Lokasi: Hikmah >>
SPMB Jakarta 2026 Buka Empat Jalur PPDB SMA
Hikmah5622 Dilihat
RingkasanSPMB Jakarta 2026 membuka empat jalur penerimaan yaitu Jalur Prestasi, Jalur Afirmasi, Jalur Domisili, dan Jalur Mutasi Tugas Orang Tua/Wali. Pendaftaran dimulai pada 15 Juni 2026 melalui website resmi....
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/SPMB-JAKARTA-2026-345345435R4W3.jpg)
SPMB Jakarta 2026 membuka empat jalur penerimaan yaitu Jalur Prestasi,Jalur Afirmasi, Jalur Domisili, dan Jalur Mutasi Tugas Orang Tua/Wali. Pendaftaran dimulai pada 15 Juni 2026 melalui website resmi. Setiap calon murid baru wajib memahami ketentuan dan persyaratan sesuai jalur yang dipilih.
Pada Jalur Prestasi Akademik, jika jumlah calon murid baru melebihi daya tampung, seleksi dilakukan berdasarkan urutan langkah tertentu. Sementara itu, pada Jalur Prestasi Nonakademik, prosedur seleksi serupa diterapkan apabila pendaftar melebihi kapasitas. Sisa kuota yang tidak terpenuhi pada Jalur Prestasi akan dilimpahkan ke PMB Tahap Kedua.
Jalur Afirmasi menyediakan kuota sebesar 30 persen dari total daya tampung, termasuk kuota khusus untuk anak penyandang disabilitas sebanyak 2 murid per rombongan belajar. Sementara itu, Jalur Domisili memiliki kuota 35 persen dari daya tampung. Wilayah prioritas PMB ditentukan berdasarkan domisili calon murid baru dengan ketentuan yang telah ditetapkan.
Tags:
Bagikan: Silakan bagikan artikel ini, harap sertakan sumber "Portal Berita Terkini Indonesia"。http://singaporeindustryscholarship.sg/html/iwsd7gevj.html
Artikel Terkait
Persija Pecahkan Rekor Poin, Pelatih Beri Peringatan
HikmahPersija Jakarta meraih kemenangan penting saat bertandang ke markas Persik Kediri di Stadion Brawijaya, Sabtu (16/5/2026). Macan Kemayoran menekuk tuan rumah dengan skor telak 1-3 dalam lanjutan kompetisi....
【Hikmah】
Baca SelengkapnyaHelita Digital: Kesiapan OPD Kunci Respons Aduan Masyarakat
HikmahHelita, sistem kecerdasan buatan (AI) yang dirancang untuk menerima ribuan pesan secara cepat, masih menghadapi tantangan dalam penyelesaian masalah masyarakat di lapangan karena sepenuhnya bergantung pada koordinasi dan respons teknis dari instansi terkait. TB Asep Nurdin mengungkapkan pada Kamis (14/5/2026) bahwa proses penyelesaian laporan warga memerlukan penguatan pada jalur birokrasi internal, di mana Helita sudah menjadi pintu utama penerima kebutuhan warga namun penyelesaian laporan sangat bergantung pada kesiapan proses tindak lanjut di tingkat instansi atau OPD, integrasi sistem, serta standar pelayanan internal....
【Hikmah】
Baca SelengkapnyaPolisi Kantongi Identitas Pelaku Pengeroyokan Maut Pasar Grogol
HikmahPolres Metro Jakarta Barat masih memburu pelaku penganiayaan yang menyebabkan pria berinisial DM, warga Palmerah, Jakarta Barat, meninggal dunia. Kasi Humas Polres Metro Jakarta Barat AKP Wisnu Wirawan mengungkapkan para pelaku sudah teridentifikasi oleh penyidik Polsek....
【Hikmah】
Baca Selengkapnya
Artikel Populer
- Marsekal Muda Budhi Achmadi Beri Pesan di Pernikahan Perak
- Bos Terra Drone Dituntut 2 Tahun, 22 Karyawan Tewas
- Kadin Jaktim Anta Ginting Dorong Pengusaha Lokal Jadi Pilar Ekonomi
- Polisi Intai Markas Judol WNA di Hayam Wuruk Tanpa Identitas
- BTS, Shakira, Madonna Meriahkan Final Piala Dunia 2026
- TAUD Nilai Andrie Yunus Rentan Intimidasi di Sidang Militer
Artikel Terbaru
IBC Usul Insentif EV Berbasis Komponen Baterai untuk Hilirisasi
Tampang Taufik Gembel, Begal Sadis Palmerah Ditangkap
Polisi Intai Markas Judol WNA di Hayam Wuruk Tanpa Identitas
Dokter RS Semanggi Dilaporkan Diduga Malpraktik Ring Jantung
PaDi Dioptimalkan, BUMN Perkebunan Perkuat Ekosistem UMKM
Keringanan PBB-P2 DKI 2026 Berlaku Bertahap, Cek Jadwalnya
Tautan Sahabat
- Nasrafa Kain Lukis Tembus Pasar Dunia dari Brosur
- Rupiah Tembus Rp17.600, IHSG Merosot 4,26 Persen
- IHSG Anjlok, Investor Bereaksi Negatif ke Pernyataan Prabowo
- WIKA Tunjuk Prof Harris Arthur Hedar sebagai Komisaris Independen
- Legalisasi Rokok Ilegal Berisiko Cederai Penegakan Hukum
- SIAL Interfood 2026 Digelar di Jakarta Perkuat Daya Saing RI
- ESG Batu Bara: Laporan Hijau Bentrok Fakta Lapangan
- Rupiah Melemah, Ekspor Tambang Untung, Biaya Logistik Naik
- Pelemahan Rupiah Dongkrak Ekspor Tambang dan Perkebunan
- Rupiah Sentuh Rp 17.532, Data Ekonomi Disebut Tak Realistis