Lokasi: Kesehatan >>
KKP Buka PENTARU 2026, Ini Daftar Sekolah dan Syarat
Kesehatan4585 Dilihat
RingkasanKementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) secara resmi meluncurkan Penerimaan Peserta Didik (Pentaru) 2026 pada Selasa (12/5) di Kantor Pusat KKP. Peluncuran program ini dilakukan oleh Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Kelautan dan Perikanan (BPPSDM KP), I Nyoman Radiarta, yang mewakili Menteri Kelautan dan Perikanan....
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/KKP-Resmi-Buka-PENTARU-2026.jpg)
Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) secara resmi meluncurkan Penerimaan Peserta Didik (Pentaru) 2026 pada Selasa (12/5) di Kantor Pusat KKP. Peluncuran program ini dilakukan oleh Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Kelautan dan Perikanan (BPPSDM KP), I Nyoman Radiarta, yang mewakili Menteri Kelautan dan Perikanan.
KKP merupakan lembaga pemerintah yang bertugas mengelola sektor kelautan dan perikanan Indonesia, termasuk pengembangan Sumber Daya Manusia (SDM) di bidang tersebut. Terdapat beberapa jalur penerimaan, mulai dari jalur khusus hingga jalur umum dan mandiri, dengan fokus utama pada anak pelaku usaha dan pendukung sektor kelautan dan perikanan. Adapun kuota penerimaan dibagi berdasarkan jalur pendidikan, termasuk skema 100 persen jalur khusus pada satuan tertentu serta 80 persen umum dan 20 persen jalur khusus di unit PK-BLU, dikutip dari Instagram resmi KKP.
Dalam sambutannya, Nyoman Radiarta menegaskan bahwa pembangunan sektor kelautan dan perikanan sangat bergantung pada kualitas SDM. Menurutnya, transformasi menuju sektor yang maju dan berkelanjutan hanya dapat dicapai melalui pendidikan vokasi yang mampu melahirkan generasi unggul, adaptif, dan berintegritas. “Melalui Pentaru 2026, kita tidak hanya membuka proses penerimaan peserta didik, tetapi juga menyiapkan generasi baru pelaku utama sektor kelautan dan perikanan yang akan menjadi penggerak utama ekonomi biru di masa depan. Para peserta didik yang akan bergabung adalah calon-calon profesional yang diharapkan mampu menjawab tantangan zaman serta membawa inovasi bagi kemajuan sektor ini,” ujarnya.
KKP memiliki sejumlah kampus vokasi yang tersebar di berbagai wilayah Indonesia, yaitu Politeknik Kelautan dan Perikanan (Poltek KP) di beberapa daerah, Akademi Komunitas Kelautan dan Perikanan (Akom KP), serta Sekolah Usaha Perikanan Menengah (SUPM). Kampus-kampus ini menjadi pusat pendidikan tinggi vokasi yang menyiapkan tenaga ahli di bidang teknologi kelautan, perikanan tangkap, budidaya, pengolahan hasil laut, hingga manajemen usaha perikanan modern.
Tags:
Bagikan: Silakan bagikan artikel ini, harap sertakan sumber "Portal Berita Terkini Indonesia"。http://singaporeindustryscholarship.sg/html/j3cdtjjfa.html
Sebelumnya: Cahaya Biru Ponsel Ganggu Tidur? Ini Kata Ahli
Berikutnya: Prabowo Serahkan 6 Rafale dan Radar Canggih ke TNI
Artikel Terkait
Arsari Tambang Bangun Pusat Riset Timah dan REE di Bangka
KesehatanAryo menyayangkan industri timah Indonesia yang sudah berusia 150 tahun belum memiliki pusat riset timah sendiri. Hal itu ia sampaikan saat menjadi pembicara dalam forum Met Connex 2026 di JCC Jakarta pada Selasa (12/5/2026)....
Baca SelengkapnyaUMKM Ekraf Bali Bisa Pakai Sertifikat HKI untuk Pinjam KUR
KesehatanSebanyak 1. 000 pelaku UMKM Ekraf resmi melakukan akad massal Kredit Usaha Rakyat (KUR) dalam rangkaian acara Bursa Wirausaha Unggulan Provinsi Bali di Universitas Udayana, Rabu (13/5/2026)....
Baca SelengkapnyaBidan ORP Praktik di Kontrakan, Bayi Titipan Belum Diambil
KesehatanPolisi Yogyakarta mengevakuasi 11 bayi dari sebuah rumah kontrakan di Dusun Wonokerso, Padukuhan Randu, Kelurahan Hargobinangun, Kapanewon Pakem, Kabupaten Sleman. Rumah tersebut dikontrak oleh seorang perempuan berinisial ORP yang diduga menjalankan praktik penampungan bayi hasil hubungan di luar nikah....
Baca Selengkapnya
Artikel Populer
- Dokter Mata Beberkan Risiko Kebutaan Akibat Diabetes
- Prakiraan Cuaca Yogyakarta: Gunungkidul Berawan, Sleman Hujan Ringan
- Atap Kelas MTs Muhammadiyah Sragen Roboh, Korban Dengar Kretek
- Bendahara Desa Serang Bawa Kabur Dana Rp1 M
- Kesemutan Bukan Karena Duduk Lama, Waspadai Tanda Bahaya
- Sekretaris BNPP Tinjau Rumah Warga Perbatasan di Belu
Artikel Terbaru
Kemenkes: PHBS Kunci Tangkal Ancaman Hantavirus
Kebakaran Mal Manado, Satu Korban Tewas Terjebak di Lantai Atas
Prakiraan Cuaca Banyumas 18 Mei 2026, Lima Kecamatan Diguyur Hujan
99 Persen Wilayah Terdampak Bencana Bersih Lumpur
Ridho Rhoma Bangkit, Fokus Perbaiki Diri dan Berkarya
Sindikat Kampung Narkoba Samarinda Gunakan Sniper dan HT
Tautan Sahabat
- 480 Polisi Amankan HUT GRIB Jaya Ke-15 di GBK
- AMPG Kawal Kebijakan Sekolah Swasta Gratis Jakarta
- Polda Metro Tangkap Empat WNA dan Satu WNI Pengedar Narkotika
- Bos Terra Drone Dituntut 2 Tahun, 22 Tewas Terbakar
- Polisi Selidiki Pencuri Motor Bersenpi di Siang Hari
- Polisi Beberkan Alur Distribusi Ekspor Ilegal Motor Jaksel
- Pemuda Bonceng Tiga Tabrak Tiang Demi Kabur dari Kejar Massa
- Keluarga Ungkap Korban Tewas di Biliar Jakbar demi Lindungi Pacar
- Polda Metro Gagalkan Peredaran Sabu 32 Kg Jaringan Malaysia
- Kapolda Metro Perintahkan Tindak Tegas Pelaku Kejahatan Jalanan