Lokasi: Hikmah >>
KKP Buka PENTARU 2026, Ini Daftar Sekolah dan Syarat
Hikmah63 Dilihat
RingkasanKementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) secara resmi meluncurkan Penerimaan Peserta Didik (Pentaru) 2026 pada Selasa (12/5) di Kantor Pusat KKP. Peluncuran program ini dilakukan oleh Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Kelautan dan Perikanan (BPPSDM KP), I Nyoman Radiarta, yang mewakili Menteri Kelautan dan Perikanan....
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/KKP-Resmi-Buka-PENTARU-2026.jpg)
Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) secara resmi meluncurkan Penerimaan Peserta Didik (Pentaru) 2026 pada Selasa (12/5) di Kantor Pusat KKP. Peluncuran program ini dilakukan oleh Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Kelautan dan Perikanan (BPPSDM KP), I Nyoman Radiarta, yang mewakili Menteri Kelautan dan Perikanan.
KKP merupakan lembaga pemerintah yang bertugas mengelola sektor kelautan dan perikanan Indonesia, termasuk pengembangan Sumber Daya Manusia (SDM) di bidang tersebut. Terdapat beberapa jalur penerimaan, mulai dari jalur khusus hingga jalur umum dan mandiri, dengan fokus utama pada anak pelaku usaha dan pendukung sektor kelautan dan perikanan. Adapun kuota penerimaan dibagi berdasarkan jalur pendidikan, termasuk skema 100 persen jalur khusus pada satuan tertentu serta 80 persen umum dan 20 persen jalur khusus di unit PK-BLU, dikutip dari Instagram resmi KKP.
Dalam sambutannya, Nyoman Radiarta menegaskan bahwa pembangunan sektor kelautan dan perikanan sangat bergantung pada kualitas SDM. Menurutnya, transformasi menuju sektor yang maju dan berkelanjutan hanya dapat dicapai melalui pendidikan vokasi yang mampu melahirkan generasi unggul, adaptif, dan berintegritas. “Melalui Pentaru 2026, kita tidak hanya membuka proses penerimaan peserta didik, tetapi juga menyiapkan generasi baru pelaku utama sektor kelautan dan perikanan yang akan menjadi penggerak utama ekonomi biru di masa depan. Para peserta didik yang akan bergabung adalah calon-calon profesional yang diharapkan mampu menjawab tantangan zaman serta membawa inovasi bagi kemajuan sektor ini,” ujarnya.
KKP memiliki sejumlah kampus vokasi yang tersebar di berbagai wilayah Indonesia, yaitu Politeknik Kelautan dan Perikanan (Poltek KP) di beberapa daerah, Akademi Komunitas Kelautan dan Perikanan (Akom KP), serta Sekolah Usaha Perikanan Menengah (SUPM). Kampus-kampus ini menjadi pusat pendidikan tinggi vokasi yang menyiapkan tenaga ahli di bidang teknologi kelautan, perikanan tangkap, budidaya, pengolahan hasil laut, hingga manajemen usaha perikanan modern.
Tags:
Bagikan: Silakan bagikan artikel ini, harap sertakan sumber "Portal Berita Terkini Indonesia"。http://singaporeindustryscholarship.sg/html/hgrnpocos.html
Artikel Terkait
Kunci Gitar Pelarian Keisya Levronka Mudah Dimainkan
HikmahKeisya Levronka kembali memikat hati pencinta musik tanah air melalui lagu terbarunya berjudul "Pelarian" yang dirilis pada 13 Mei 2026. Penyanyi dan aktris asal Malang, Jawa Timur ini mengangkat tema emosional tentang seseorang yang hanya dijadikan tempat singgah setelah pasangannya patah hati dari orang lain....
【Hikmah】
Baca SelengkapnyaPrimus Yustisio Minta Gubernur BI Perry Mundur karena Rupiah
HikmahPrimus secara terang-terangan menyarankan Gubernur Bank Indonesia Perry Warjiyo untuk mundur dari jabatannya dalam rapat kerja bersama Bank Indonesia. Primus menyoroti kondisi ekonomi Indonesia yang kontradiktif di mana pertumbuhan ekonomi dilaporkan positif namun nilai tukar rupiah terus melemah drastis tidak hanya terhadap dolar AS tetapi juga terhadap hampir seluruh mata uang asing lainnya....
【Hikmah】
Baca SelengkapnyaPKS: Target Ekonomi 2027 Butuh Strategi Bukan Ambisi
HikmahAmin menilai target pertumbuhan ekonomi yang ambisius membutuhkan reformasi serius, terutama dalam peningkatan investasi produktif, industrialisasi, hilirisasi bernilai tambah, penciptaan lapangan kerja formal, dan penguatan daya beli masyarakat. Amin menyebut arah kebijakan fiskal pemerintah yang menjaga defisit APBN pada kisaran 1,8–2,4 persen terhadap PDB menunjukkan komitmen menjaga stabilitas fiskal di tengah ketidakpastian ekonomi global....
【Hikmah】
Baca Selengkapnya
Artikel Populer
- Ranty Maria dan Rayn Wijaya Ingin Segera Punya Anak
- Primus Yustisio Minta Gubernur BI Mundur, Rupiah Melemah
- Teddy Hernayadi Divonis Seumur Hidup di Peradilan Militer
- Puluhan Karyawan Dukung Michael Wisnu di Sidang Terra Drone
- Prakiraan Cuaca Depok Besok: Pagi dan Malam Cerah
- Sidak KSP Temukan Dapur Tak Layak, Audit Nasional Digelar
Artikel Terbaru
PLN Resmikan SPKLU ke-5.000 di Tanjung Priok
Tuntutan 128 Halaman untuk 3 TNI Pembunuh Kacab Bank BUMN
Hukum Kurban Kambing Betina dalam Islam
WALHI dan Trend Asia Bantah Dana Asing Pengaruhi Penolakan UU KPK
BYD Pastikan Pabrik Rp11,7 Triliun di Subang Beroperasi 2024
Kasasi Ditolak, Dosen UNDIP Taufik Eko Dipenjara 4 Tahun
Tautan Sahabat
- Offroader Kalteng Borong 5 Podium di Kejurnas Seri 2
- Isyana/Rinjani ke Perempatfinal Thailand Open Usai Adu Setting
- Rivan Nurmulki Mundur dari Timnas Voli Indonesia
- Fajar/Fikri Fokus Singapore dan Indonesia Open 2026
- Cavaliers Hajar Pistons, Lolos ke Final Wilayah Timur
- FIBA Tunjuk XTB sebagai Sponsor Global Piala Dunia Basket
- Megawati Hangestri Samar di Deretan Pemain Asing Liga Voli Korea
- Megawati Disenggol Jordan Wilson, Hillstate Pede Gebrak Liga Voli
- Leo/Daniel Juara Thailand Open 2026, Akhir Penantian Indonesia
- Bezzecchi Pimpin Klasemen MotoGP 2026, Aprilia Makin Dominan