Lokasi: Berita >>
Unpad Buka Pendaftaran Magister PJJ 2026 Full Daring
Berita74 Dilihat
RingkasanPendidikan Jarak Jauh (PJJ) menjadi solusi fleksibel bagi calon mahasiswa yang ingin melanjutkan studi S2 tanpa harus hadir langsung di kampus, dengan memanfaatkan teknologi informasi dan komunikasi seperti platform e-learning, video conference, dan sistem pembelajaran daring. Program ini memberikan kesempatan belajar full daring dengan dua program studi unggulan, yaitu Magister Ekonomi Pertanian - Konsentrasi Kedaulatan Pangan di bawah Fakultas Pertanian dan Magister Ilmu Peternakan di Fakultas Peternakan, masing-masing dengan daya tampung sebanyak 30 mahasiswa....
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/unpad-xxx.jpg)
Pendidikan Jarak Jauh (PJJ) menjadi solusi fleksibel bagi calon mahasiswa yang ingin melanjutkan studi S2 tanpa harus hadir langsung di kampus, dengan memanfaatkan teknologi informasi dan komunikasi seperti platform e-learning, video conference, dan sistem pembelajaran daring. Program ini memberikan kesempatan belajar full daring dengan dua program studi unggulan, yaitu Magister Ekonomi Pertanian - Konsentrasi Kedaulatan Pangan di bawah Fakultas Pertanian dan Magister Ilmu Peternakan di Fakultas Peternakan, masing-masing dengan daya tampung sebanyak 30 mahasiswa.
Proses pendaftaran dilakukan secara online melalui laman resmi dengan mengisi data diri, sesuai dengan ketentuan Biaya Penyelenggaraan Pendidikan (BPP) Mahasiswa Program Magister (S2) berdasarkan Keputusan Rektor Universitas Padjadjaran Nomor: 112/UN6.RKT/Kep/HK/2025. Calon mahasiswa dapat mengakses informasi lengkap mengenai persyaratan, jadwal, dan biaya melalui portal yang telah disediakan oleh pihak universitas.
Informasi lebih lanjut mengenai Program Magister PJJ Unpad Gelombang 1 2026 dapat diakses dengan mengunjungi laman resmi Universitas Padjadjaran untuk mendapatkan detail pendaftaran dan prosedur seleksi. Program ini dirancang untuk menjawab kebutuhan pendidikan tinggi yang adaptif terhadap perkembangan teknologi dan mobilitas mahasiswa di era digital.
Tags:
Bagikan: Silakan bagikan artikel ini, harap sertakan sumber "Portal Berita Terkini Indonesia"。http://singaporeindustryscholarship.sg/html/jktxw2sro.html
Artikel Terkait
AS Percepat Persiapan Jaringan 6G untuk Masa Depan
BeritaPhoneArena melaporkan dalam artikel yang dipublikasikan pada 9 Mei 2026 bahwa salah satu frekuensi yang paling banyak dibahas untuk teknologi 6G adalah pita 7GHz. Frekuensi ini sebelumnya direkomendasikan dalam white paper yang dirilis kelompok 5G Americas pada Oktober 2024....
【Berita】
Baca SelengkapnyaAturan Baru Cina Cegah Perusahaan Barat Lepas Ketergantungan
BeritaCina memblokir akuisisi senilai USD2 miliar (Rp34 triliun) dari Meta atas perusahaan rintisan kecerdasan buatan (AI) Manus bulan lalu, mengirimkan sinyal tegas bahwa intervensi pemerintah Cina tetap berlaku meskipun kesepakatan disusun di luar perbatasan negara tersebut. Kantor pusat Manus di Singapura berakar kuat di Cina, sehingga Beijing memandang perusahaan itu sebagai aset strategis dalam persaingan AI global dan memblokir kesepakatan dengan alasan keamanan nasional....
【Berita】
Baca SelengkapnyaTransfer Minyak Rahasia Dekat Malaysia Diduga Jalur Iran-China
BeritaMalaysia menjadi lokasi utama aktivitas pengiriman minyak Iran secara ilegal untuk menghindari sanksi energi internasional. Wilayah tersebut berada di jalur pelayaran tersibuk dunia yang menghubungkan Timur Tengah dan Asia Timur....
【Berita】
Baca Selengkapnya
Artikel Populer
- Mourinho Pindah dari Atas Lapangan ke Ruang Ganti Madrid
- RI Kecam Mandulnya Dewan Keamanan PBB
- Jepang Bentuk Kelompok Kerja Khusus Kerjasama Pertahanan dengan RI
- Iran Tolak Tuntutan AS, Balas Tanggapan Washington Terbaru
- Seo Seung-jae Pulangkan Ubed di Thailand Open 2026
- Saudi Perketat Pengawasan Haji 2026, Jemaah Ilegal Kena Denda Rp426 Juta
Artikel Terbaru
5.000 WNI Bekerja di Perusahaan Konstruksi Chitose, Hokkaido
Vinyl Bangkitkan Kembali Kenikmatan Musik di Era Digital
Mesir Perkuat Pertahanan Udara Arab Saudi, UEA, Kuwait
Kecelakaan Kereta dan Bus di Bangkok Tewaskan 8 Orang
Pep Guardiola Sindir Arsenal Usai Man City Juara Piala FA
WHO Nyatakan Wabah Ebola Darurat Kesehatan Global
Tautan Sahabat
- Bupati Bogor Ajak Warga Jaga Sungai, 220 Kg Ikan Ditangkap
- BMKG: Manokwari Berawan Tebal, Cuaca Papua Barat
- 99 Persen Wilayah Terdampak Bencana Bebas Lumpur
- 99 Persen Wilayah Terdampak Bencana Bersih Lumpur
- Kisah Arsitek Morowali Kini Jadi Wakil Ketua DPRD
- Rumah Bersejarah dr Sardjito di Yogya Dilego ke Pengembang
- Mahasiswi Makassar Disekap Pria Kenalan dari Medsos
- Bripka Abu Bakar Tertangkap Pesta Narkoba di Buru
- Ayah di Klaten Cabuli Anak Kandung, Catatan Harian Jadi Bukti
- Prakiraan Cuaca Madura: Hujan Ringan di 4 Kabupaten