Lokasi: Berita >>
SPMB Jabar 2026: Daftar SMA SMK Maung dan Bedanya
Berita64625 Dilihat
RingkasanSPMB Reguler dan SMA/SMK Maung sama-sama menjadi pintu masuk ke sekolah negeri, tetapi memiliki perbedaan dari sisi pendekatan seleksi dan karakter program yang ditawarkan. SPMB Reguler umumnya mengacu pada mekanisme penerimaan berbasis jalur standar seperti domisili, afirmasi, prestasi, dan mutasi dengan sistem kuota yang telah ditetapkan secara nasional....
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/SPMB-JABAR-2026-45345433.jpg)
SPMB Reguler dan SMA/SMK Maung sama-sama menjadi pintu masuk ke sekolah negeri, tetapi memiliki perbedaan dari sisi pendekatan seleksi dan karakter program yang ditawarkan. SPMB Reguler umumnya mengacu pada mekanisme penerimaan berbasis jalur standar seperti domisili, afirmasi, prestasi, dan mutasi dengan sistem kuota yang telah ditetapkan secara nasional. Sementara itu, SMA/SMK Maung merupakan skema khusus yang dikembangkan di Jawa Barat dengan penekanan pada penguatan karakter, kedisiplinan, serta pembinaan yang lebih intensif sesuai kebutuhan daerah.
Perbedaan ini membuat daftar sekolah yang masuk kategori SMA/SMK Maung menjadi perhatian tersendiri, karena tidak semua sekolah negeri otomatis masuk dalam program tersebut. SMA/SMK Maung merupakan sekolah dengan sistem pembinaan khusus, sehingga proses seleksinya tidak hanya berfokus pada nilai akademik, tetapi juga mempertimbangkan rekam jejak kedisiplinan serta prestasi siswa selama di sekolah sebelumnya. Kesiapan calon peserta didik untuk mengikuti pembinaan yang lebih intensif menjadi salah satu aspek penting dalam penilaian.
Peserta didik yang diterima di SMA/SMK Maung diharapkan memiliki komitmen tinggi terhadap dunia pendidikan, termasuk kesediaan untuk menaati aturan sekolah yang lebih ketat dan mengikuti program pembinaan karakter secara berkelanjutan. Pendaftaran calon murid baru sekolah Maung dilakukan melalui website resmi. Mengutip laman Disdik Jawa Barat, berikut daftar SMA dan SMK Maung dalam SPMB Jabar 2026.
Tags:
Bagikan: Silakan bagikan artikel ini, harap sertakan sumber "Portal Berita Terkini Indonesia"。http://singaporeindustryscholarship.sg/html/jeu67f0ae.html
Artikel Terkait
Pembekalan LPDP untuk TNI: Relevan bagi Akademik?
BeritaPenerima beasiswa LPDP 2026 menjalani pembekalan unik di Lanud Halim Perdanakusuma, Jakarta pada 4-9 Mei 2026, termasuk bangun pukul 04. 00 pagi, tinggal di tenda berisi 20 orang, dan pembatasan penggunaan telepon genggam....
【Berita】
Baca SelengkapnyaPertamina Operasikan Dua Kapal Gas Jaga Pasokan LPG
BeritaPertamina Patra Niaga memastikan PG1 dan PG2 merupakan kapal kembar (sister ship) dengan spesifikasi identik yang dirancang untuk mengangkut Liquefied Petroleum Gas (LPG) dalam skala besar secara aman dan efisien. Kedua kapal ini memiliki kapasitas muat sekitar 80....
【Berita】
Baca SelengkapnyaRupiah Tembus Rp17.500 meski Ekonomi Tumbuh 5,61 Persen
BeritaNilai tukar rupiah terus melemah dan telah menyentuh level Rp 17. 500 per dolar AS, dengan potensi mencapai Rp 17....
【Berita】
Baca Selengkapnya
Artikel Populer
- WhatsApp iOS Rilis Tampilan Liquid Glass Baru
- Mentan Amran Titip Harga Minyak Goreng Stabil Jelang Iduladha
- Jaringan Irigasi 14 Km Dibangun untuk Swasembada Pangan
- Gojek Resmi Turunkan Potongan Komisi Driver Jadi 8 Persen
- Ginting Akui Lambat Antisipasi Strategi Lawan di Thailand Open
- Gus Lilur Dorong Transformasi Rokok Ilegal dan KEK Tembakau Madura
Artikel Terbaru
Eksperimen AI Kafe di Swedia Berakhir Kacau
Pernyataan Prabowo Soal Rupiah Dinilai Bahayakan Masyarakat Desa
Rupiah Ambrol, Dolar AS Tembus Rp17.750 di Money Changer
Penguatan Konektivitas Dagang Indonesia-ASEAN-China
Raim Laode Rilis Kunci Gitar Babak Terakhir
IHSG Anjlok 2 Persen Lebih, Tinggalkan Level 6.600
Tautan Sahabat
- Mahfud MD Kritik Prabowo soal Ucapan Orang Desa
- PRIMA: Harkitnas 2026 Perkuat Indonesia Menuju Negara Kerakyatan
- Jurnalis Republika Kirim Video SOS Sebelum Ditangkap Israel
- Primus Yustisio Minta Gubernur BI Mundur, Rupiah Melemah
- Logo Harkitnas 2026, Tema dan Makna Peringatan ke-118
- Jurnalis Rahendro Herubowo Disetrum dan Diinjak Tentara Israel
- Jokowi Siap Turun Gunung, Golkar Bungkam Soal Pilpres
- Kemenag: Awal Zulhijah 1447 H Jatuh 18 Mei 2026
- Jokowi Ikut Yoga 5 Menit di Depan Rumah Heboh
- BPK Diabaikan, Romli Pertanyakan Jaksa dan Hakim Hitung Kerugian Negara