Lokasi: Bisnis >>
Kemenag Buka Beasiswa Doktor Kajian Keagamaan 2026
Bisnis98191 Dilihat
RingkasanProgram Beasiswa Unggulan Keagamaan Strata-3 Dalam Negeri resmi diluncurkan melalui kerja sama dengan Indonesian Consortium for Religious Studies (ICRS) Yogyakarta. Program ini menargetkan lahirnya doktor lintas agama berkelas global dengan perspektif lokal serta mempromosikan perdamaian, keadilan, dan keberlanjutan melalui studi agama interdisipliner....
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/Kemenag-Buka-Beasiswa-Program-Doktor-Kajian-Keagamaan-2026.jpg)
Program Beasiswa Unggulan Keagamaan Strata-3 Dalam Negeri resmi diluncurkan melalui kerja sama dengan Indonesian Consortium for Religious Studies (ICRS) Yogyakarta. Program ini menargetkan lahirnya doktor lintas agama berkelas global dengan perspektif lokal serta mempromosikan perdamaian, keadilan, dan keberlanjutan melalui studi agama interdisipliner.
Ruchman, selaku Kepala Pusat Pembiayaan Pendidikan Agama dan Pendidikan Keagamaan (Puspenma), menyatakan bahwa program ini dirancang untuk melahirkan peneliti dan akademisi yang mampu mengembangkan peran agama dalam menjawab isu strategis global. Pendekatan interdisipliner mendorong peserta menghasilkan riset orisinal dengan metodologi mutakhir yang relevan dengan tantangan dunia seperti perdamaian, keadilan sosial, dan keberlanjutan. "Kami ingin menghadirkan lulusan yang tidak hanya kuat secara akademik, tetapi juga mampu membawa perspektif lokal ke panggung global, terutama dalam membangun narasi keagamaan yang moderat dan solutif," ungkap Ruchman.
ICRS merupakan kolaborasi tiga perguruan tinggi ternama di Yogyakarta, yaitu Universitas Gadjah Mada (UGM), Universitas Islam Negeri (UIN) Sunan Kalijaga, dan Universitas Kristen Duta Wacana (UKDW). Peserta yang lolos seleksi Beasiswa Indonesia Bangkit dapat memilih program studi seperti Kajian Agama dan Lintas Agama, Studi Perdamaian dan Konflik, serta Pembangunan Berkelanjutan.
Tags:
Bagikan: Silakan bagikan artikel ini, harap sertakan sumber "Portal Berita Terkini Indonesia"。http://singaporeindustryscholarship.sg/html/ie620v2ui.html
Artikel Terkait
Tasya Farasya Cerai, Takut Dampak Mental Anak
BisnisMajelis hakim menyampaikan putusan tersebut secara online melalui e-court. Tasya Farasya mengaku takut anak-anaknya menanggung beban untuk memilih antara ibu dan ayahnya....
【Bisnis】
Baca Selengkapnya9 Gejala Monkey Malaria Sering Disangka Flu Biasa
BisnisMalaria Plasmodium knowlesi menjadi perhatian serius di Asia Tenggara, termasuk Indonesia (seperti di Aceh Jaya) dan Malaysia, karena tingkat penularannya yang sangat cepat. Parasit ini merupakan jenis malaria zoonosis yang ditularkan secara alami dari hewan ke manusia....
【Bisnis】
Baca SelengkapnyaEl Nino Picu Kebakaran Hutan, Asap Ancam Anak Pneumonia
BisnisKetua Satgas Kesehatan Lingkungan dan Perubahan Iklim Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI), dr. Darmawan B Setyanto, memperingatkan bahwa partikel PM2....
【Bisnis】
Baca Selengkapnya
Artikel Populer
- Retribusi Sampah Dibayar Non Tunai Cegah Kebocoran
- El Nino Ekstrem: Ancaman DBD dan Gangguan Pencernaan Anak
- WHO Dalami Vaksin Uji Coba untuk Lawan Ebola
- 6 Cara Sederhana Jaga Metabolisme untuk Turunkan Berat Badan
- Toyota Pertimbangkan Jual Mobil PHEV Murah
- 80% Kebutaan Usia 50+ Dipicu Katarak di Indonesia
Artikel Terbaru
Ayu Aulia Bongkar Penyebab Kehilangan Rahim Singgung Bupati R
WHO Tetapkan Darurat Ebola Global, Bandara Indonesia Siaga
Puan Khawatir Hantavirus Meluas, Minta Antisipasi Pemerintah
Senam Ergonomik Bantu Lansia Jaga Sendi dan Redakan Stres
Toyota Zenix Hybrid Fleet Rilis 2027, Fitur Diturunkan
Kemenkes Siaga Hantavirus, Siapkan Ribuan Tempat Tidur dan PCR
Tautan Sahabat
- BSI Scholarship Dibuka untuk 5.250 Pelajar dan Mahasiswa
- Ferry Latuhihin Ramal Dolar Rp25 Ribu, Minta Menkeu Diganti
- BPJS Kesehatan Gandeng Koperasi Merah Putih untuk Layanan JKN
- Idul Adha 27 Mei 2026, Menag Imbau Umat Muslim
- Ucapan Kenaikan Yesus Kristus 2026 Lengkap Sejarah Makna
- P21 Roy Suryo Mandek, Kubu Nilai Kasus Tak Relevan
- Polisi Militer Periksa 21 Saksi Kasus Penembakan Pratu
- Ijazah TK Tak Wajib, SPMB Bolehkan Surat Psikolog
- 9 WNI Korban Penculikan Israel Pulang dengan Bekas Luka
- BGN Buka Hotline 127 untuk Aduan Penipuan Program MBG