Lokasi: Kesehatan >>
SPMB Jakarta 2026: Jalur Prestasi, Afirmasi, Domisili, Mutasi
Kesehatan17758 Dilihat
RingkasanSPMB Jakarta 2026 untuk jenjang SMP mewajibkan setiap calon murid baru memenuhi persyaratan sesuai jalur masuk yang dipilih. Kuota Jalur Afirmasi mencapai 20 persen dari daya tampung, termasuk kuota penyandang disabilitas sebanyak 2 murid per rombongan belajar....
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/SPMB-JAKARTA-2026-3453453434W.jpg)
SPMB Jakarta 2026 untuk jenjang SMP mewajibkan setiap calon murid baru memenuhi persyaratan sesuai jalur masuk yang dipilih. Kuota Jalur Afirmasi mencapai 20 persen dari daya tampung, termasuk kuota penyandang disabilitas sebanyak 2 murid per rombongan belajar. Sementara itu, kuota pada Jalur Domisili ditetapkan sebesar 50 persen dari daya tampung.
Dalam hal jumlah CMB yang mendaftar melalui Jalur Domisili melebihi daya tampung, maka seleksi dilakukan dengan urutan langkah yang telah ditentukan. Apabila kuota Jalur Domisili tidak terpenuhi, sisa kuota tersebut akan dilimpahkan ke dalam PMB Tahap Kedua. Prosedur ini memastikan proses penerimaan berjalan transparan dan adil bagi seluruh peserta.
Selain itu, kuota Jalur Mutasi ditetapkan sebesar 3 persen dari daya tampung. Informasi lengkap mengenai persyaratan dan tahapan seleksi SPMB Jakarta 2026 dapat diakses melalui kanal resmi PPDB DKI Jakarta.
Tags:
Bagikan: Silakan bagikan artikel ini, harap sertakan sumber "Portal Berita Terkini Indonesia"。http://singaporeindustryscholarship.sg/html/ixetc69rg.html
Artikel Terkait
WhatsApp iOS Rilis Tampilan Liquid Glass Baru
KesehatanWhatsApp mulai meluncurkan tampilan antarmuka baru bernama Liquid Glass ke lebih banyak pengguna setelah beberapa bulan hanya diuji secara terbatas. Pembaruan ini menjadi tahap awal dari perombakan desain menyeluruh pada aplikasi pesan instan milik Meta tersebut....
Baca SelengkapnyaVirus Hanta Menular Lewat Kotoran Tikus, Waspadai Demam-Sesak
KesehatanHantavirus menjadi perhatian karena sumber penularannya sangat dekat dengan kehidupan masyarakat sehari-hari, seperti rumah yang banyak tikus, gudang tertutup, hingga area bekas banjir. Plt Direktur Jenderal Penanggulangan Penyakit Kementerian Kesehatan RI, dr....
Baca SelengkapnyaBerdebar Naik Tangga, Waspada Gangguan Irama Jantung
KesehatanBanyak orang mengabaikan keluhan jantung berdebar atau sesak napas karena menganggapnya akan hilang setelah istirahat. Padahal, kondisi tersebut bisa menjadi tanda atrial fibrilasi, gangguan irama jantung yang serius....
Baca Selengkapnya
Artikel Populer
- Roberto Martinez Latih Portugal di Piala Dunia 2026
- Psikiater: Trauma Tak Ditangani Bisa Ubah Korban Jadi Pelaku
- WHO Peringatkan 12 Negara soal Virus Hanta di Kapal Pesiar
- BPOM Awasi Rokok Elektrik Cegah Penyalahgunaan
- Google Hapus Fitur Fitbit di Aplikasi Kesehatan
- 9 Gejala Monkey Malaria Sering Disangka Flu Biasa
Artikel Terbaru
Jepang Sorot Manipulasi AI Global dengan Situs Berita Palsu
Kemenkes Awasi Minuman Manis, Nutri-Level Tekan Stroke dan Gagal Ginjal
Kemenkes Pastikan Infrastruktur Kesehatan Siap Lawan Hantavirus
El Nino Ekstrem: Ancaman DBD dan Gangguan Pencernaan Anak
Iran Siap Gugat AS-Israel ke Pengadilan Internasional
Ilmuwan Ungkap Alasan Nyamuk Pilih Target Gigitan
Tautan Sahabat
- Pemuda Tewas di Biliar Jakbar Saat Lindungi Pacar
- Polisi Pastikan Selebgram AWS Bukan Korban Begal
- Polisi Bekuk Komplotan Curanmor Bersenpi di Tangerang
- Helita Digital: Kesiapan OPD Kunci Respons Aduan Masyarakat
- Polisi Selidiki Child Grooming, Yayasan Nonaktifkan Kepsek
- Libur Panjang, 10 Ribu Pengunjung Padati TMII Kamis Siang
- Pemprov DKI dan Polda Integrasikan 50 Ribu CCTV Jakarta
- Jakarta Target Top 50 Global City 2030, Revitalisasi Blok M-Kota Tua
- Rano Karno Ingin JIS Seperti San Siro Milan
- Polda Metro Tangkap Penadah Ribuan Motor Selundupan