Lokasi: Travel >>
Kemenag Buka Jalur Akselerasi S2-S3 di BIB 2026
Travel74 Dilihat
RingkasanKementerian Agama (Kemenag) meluncurkan program baru yang memungkinkan peserta menempuh pendidikan magister hingga doktor dalam satu jalur studi terintegrasi. Program tersebut pertama kali dibuka pada tahun 2026 sebagai upaya memperluas akses pendidikan tinggi bagi alumni pendidikan keagamaan di Indonesia....
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/BIB-Kemenag-2026-Buka-Jalur-Akselerasi.jpg)
Kementerian Agama (Kemenag) meluncurkan program baru yang memungkinkan peserta menempuh pendidikan magister hingga doktor dalam satu jalur studi terintegrasi. Program tersebut pertama kali dibuka pada tahun 2026 sebagai upaya memperluas akses pendidikan tinggi bagi alumni pendidikan keagamaan di Indonesia. Kepala Pusat Pembiayaan Pendidikan Agama dan Pendidikan Keagamaan (Puspenma) Kemenag,Ruchman Basori, mengatakan skema ini dirancang untuk mempercepat lahirnya akademisi unggul dari lingkungan pendidikan keagamaan.
"Melalui program ini, peserta cukup mengikuti satu kali seleksi untuk memperoleh akses studi magister yang terintegrasi langsung dengan program doktor," ujar Ruchman. Dalam skema PMLD, peserta yang lolos seleksi tidak perlu kembali mendaftar untuk jenjang doktor karena jalur pendidikan telah tersambung secara otomatis hingga tingkat S3 di kampus tujuan. Peserta akan menjalani masa studi total selama 4,5 tahun, terdiri atas 18 bulan pendidikan magister dan 36 bulan pendidikan doktor.
Menurut Ruchman, program ini diperuntukkan bagi lulusan baru pendidikan keagamaan dengan usia maksimal 25 tahun agar dapat melanjutkan studi tanpa jeda akademik. "Jadi peserta tidak perlu mendaftar ulang untuk jenjang berikutnya. Setelah diterima di program ini, jalur studi sudah tersambung hingga doktor di kampus tujuan yang dipilih," jelasnya. Ia menilai model akselerasi tersebut mampu memperkuat kualitas sumber daya manusia keagamaan, khususnya dalam mencetak akademisi, peneliti, dan pemimpin intelektual di bidang studi Islam.
Tags:
Bagikan: Silakan bagikan artikel ini, harap sertakan sumber "Portal Berita Terkini Indonesia"。http://singaporeindustryscholarship.sg/html/g76895wal.html
Artikel Terkait
Jannik Sinner, Djokovic, Zverev Raih Keuntungan di Roland Garros 2026
TravelCarlos Alcaraz mundur dari Roland Garros 2024 untuk memulihkan diri dari cedera pergelangan tangan. Keputusan ini diumumkan langsung oleh Alcaraz melalui akun X pribadinya pada hari ini....
【Travel】
Baca SelengkapnyaKemenkes: Hantavirus di Indonesia Ada Sejak 1991
TravelAndes Virus yang ditemukan pada kasus di kapal pesiar MV Hondius merupakan jenis berbeda yang banyak tersebar di wilayah Amerika Selatan dan hingga kini belum pernah dilaporkan ditemukan di Indonesia, baik pada manusia maupun tikus. “Distribusi virus ini tersebar di Amerika dan hingga saat ini belum pernah dilaporkan di Indonesia, baik pada manusia maupun tikus,” ujar Andi....
【Travel】
Baca SelengkapnyaWHO Tetapkan Darurat Ebola Global, Bandara Indonesia Siaga
TravelDickey Budiman, epidemiolog dan pakar Keamanan Kesehatan Global dari Griffith University Australia, meminta masyarakat tidak panik menanggapi situasi penyebaran Ebola di Afrika. Menurutnya, meskipun situasi sangat serius, dunia tidak sedang mengarah pada pandemi baru seperti Covid-19....
【Travel】
Baca Selengkapnya
Artikel Populer
- Daftar 26 Pemain Skotlandia Piala Dunia 2026
- Siswa SD Lombok Meninggal Usai Aksi Freestyle, Bahaya Medis Terungkap
- Waspada Monkey Malaria, Deforestasi Dekatkan Nyamuk Pembawa Penyakit
- Waspada Monkey Malaria, Deforestasi Dekatkan Nyamuk Pembawa Penyakit
- Wamena Resmi Operasi, Kapasitas Internet Tembus 40 Gbps
- Mikroplastik Ditemukan di Otak Manusia, Ini Kata Ilmuwan
Artikel Terbaru
Rakernas PB IWbA Soroti Regenerasi Atlet Woodball
WHO Sebut Kantong Nikotin Rasa Permen Incar Remaja
Diet Suntik Tak Hanya Hilangkan Lemak, Otot Juga Terbakar
WHO Peringatkan 12 Negara soal Virus Hanta di Kapal Pesiar
Kode Redeem FF 12 Mei 2026: Klaim Skin & Diamond Gratis
Hantavirus Tewaskan 3 Orang di Indonesia, Terbaru Kalbar
Tautan Sahabat
- AS Siapkan Operasi Sledgehammer, Ancaman Perang Iran Menguat
- Krisis Nafta Jepang Naikkan Harga Barang, Subsidi Bensin Disorot
- 6 Benda Saksi Bisu Revolusi Kebudayaan China
- Meta Gunakan AI Lacak Umur Pengguna, Akun Terancam Blokir
- DPR Filipina Makzulkan Wapres Sara Duterte, Terancam Diskualifikasi
- Pasukan Zionis Israel Lelah Hadapi Operasi Hizbullah
- Iran Disebut Mampu Lumpuhkan Internet Global dari Selat Hormuz
- Diaspora Indonesia Meriahkan Fukuyama Rose Festival Raih Pujian
- Trump Angkut 13,5 Kg Uranium Venezuela, Publik Curiga
- AS dan Israel Siap Hujani Iran dengan Serangan Mematikan