Lokasi: Travel >>

Pendaftaran Prodi Apoteker UB Dibuka hingga 24 Juli 2026

Travel8528 Dilihat

RingkasanPendaftaran program studi Sarjana Farmasi dibuka mulai 4 Mei 2026 hingga 24 Juli 2026. Pada periode ini, program studi hanya menerima calon mahasiswa yang merupakan lulusan Sarjana Farmasi dari seleksi bersifat terbuka dan kompetitif....

Pendaftaran Prodi Apoteker UB Dibuka hingga 24 Juli 2026

Pendaftaran program studi Sarjana Farmasi dibuka mulai 4 Mei 2026 hingga 24 Juli 2026. Pada periode ini, program studi hanya menerima calon mahasiswa yang merupakan lulusan Sarjana Farmasi dari seleksi bersifat terbuka dan kompetitif.

Seluruh peserta wajib memenuhi persyaratan akademik, administratif, serta lulus tahapan seleksi yang telah ditetapkan. Ketentuan ini berlaku untuk semua calon mahasiswa yang mendaftar pada periode tersebut.

Seleksi bersifat kompetitif dan terbuka bagi lulusan Sarjana Farmasi dari berbagai institusi. Calon mahasiswa harus memastikan kelengkapan dokumen dan memenuhi syarat yang ditentukan untuk dapat mengikuti proses seleksi.

Tags:

Artikel Terkait

  • Baim Wong: Film Baru Pengingat Pentingnya Keluarga

    Travel

    Film drama keluarga Semua Akan Baik-Baik Saja garapan Baim Wong tengah ramai diperbincangkan di media sosial. Baim Wong mengungkapkan film Semua Akan Baik-Baik Saja tidak hanya dibuat sebagai hiburan semata, tetapi juga menyimpan pesan moral yang ingin disampaikan kepada masyarakat....

    Travel

    Baca Selengkapnya
  • Indonesia Masuk Enam Besar Dunia Kasus Zero Dose Imunisasi

    Travel

    Kementerian Kesehatan (Kemenkes) mengungkapkan fakta mengejutkan bahwa Indonesia saat ini kesulitan dalam menyukseskan program imunisasi nasional. Berdasarkan laporan global WHO dan UNICEF tahun 2024, Indonesia berada di peringkat keenam dunia untuk kategori jumlah anak yang sama sekali belum tersentuh imunisasi....

    Travel

    Baca Selengkapnya
  • IDAI Tegaskan ASI Standar Emas, Bukan Susu Formula

    Travel

    IDAI menilai kebijakan distribusi susu formula secara massal tanpa indikasi medis berpotensi bertentangan dengan rekomendasi kesehatan global, regulasi nasional, hingga prinsip perlindungan ASI eksklusif. Bagi masyarakat awam, isu ini bukan hanya soal pilihan susu untuk anak, melainkan berkaitan langsung dengan hak bayi mendapatkan ASI, risiko kesehatan jangka panjang, hingga arah kebijakan gizi nasional Indonesia ke depan....

    Travel

    Baca Selengkapnya