Lokasi: Hikmah >>
TKA Tidak Tercantum di Ijazah, Ini Penjelasannya
Hikmah4271 Dilihat
RingkasanTKA tidak diposisikan sebagai ujian kelulusan, melainkan sebagai alat ukur yang bersifat diagnostik dan komparatif untuk melihat sejauh mana kemampuan siswa dalam memahami materi pembelajaran secara nasional. Pelaksanaan TKA jenjang SD dan SMP pada tahun 2026 telah dijadwalkan secara resmi, dengan TKA SMP berlangsung pada 6–16 April 2026, sementara TKA SD dilaksanakan pada 20–30 April 2026....
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/GLADI-BERSIH-TKA-1.jpg)
TKA tidak diposisikan sebagai ujian kelulusan, melainkan sebagai alat ukur yang bersifat diagnostik dan komparatif untuk melihat sejauh mana kemampuan siswa dalam memahami materi pembelajaran secara nasional. Pelaksanaan TKA jenjang SD dan SMP pada tahun 2026 telah dijadwalkan secara resmi, dengan TKA SMP berlangsung pada 6–16 April 2026, sementara TKA SD dilaksanakan pada 20–30 April 2026. Setelah seluruh rangkaian ujian selesai, hasil TKA akan melalui proses pengolahan data dan verifikasi pada 18–23 Mei 2026, sebelum akhirnya diumumkan secara serentak pada 24 Mei 2026.
Tujuan utama dari TKA adalah untuk memperkuat sistem penilaian pendidikan yang lebih objektif dan terstandar secara nasional. Selama ini, penilaian di sekolah cenderung memiliki variasi antar daerah dan satuan pendidikan, sehingga diperlukan instrumen tambahan yang dapat memberikan gambaran lebih adil dan terukur. TKA hadir bukan untuk menggantikan penilaian sekolah, melainkan untuk melengkapinya sebagai bagian dari ekosistem evaluasi pendidikan yang lebih komprehensif.
Siswa yang merasa siap dapat mengikutinya, sementara yang tidak mengikuti tidak akan mendapatkan sanksi atau hambatan dalam kelulusan. Namun, hasil TKA memiliki nilai strategis karena dapat digunakan sebagai salah satu pertimbangan dalam seleksi pendidikan lanjutan, termasuk jalur prestasi, serta berbagai proses seleksi akademik lainnya. Karena itu, keputusan untuk mengikuti TKA tetap perlu dipertimbangkan dengan matang sebagai bagian dari investasi akademik jangka panjang. Dalam praktiknya, TKA dirancang sebagai asesmen berbasis komputer yang menyesuaikan dengan kesiapan infrastruktur masing-masing daerah.
Tags:
Bagikan: Silakan bagikan artikel ini, harap sertakan sumber "Portal Berita Terkini Indonesia"。http://singaporeindustryscholarship.sg/html/g02e7edb8.html
Artikel Terkait
5 Situasi Darurat yang Wajib Pakai Towing
HikmahMesin mobil tiba-tiba mengalami overheat di tengah kemacetan panjang bisa menjadi mimpi buruk bagi pengendara. Ardy Alam, CEO PT Digital Otomotif Indonesia (Garasi....
【Hikmah】
Baca SelengkapnyaKualitas Pemimpin Faktor Penting Kemajuan Negara
HikmahPieter Zulkifli menyatakan bahwa kebodohan dalam kepemimpinan yang berpadu dengan kerakusan kekuasaan menjadi ancaman lebih berbahaya dibandingkan bencana alam bagi suatu negara. Dalam keterangannya di Jakarta, Senin (18/5/2026), ia menegaskan gempa bumi, banjir, dan pandemi memang mampu melumpuhkan bangsa dalam sekejap, namun sejarah membuktikan bangsa besar bisa bangkit dari bencana alam....
【Hikmah】
Baca SelengkapnyaMuhadjir Effendy Hadir di KPK Usai Batal Diperiksa
HikmahMuhadjir Effendy mendatangi Gedung Merah Putih KPK, Jakarta Selatan, pada Senin malam, 16 Desember 2024, untuk menjalani pemeriksaan sebagai tersangka kasus dugaan korupsi kuota haji 2023-2024. Mantan Menteri Agama ad interim itu tiba mendadak sekitar pukul 19....
【Hikmah】
Baca Selengkapnya
Artikel Populer
- Alex Assad Ingin Pertahankan Rumah Tangga Usai Mediasi 2 Jam
- Generasi Muda Jadi Garda Terdepan Geothermal Indonesia
- Nasabah PD BKK Klaten Adukan Dana Tak Cair ke DPR
- BUMN Pintu Tunggal Ekspor SDA, DPR: Pangkas Mafia
- Mbappe Ogah Main di Santiago Bernabeu, Real Madrid Krisis
- Polisi Pastikan Taksi Green Tak Terkait Tabrakan Bekasi
Artikel Terbaru
Sopir Truk Tewas Tabrakan Bus di Tol Jombang-Mojokerto
Prabowo Disambut Puan di DPR Bahas Ekonomi dan Fiskal
Transisi Pilot TNI AU dari Hawk ke Rafale Penuh Tantangan
70 Juta Perokok, Wamenkes: Rokok Kalahkan Belanja Beras
BYD Pastikan Pabrik Rp11,7 Triliun di Subang Beroperasi 2024
Habib Rizieq Aktifkan Kembali Pengajian Petamburan dan Megamendung
Tautan Sahabat
- Heri Black Bungkam Usai Diperiksa KPK, Bantah Urus Perkara
- Jokowi Siap Turun Gunung, Golkar Bungkam Soal Pilpres
- Din Syamsuddin Kecam Penangkapan Jurnalis Republika oleh Israel
- Prakiraan Cuaca 19-25 Mei 2026: Gelombang Atmosfer Pengaruhi Hujan
- Trump Apresiasi Prabowo, Indonesia Masuk BoP
- LPSK Buka Lowongan Kerja untuk Lulusan S1, 3 Posisi
- 3 Oknum TNI Sampaikan Nota Pembelaan Besok
- Boni Hargens Usul Masa Jabatan Anggota DPR 2 Periode
- TAUD Curiga Kasus Andrie Yunus Dihentikan di Puspom TNI
- Transisi Pilot TNI AU dari Hawk ke Rafale Penuh Tantangan