Lokasi: Hikmah >>
Kunci Jawaban PJOK Kelas 4 Halaman 155 Kurikulum Merdeka
Hikmah8624 Dilihat
RingkasanSebuah soal latihan mengukur denyut nadi menguji kemampuan siswa dalam mengisi bagian yang hilang dengan kata yang tepat. Andika Suhendar merasa lemas setelah denyut nadinya terhitung 55 kali per menit....
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/SISWA-SD-BELAJAR-10.jpg)
Sebuah soal latihan mengukur denyut nadi menguji kemampuan siswa dalam mengisi bagian yang hilang dengan kata yang tepat. Andika Suhendar merasa lemas setelah denyut nadinya terhitung 55 kali per menit. Dari data tersebut, guru menyimpulkan kondisi kebugaran Andika sedang tidak baik dan menyarankannya untuk beristirahat. Dalam kondisi bugar, Andika dikenal sebagai anak periang yang suka bergaul dan aktif dalam aktivitas fisik seperti pelajaran olahraga.
Soal tersebut merupakan bagian dari latihan mengisi titik-titik dalam paragraf dengan isian kata yang sesuai dari kotak jawaban. Data denyut nadi Andika yang rendah menunjukkan kebugarannya sedang menurun, sehingga ia perlu pemulihan. Aktivitas fisik yang biasanya dilakukan Andika saat sehat mencakup interaksi sosial dan partisipasi dalam pelajaran olahraga.
Latihan ini mengajarkan siswa untuk menghubungkan data medis sederhana dengan kondisi kebugaran seseorang. Hasil pengukuran denyut nadi Andika menjadi indikator utama dalam menentukan saran istirahat dari guru. Pemahaman tentang denyut nadi normal dan faktor yang memengaruhinya penting untuk menjaga kesehatan dan kebugaran tubuh.
Tags:
Bagikan: Silakan bagikan artikel ini, harap sertakan sumber "Portal Berita Terkini Indonesia"。http://singaporeindustryscholarship.sg/html/ji4tk9j4v.html
Artikel Terkait
iPhone 17 Pro Diklaim Punya Charging Tercepat Tahun Ini
HikmahCNET merilis hasil pengujian terbaru pada 14 Mei 2026 yang melibatkan 33 smartphone dari merek besar seperti Apple, Samsung, Google, Motorola, dan OnePlus. Semua perangkat diuji dalam kondisi baterai di bawah 10 persen sebelum proses pengisian dimulai....
【Hikmah】
Baca SelengkapnyaFood Noise Pemicu Obesitas, Pikiran Obsesif Ingin Makan
HikmahOrganisasi Kesehatan Dunia (WHO) dan berbagai asosiasi kesehatan global telah menyatakan obesitas sebagai penyakit kronis. Dokter Iflan mendefinisikan food noise sebagai pikiran obsesif tentang makanan yang mendorong seseorang ingin terus makan, bahkan saat tubuh tidak membutuhkan asupan....
【Hikmah】
Baca SelengkapnyaPCOS Berganti Nama Jadi PMOS, Bukan Hanya Soal Kista
HikmahLebih dari 50 organisasi pasien dan profesional, termasuk Endocrine Society, mendukung upaya perubahan nama Polycystic Ovary Syndrome (PCOS) menjadi Polyendocrine Metabolic Ovarian Syndrome (PMOS). Upaya ini merupakan hasil kolaborasi internasional selama 14 tahun antara peneliti, dokter, dan penyintas kondisi tersebut....
【Hikmah】
Baca Selengkapnya
Artikel Populer
- Aturan Baru Cina Cegah Perusahaan Barat Lepas Ketergantungan
- Studi: 60% Anak Muda Urban Pilih Swadiagnosis Saat Sakit
- Studi: 60% Anak Muda Urban Pilih Swadiagnosis Saat Sakit
- Penyakit Moya-moya Picu Stroke di Usia Muda, Kenali Gejala
- Sony Xperia 1 VIII Resmi Meluncur, Ini Spesifikasinya
- Pancaroba, Jaga Daya Tahan Tubuh dengan Gizi Seimbang
Artikel Terbaru
Kunci Gitar Say No Tasya Viral TikTok Besar Kepala
Terapi Sel Punca Dokter Kardiovaskular Pulihkan Jantung
Senam Ergonomik Bantu Lansia Jaga Sendi dan Redakan Stres
Waspada Monkey Malaria, Deforestasi Dekatkan Nyamuk Pembawa Penyakit
Apple dan Intel Kembali Jalin Kerja Sama
Serat Kunci Kontrol Gula Darah Penderita Diabetes
Tautan Sahabat
- Jepang Selidiki Warganya Terkait Prostitusi Anak di Indonesia
- Intelijen AS: 90% Fasilitas Rudal Iran Masih Beroperasi
- Putin Segera Kunjungi China Setelah Trump
- India Larang Rakyat Beli Emas Selama Setahun
- Israel Sita 40 Kapal Global Sumud Flotilla, 300 Aktivis Ditahan
- Drone Alarm Picu Kepanikan Warga Lithuania Berlindung
- 5.000 WNI Bekerja di Perusahaan Konstruksi Chitose, Hokkaido
- Konflik Israel-Palestina: Dua Wartawan Indonesia Diculik
- PM Jepang Pertimbang Anggaran Tambahan 3 Triliun Yen
- Iran-China Perkuat Koordinasi Politik di Tengah Dinamika AS