Lokasi: Kuliner >>
SIT Darul Abidin Ajarkan Siswa Kendalikan AI, Bukan Jadi Pengguna
Kuliner6135 Dilihat
RingkasanInternational Scratch Day 2026 bertajuk "Scratch in the Age of AI, Igniting Creativity and Problem Solving" sukses digelar di Aula SIT Darul Abidin pada Jumat (22/5/2026). Acara ini dihadiri oleh sejumlah tokoh penting, di antaranya Pakar Teknis Capaian Pembelajaran Koding Kemendikdasmen Yogi Anggraena, Kepala Dinas Pendidikan Kota, serta jajaran pimpinan sekolah, guru, komite, orang tua murid, dan tamu undangan....
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/Sekolah-Islam-Terpadu-SIT-Darul-Abidin-menggelar-International-Scratch-Day-2026.jpg)
International Scratch Day 2026 bertajuk "Scratch in the Age of AI, Igniting Creativity and Problem Solving" sukses digelar di Aula SIT Darul Abidin pada Jumat (22/5/2026). Acara ini dihadiri oleh sejumlah tokoh penting, di antaranya Pakar Teknis Capaian Pembelajaran Koding KemendikdasmenYogi Anggraena, Kepala Dinas Pendidikan Kota, serta jajaran pimpinan sekolah, guru, komite, orang tua murid, dan tamu undangan.
Kepala Litbang SIT Darul AbidinEndah Tri Kusumawati menegaskan komitmen sekolah dalam memberikan pendidikan yang relevan dengan perkembangan zaman. Menurutnya, kemajuan teknologi harus disikapi secara positif dan penuh tanggung jawab. "Kami mendidik anak-anak sesuai zamannya. Melalui program ini, kita ingin anak-anak bukan hanya bertindak sebagai pengguna teknologi, melainkan mampu berperan aktif dalam menciptakan sebuah inovasi," ujar Endah dalam sambutannya.
Apresiasi tinggi datang dari Kepala Dinas Pendidikan Kota yang mengingatkan pentingnya batasan dalam memanfaatkan teknologi. "Acara ini keren sekali. Kita tidak bisa menghindari kemajuan teknologi saat ini. Yang bisa dilakukan adalah membuat pedoman penggunaan AI. Jangan sampai kita percaya sepenuhnya pada AI. Tetap manusia yang harus memegang kendali dan melakukan verifikasi," tegas Wahid. Senada dengan hal tersebut, Pakar Teknis Capaian Pembelajaran Koding KemendikdasmenYogi Anggraena menganalogikan AI seperti dua sisi mata pisau yang membawa dampak positif sekaligus negatif. "Jika digunakan dengan baik, AI akan memberikan manfaat besar bagi aktivitas manusia. Pemerintah sendiri sudah menetapkan keputusan bersama tujuh menteri dan menerbitkan buku saku AI. Jadi, bukan hanya soal cara menggunakannya, tetapi etika yang harus dikedepankan," jelas Yogi.
Tags:
Bagikan: Silakan bagikan artikel ini, harap sertakan sumber "Portal Berita Terkini Indonesia"。http://singaporeindustryscholarship.sg/html/hmubdty0p.html
Artikel Terkait
Prakiraan Cuaca Sorong 20 Mei: Hujan Ringan dan Kabut
KulinerRabu (20/5/2026) besok, sejumlah distrik setingkat kecamatan di Kota Saat diperkirakan mengalami cuaca ekstrem berdasarkan pantauan terkini pada Selasa (19/5/2026) pukul 21. 10 WIB....
【Kuliner】
Baca SelengkapnyaLansia Diabetes Wajib Aktif Cegah Luka Busuk
Kulinerdr Agus mengungkapkan kebiasaan kurang gerak pada lansia justru bisa memicu masalah serius seperti kekakuan otot dan sendi. Hal ini disampaikannya dalam Healthy Talk di kanal YouTube Tribun Health pada Senin (18/5/2026)....
【Kuliner】
Baca SelengkapnyaFluktuasi Hormon Memperparah Gejala ADHD pada Wanita
KulinerPada pria, gangguan perkembangan saraf ini biasanya didiagnosis sejak masa kanak-kanak, tetapi pada wanita sering kali jauh lebih terlambat atau bahkan tidak terdiagnosis sama sekali. Salah satu alasannya adalah karena wanita lebih sering mengalami gejala kurang perhatian (inattentive), yang lebih sulit dikenali dibandingkan gejala hiperaktif....
【Kuliner】
Baca Selengkapnya
Artikel Populer
- Toyota Respons Positif Insentif EV, Minta Jangan Fokus Satu Teknologi
- Indonesia Masuk Enam Besar Dunia Kasus Zero Dose Imunisasi
- WHO Tetapkan Darurat Ebola Global, Bandara Indonesia Siaga
- Yani Panigoro: Kader TBC Bergerak dengan Hati
- Pertemuan Ekraf dengan Aktor Tokyo Drift Gaet Pasar Global
- Radiogenomics: Pendekatan Baru Deteksi Dini Penyakit di Indonesia
Artikel Terbaru
Ratu Sofya Balik Somasi Ibunda Usai Promo Film Seret
Lemas Lansia Bukan Hanya Usia, Waspada Hipoglikemia
Durasi Karantina Hantavirus: Ini Penjelasan Lengkap
Pemanfaatan AI pada MRI Bantu Dokter Petakan Penyakit Kompleks
Polisi Ekshumasi Jenazah Bocah Korban Ibu Tiri di Siak
Hantavirus Tewaskan 3 Orang di Indonesia, Terbaru Kalbar
Tautan Sahabat
- Spotify Sempat Error, Kini Kembali Normal
- Wallpaper 3D iOS 26: Begini Cara Pakainya
- Eksperimen AI Kafe di Swedia Berakhir Kacau
- 20 Link Twibbon Hari Reformasi 21 Mei 2026 dan Cara Unggah
- Prime Video Luncurkan Fitur Clips Saingi Netflix dan Disney+
- Akun Medsos Wajib Nomor Ponsel Demi Ruang Digital Sehat
- Apple Batal Hadirkan Touch ID di Apple Watch
- Google-Meta Tingkatkan Kualitas Instagram di Android
- Samsung Siap Rilis Galaxy Z Fold 8 dan Kacamata AI Juli 2026
- Platform Social Gaming Marak, Industri Hiburan Bidik Interaksi