Lokasi: Gaya Hidup >>
SPMB Jakarta 2026: Jalur Prestasi, Afirmasi, Domisili, Mutasi
Gaya Hidup88 Dilihat
RingkasanSPMB Jakarta 2026 untuk jenjang SMP mewajibkan setiap calon murid baru memenuhi persyaratan sesuai jalur masuk yang dipilih. Kuota Jalur Afirmasi mencapai 20 persen dari daya tampung, termasuk kuota penyandang disabilitas sebanyak 2 murid per rombongan belajar....
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/SPMB-JAKARTA-2026-3453453434W.jpg)
SPMB Jakarta 2026 untuk jenjang SMP mewajibkan setiap calon murid baru memenuhi persyaratan sesuai jalur masuk yang dipilih. Kuota Jalur Afirmasi mencapai 20 persen dari daya tampung, termasuk kuota penyandang disabilitas sebanyak 2 murid per rombongan belajar. Sementara itu, kuota pada Jalur Domisili ditetapkan sebesar 50 persen dari daya tampung.
Dalam hal jumlah CMB yang mendaftar melalui Jalur Domisili melebihi daya tampung, maka seleksi dilakukan dengan urutan langkah yang telah ditentukan. Apabila kuota Jalur Domisili tidak terpenuhi, sisa kuota tersebut akan dilimpahkan ke dalam PMB Tahap Kedua. Prosedur ini memastikan proses penerimaan berjalan transparan dan adil bagi seluruh peserta.
Selain itu, kuota Jalur Mutasi ditetapkan sebesar 3 persen dari daya tampung. Informasi lengkap mengenai persyaratan dan tahapan seleksi SPMB Jakarta 2026 dapat diakses melalui kanal resmi PPDB DKI Jakarta.
Tags:
Bagikan: Silakan bagikan artikel ini, harap sertakan sumber "Portal Berita Terkini Indonesia"。http://singaporeindustryscholarship.sg/html/irkpytp8w.html
Artikel Terkait
Perampok Todong Toko Emas Wonokromo, 3 Lansia Terluka
Gaya HidupDua pemilik toko di Surabaya menjadi korban perampokan brutal yang terjadi di kawasan Wonokromo. Korban pertama, UW (62), mengalami luka lebam di bagian wajah, sementara istrinya TA (62) juga menderita luka-luka....
Baca SelengkapnyaPsikiater: Trauma Tak Ditangani Bisa Ubah Korban Jadi Pelaku
Gaya HidupKorban kekerasan seksual berisiko mengalami gangguan mental hingga menjadi pelaku di masa depan jika luka psikologis tidak ditangani dengan baik, ujar dr Johan dalam podcast Momspiration yang tayang langsung di YouTube Tribunnews dan Tribun Health pada Senin (11/5/2026). Masyarakat sering kali hanya fokus pada proses hukum, padahal pemulihan psikologis korban sama pentingnya, jelas dr Johan....
Baca SelengkapnyaFood Noise Pemicu Obesitas, Pikiran Obsesif Ingin Makan
Gaya HidupOrganisasi Kesehatan Dunia (WHO) dan berbagai asosiasi kesehatan global telah menyatakan obesitas sebagai penyakit kronis. Dokter Iflan mendefinisikan food noise sebagai pikiran obsesif tentang makanan yang mendorong seseorang ingin terus makan, bahkan saat tubuh tidak membutuhkan asupan....
Baca Selengkapnya
Artikel Populer
- Kunci Gitar Aku Cinta Kau dan Dia Ahmad Band
- Hantavirus Bukti Nyata Ancaman Zoonosis dari Hewan
- Ilmuwan Ungkap Alasan Nyamuk Pilih Target Gigitan
- Hantavirus Bukti Nyata Ancaman Zoonosis dari Hewan
- Prakiraan Cuaca BMKG: Hujan Ringan Guyur Sulawesi Tenggara
- Dongeng dan Permainan Edukatif Hibur Pasien Kanker Cilik Bandung
Artikel Terbaru
Netflix Rilis Trailer dan 6 Lagu Night Shift for Cuties
El Nino Picu Kebakaran Hutan, Asap Ancam Anak Pneumonia
Waspada Monkey Malaria, Deforestasi Dekatkan Nyamuk Pembawa Penyakit
Ilmuwan Ungkap Alasan Nyamuk Pilih Target Gigitan
Persib Bandung Segel Juara Liga 1 Usai Hasil Berbeda
Kemenkes Awasi Pelaku Perjalanan Amerika Latin soal Hantavirus
Tautan Sahabat
- Nadiem Makarim Menurut Sang Istri: Makna Maaf hingga Budaya Kerja
- Erin Eks Andre Taulany Minta Temui Rieke Diah Pitaloka
- Clara Shinta Mantap Cerai Usai Suami Langgar Perjanjian Pranikah
- Aldi Taher Minta Maaf Pada Dewi Perssik Usai Singgung Anak
- Dede Sunandar Akui Perselingkuhan: Saya Tak Membantah
- Deddy Corbuzier Tanggapi Sabrina Chairunnisa Jalani Egg Freezing
- Alyssa Daguise Syak Peluk Baby Soso, Ini Nyata?
- Fitri Salhuteru Sindir Rieke Diah Pitaloka Soal Kasus Nikita
- Inara Rusli Ungkap Alasan Belum Cabut Laporan Ilegal Akses
- Tangisan Fedi Nuril Pecah di Pelukan Istri Saat Pemakaman