Lokasi: Kesehatan >>
Pendaftaran Jalur Rapor UNJ Ditutup 31 Mei 2026
Kesehatan33578 Dilihat
RingkasanUniversitas Negeri Jakarta (UNJ) membuka seleksi PENMABA Jalur Portofolio Akademik Rapor 2026 bagi calon mahasiswa baru tanpa tes tertulis. Proses seleksi jalur ini menggunakan nilai rapor sebagai dasar penilaian utama....
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/universitas-negeri-jakarta-unj-4345.jpg)
Universitas Negeri Jakarta (UNJ) membuka seleksi PENMABA Jalur Portofolio Akademik Rapor 2026 bagi calon mahasiswa baru tanpa tes tertulis. Proses seleksi jalur ini menggunakan nilai rapor sebagai dasar penilaian utama. Program tersebut diperuntukkan bagi siswa eligible yang belum diterima pada jalur Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi (SNBP) maupun lulusan SMA/sederajat tahun 2026 yang belum lolos SNBP atau SNBT.
Calon peserta dapat melakukan pendaftaran secara daring melalui laman resmi UNJ dengan biaya pendaftaran sebesar Rp350.000. Dalam ketentuan yang diumumkan pihak kampus, setiap peserta hanya diperbolehkan memilih maksimal dua program studi, baik jenjang Sarjana (S-1) maupun Sarjana Terapan (D-4). Ketentuan ini berlaku untuk seluruh peserta PENMABA Jalur Portofolio Akademik Rapor tahun 2026.
Selain itu, terdapat beberapa syarat umum yang wajib diperhatikan calon pendaftar. Peserta yang sudah diterima melalui SNBP tidak dapat mengikuti seleksi ini. UNJ juga menegaskan bahwa peserta yang dinyatakan lolos PENMABA Jalur Rapor, tetapi kemudian melakukan daftar ulang pada jalur UTBK-SNBT 2026, maka kelulusannya pada jalur mandiri rapor otomatis dibatalkan.
Tags:
Bagikan: Silakan bagikan artikel ini, harap sertakan sumber "Portal Berita Terkini Indonesia"。http://singaporeindustryscholarship.sg/html/gss6ujzzo.html
Artikel Terkait
Klaim Kode Redeem FC Mobile 10 Mei: Pemain 117 OVR
KesehatanEA Sports memberikan hadiah berupa gems dan rank up bagi para manajer virtual yang ingin membangun tim impian tanpa harus top-up. Pemain harus segera mengklaim kode redeem melalui situs resmi EA di redeem....
Baca Selengkapnya1,2 Juta Anak Alami Wasting, GTM dan Picky Eater Disorot
KesehatanAnak yang tampak ceria dan lincah sering dianggap sehat, namun para ahli mengingatkan bahwa kondisi tersebut belum tentu menandakan anak bebas dari masalah gizi. Masalah gizi pada anak dinilai masih menjadi tantangan besar di Indonesia dan kerap terlambat disadari oleh orang tua....
Baca SelengkapnyaKemenkes Temukan Hipertensi Meningkat pada Anak SMA
KesehatanNadia mengungkapkan data International Health Metrics dan Survei Kesehatan Indonesia terbaru menunjukkan prevalensi tekanan darah tinggi di Indonesia mencapai angka yang mengkhawatirkan. Sekitar 50 hingga 60 juta penduduk Indonesia menderita tekanan darah tinggi, berdasarkan temuan survei tersebut....
Baca Selengkapnya
Artikel Populer
- Penembakan Masjid San Diego Diselidiki Motif Kebencian
- Hipertensi dan Jantung Kini Ancaman Usia 20-30 Tahun
- Puan Khawatir Hantavirus Meluas, Minta Antisipasi Pemerintah
- Food Noise Pemicu Obesitas, Pikiran Obsesif Ingin Makan
- Polisi Jepang Tangkap Dua Penyusup Kandang Monyet Viral
- Kemenkes Awasi Minuman Manis, Nutri-Level Tekan Stroke dan Gagal Ginjal
Artikel Terbaru
Persija Kalahkan Persik 3-1, Witan Persembahkan untuk Jakmania
WHO Peringatkan 12 Negara soal Virus Hanta di Kapal Pesiar
Hantavirus Tewaskan 3 Orang di Indonesia, Terbaru Kalbar
1,2 Juta Anak Alami Wasting, GTM dan Picky Eater Disorot
Kroasia Umumkan 26 Pemain Piala Dunia 2026, Modric Kapten
Kemenkes: Hantavirus di Indonesia Ada Sejak 1991
Tautan Sahabat
- Prabowo Hadiri Rapat DPR untuk Jawab Keraguan Pasar Fiskal
- Pedagang Tahu Kupat Manahan Bertahan di Tengah Sulitnya Ekonomi
- Aktivitas Ekonomi Warga Lesu Imbas Industri Nikel Melambat
- Gus Lilur Dorong Transformasi Rokok Ilegal dan KEK Tembakau Madura
- Prabowo Heran Ekonomi Tumbuh, Rakyat Makin Miskin
- IBC Mulai Produksi BESS Juli 2026 Dukung Target 100 GW
- Menteri Amran Minta Pelaku Beras Oplosan Dihukum Berat
- Prabowo Dorong Industrialisasi, Kemenperin Target Indonesia Produsen
- Promo Indomaret, Alfamart, Superindo 19 Mei: Popok Rp27.900
- Rupiah Melemah, Ekspor Tambang Untung, Biaya Logistik Naik