Lokasi: Otomotif >>
Unesa Buka Jalur Mandiri Prestasi OSIS dan Pramuka 2026
Otomotif9 Dilihat
RingkasanUniversitas Negeri Surabaya (Unesa) membuka Jalur Mandiri Prestasi bagi siswa yang pernah menjadi pengurus OSIS dan/atau dewan ambalan selama di bangku SMA/MA/SMK/Paket C. Pendaftaran dilakukan secara online melalui laman resmi dengan biaya Rp300 ribu untuk satu pilihan program studi dan Rp400 ribu untuk dua pilihan program studi....
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/universitas-negeri-surabaya-unesa-x.jpg)
Universitas Negeri Surabaya (Unesa) membuka Jalur Mandiri Prestasi bagi siswa yang pernah menjadi pengurus OSIS dan/atau dewan ambalan selama di bangku SMA/MA/SMK/Paket C. Pendaftaran dilakukan secara online melalui laman resmi dengan biaya Rp300 ribu untuk satu pilihan program studi dan Rp400 ribu untuk dua pilihan program studi. Khusus untuk program studi S1 Kedokteran, biaya pendaftaran sebesar Rp750 ribu.
Persyaratan utama mencakup keaktifan sebagai pengurus inti atau anggota dewan ambalan yang dibuktikan dengan surat keterangan dari sekolah. Tata cara pendaftaran dimulai dengan mengisi formulir daring, mengunggah dokumen pendukung, dan melakukan pembayaran sesuai program studi yang dipilih. Jadwal seleksi Jalur Mandiri Prestasi OSIS dan Pramuka Unesa 2026 telah ditetapkan dengan tahapan verifikasi berkas dan pengumuman hasil.
Informasi lebih lanjut mengenai jadwal, tata cara, dan persyaratan lengkap dapat diakses melalui portal resmi Unesa. Calon mahasiswa diimbau untuk mempersiapkan dokumen seperti rapor, sertifikat prestasi, dan surat rekomendasi sekolah sebelum mendaftar. Jalur ini menjadi alternatif bagi siswa berprestasi di bidang organisasi untuk melanjutkan pendidikan tinggi di Unesa.
Tags:
Bagikan: Silakan bagikan artikel ini, harap sertakan sumber "Portal Berita Terkini Indonesia"。http://singaporeindustryscholarship.sg/html/i6pvhbyeq.html
Artikel Terkait
Iran dan Oman Rancang Mekanisme Transit Baru Selat Hormuz
OtomotifEsmaeil Baghaei menegaskan tindakan-tindakan tersebut diizinkan berdasarkan hukum internasional dan peraturan domestik. Proses itu masih terus berlangsung tanpa hambatan, termasuk kontak dan konsultasi antara kedua negara terkait masalah ini....
【Otomotif】
Baca SelengkapnyaOkupansi Perkantoran Segitiga Emas Jakarta Tembus 72 Persen
OtomotifJames Taylor, Kepala Riset JLL, menyatakan permintaan ruang perkantoran pada kuartal pertama lebih dari dua kali lipat dibandingkan periode yang sama tahun lalu. Hal ini mencerminkan kepercayaan berkelanjutan di pasar sewa perkantoran Indonesia....
【Otomotif】
Baca SelengkapnyaPertumbuhan Ekonomi RI Mentereng, Rakyat Tak Rasakan
OtomotifM. Rizal Taufikurahman, Kepala Center of Macroeconomics and Finance Indef, menyatakan meski ekonomi terlihat resilien, kondisi itu belum sepenuhnya mencerminkan fundamental yang kuat karena manfaat pertumbuhan belum dirasakan merata oleh kelas menengah dan sektor riil....
【Otomotif】
Baca Selengkapnya
Artikel Populer
- Kejatuhan Fatal Liverpool sebagai Juara Bertahan Liga Inggris
- WIKA Tunjuk Prof Harris Arthur Hedar sebagai Komisaris Independen
- Harga Emas Antam Stagnan di Rp2.769.000 per Gram
- ESG Batu Bara: Laporan Hijau Bentrok Fakta Lapangan
- Kunci Gitar Laut Kidul Viral TikTok Mudun Srengenge
- IHSG Ambrol 4,26 Persen ke 6.436, 719 Saham Rontok
Artikel Terbaru
Honda Bangun Ulang Kejayaan, Manajer Aprilia Dibajak
Medela Potentia Bagikan Dividen Rp176 Miliar di RUPST
Kemenperin dan LPEI Dorong Ekspor Rendang Payakumbuh
Rupiah Anjlok ke Rp 17.529 per Dolar AS, Rekor Terburuk
WHO Nyatakan Wabah Ebola Darurat Kesehatan Global
Generasi Muda Didorong Berkiprah di Industri Sawit
Tautan Sahabat
- Melestarikan Wastra Nusantara Lewat Tas Etnik Perempuan
- Harga Emas Antam Hari Ini Merosot ke Rp2.764.000
- RI Dorong Jadi Hub Storage Minyak ASEAN
- Prabowo Tanya Rupiah ke Purbaya Saat Serah Terima Rafale
- Gojek Hapus Goride Hemat, Tarif Naik Mulai Besok
- Sorgum Didorong Perkuat Transisi Energi Lewat Biomassa
- Legalisasi Rokok Ilegal Berisiko Cederai Penegakan Hukum
- Minyakita Lenyap dari Pasar Minggu, Pedagang Lebih Baik Tutup
- Pertumbuhan Ekonomi RI Mentereng, Rakyat Tak Rasakan
- Trading Smartphone Jadi Tren Baru di Asia Tenggara