Lokasi: Kuliner >>

99 Persen Wilayah Terdampak Bencana Bersih Lumpur

Kuliner27372 Dilihat

RingkasanSatuan Tugas (Satgas) Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi (PRR) Pascabencana Sumatera mencatat 690 dari total 691 sasaran pembersihan telah selesai ditangani hingga 12 Mei 2026, atau mencapai 99,86 persen. Juru Bicara Satgas PRR, Amran, menyatakan progres pembersihan lumpur menunjukkan hasil signifikan sehingga masyarakat mulai dapat kembali beraktivitas secara normal....

99 Persen Wilayah Terdampak Bencana Bersih Lumpur

Satuan Tugas (Satgas) Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi (PRR) Pascabencana Sumatera mencatat 690 dari total 691 sasaran pembersihan telah selesai ditangani hingga 12 Mei 2026, atau mencapai 99,86 persen. Juru Bicara Satgas PRR, Amran, menyatakan progres pembersihan lumpur menunjukkan hasil signifikan sehingga masyarakat mulai dapat kembali beraktivitas secara normal. "Di Sumatera Barat seluruh titik sudah bersih seluruhnya. Di Sumatera Utara juga tinggal satu lokasi yang masih dalam proses penanganan," ujar Amran dalam konferensi pers di Jakarta, dikutip Minggu (17/5/2026).

Pembersihan lumpur menjadi salah satu tahapan penting dalam percepatan pemulihan wilayah terdampak bencana untuk membuka kembali akses permukiman warga, memperbaiki mobilitas masyarakat, dan membantu pemulihan ekonomi lokal. Aceh Tamiang menjadi wilayah dengan titik penanganan terbanyak mencapai 259 lokasi, dan seluruhnya telah selesai dibersihkan. Satgas PRR turut melibatkan berbagai unsur dalam percepatan penanganan di lapangan, termasuk pengerahan Praja Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN) yang diterjunkan dalam tiga gelombang untuk membantu proses pembersihan.

Pemerintah juga menjalankan skema cash for work dengan melibatkan masyarakat setempat dalam kegiatan pembersihan lumpur. Program tersebut tidak hanya mempercepat proses rehabilitasi, tetapi juga membantu warga memperoleh penghasilan selama masa pemulihan pascabencana.

Tags:

Artikel Terkait