SelengkapnyaEl Nino Godzilla Picu Diare dan Heat Stroke pada Anak
OtomotifKetua Satgas Kesehatan Lingkungan dan Perubahan Iklim Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI), dr. Darmawan Budi Setyanto, Sp....
【Otomotif】
Baca Selengkapnya
Artikel Populer
- Afgan Cedera Pita Suara Akibat Terlalu Banyak Job
- Kemenkes Awasi Pelaku Perjalanan Amerika Latin soal Hantavirus
- Diet Suntik Tak Hanya Hilangkan Lemak, Otot Juga Terbakar
- El Nino Godzilla Picu Diare dan Heat Stroke pada Anak
- Aktivis Sulsel Ditangkap Israel, Buang Ponsel ke Laut
- El Nino Godzilla Tingkatkan Risiko Gizi Buruk dan Stunting Anak
Artikel Terbaru
Clara Shinta Bongkar Isi Perjanjian Pranikah Larang Suami
Lemas Lansia Bukan Hanya Usia, Waspada Hipoglikemia
Atur Ulang Jadwal BAB Agar Lebih Teratur
El Nino Ekstrem: Ancaman DBD dan Gangguan Pencernaan Anak
Toyota Pantau Rupiah, Harga Mobil Terancam Naik
PCOS Berganti Nama Jadi PMOS, Bukan Hanya Soal Kista
Tautan Sahabat
- Ubed Belajar dari Kekalahan Lawan Christo Popov
- Wamenpora Taufik Hidayat Dukung Arena Selatan 2026
- Rexy Mainaky Target All Malaysian Final di Malaysia Masters 2026
- Jojo dan Ubed Jadi Harapan Indonesia di Malaysia Masters
- Megawati Disenggol Jordan Wilson, Hillstate Pede Gebrak Liga Voli
- Putri KW Gantikan Gregoria di Pelatnas PBSI
- 16 Pemain Termasuk Rivan dan Nizar Dipanggil Pelatnas Voli
- Macau Open 2026: Ginting dan Leo/Daniel Tampil, Ganda Campuran Absen
- Ducati Konfirmasi Tak Cari Pengganti Marc Marquez
- Megawati dan Wilson Bukti Pengalaman dan Rookie Sejalan