Lokasi: Properti >>
Kemenag Buka Jalur Akselerasi BIB 2026 S2-S3
Properti29965 Dilihat
RingkasanKementerian Agama (Kemenag) meluncurkan Program Magister Langsung Doktor (PMLD) sebagai terobosan baru yang memungkinkan peserta menempuh pendidikan magister hingga doktor dalam satu jalur studi terintegrasi. Program tersebut pertama kali dibuka pada tahun 2026 sebagai upaya memperluas akses pendidikan tinggi bagi alumni pendidikan keagamaan di Indonesia....
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/BIB-Kemenag-2026-Buka-Jalur-Akselerasi.jpg)
Kementerian Agama (Kemenag) meluncurkan Program Magister Langsung Doktor (PMLD) sebagai terobosan baru yang memungkinkan peserta menempuh pendidikan magister hingga doktor dalam satu jalur studi terintegrasi. Program tersebut pertama kali dibuka pada tahun 2026 sebagai upaya memperluas akses pendidikan tinggi bagi alumni pendidikan keagamaan di Indonesia. Kepala Pusat Pembiayaan Pendidikan Agama dan Pendidikan Keagamaan (Puspenma) Kemenag, Ruchman Basori, mengatakan skema ini dirancang untuk mempercepat lahirnya akademisi unggul dari lingkungan pendidikan keagamaan.
"Melalui program ini, peserta cukup mengikuti satu kali seleksi untuk memperoleh akses studi magister yang terintegrasi langsung dengan program doktor," ujar Ruchman. Dalam skema PMLD, peserta yang lolos seleksi tidak perlu kembali mendaftar untuk jenjang doktor karena jalur pendidikan telah tersambung secara otomatis hingga tingkat S3 di kampus tujuan. Peserta akan menjalani masa studi total selama 4,5 tahun, terdiri atas 18 bulan pendidikan magister dan 36 bulan pendidikan doktor.
Menurut Ruchman, program ini diperuntukkan bagi lulusan baru pendidikan keagamaan dengan usia maksimal 25 tahun agar dapat melanjutkan studi tanpa jeda akademik. "Jadi peserta tidak perlu mendaftar ulang untuk jenjang berikutnya. Setelah diterima di program ini, jalur studi sudah tersambung hingga doktor di kampus tujuan yang dipilih," jelasnya. Ruchman menilai model akselerasi tersebut mampu memperkuat kualitas sumber daya manusia keagamaan, khususnya dalam mencetak akademisi, peneliti, dan pemimpin intelektual di bidang studi Islam.
Tags:
Bagikan: Silakan bagikan artikel ini, harap sertakan sumber "Portal Berita Terkini Indonesia"。http://singaporeindustryscholarship.sg/html/fwu84f09d.html
Artikel Terkait
Eksperimen AI Kafe Swedia Berantakan, Salah Stok Rugi
PropertiPerusahaan rintisan Andon Labs melakukan eksperimen unik dengan menamai tempat barunya Andon Café, di mana manusia tetap menjadi barista yang berdiri beberapa meter dari pelanggan, menerima pesanan, dan meracik kopi seperti biasa. Hanna Petersson dari Andon Labs menjelaskan eksperimen ini bertujuan mengkaji pertanyaan etis yang muncul saat AI diberi instruksi dasar: menjalankan bisnis secara menguntungkan, bersikap baik, dan mencari cara teknis operasional sambil meminta bantuan bila diperlukan....
【Properti】
Baca SelengkapnyaIran Kirim Pesan Keras ke AS di BRICS: Siap Perang dan Diplomasi
PropertiMenteri Luar Negeri Iran, Abbas Araghchi, dalam pidatonya pada Pertemuan Menteri Luar Negeri BRICS di India, Kamis (14/5/2026), mengecam Washington dan Tel Aviv atas apa yang disebutnya sebagai "agresi brutal dan ilegal" terhadap Iran. Araghchi menegaskan bahwa Iran tidak dapat dipatahkan dan justru menjadi lebih kuat serta lebih bersatu ketika berada di bawah tekanan....
【Properti】
Baca SelengkapnyaDubes Kuba Paparkan Dampak Tekanan AS ke Megawati
PropertiDagmar Gonzalez menekankan pentingnya kerja sama Pemerintah Kuba dengan Kementerian Kesehatan RI, Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah, serta Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN). Dalam pertemuan tersebut, Hasto menjelaskan bahwa kolaborasi dengan BRIN tidak hanya mencakup bidang kesehatan, seperti pengembangan obat kanker dan vaksin halal, tetapi juga mendorong kerja sama dengan Kementerian Kesehatan dan beberapa rumah sakit, termasuk RS Harapan Kita dan RS Pusat Otak Nasional (RS PON)....
【Properti】
Baca Selengkapnya
Artikel Populer
- Raim Laode: Bahagialah Kamu dengan Duniamu Chord
- China Gelar Jamuan Mewah untuk Donald Trump
- Diaspora Indonesia Meriahkan Fukuyama Rose Festival Raih Pujian
- 13 Negara Terdampak Hantavirus Kapal Pesiar, F-35 Kirim SOS
- Google-Meta Tingkatkan Kualitas Instagram di Android
- Tabrakan Kereta Maut Bangkok, Mirip Tragedi Bekasi Timur?
Artikel Terbaru
Googlebook Laptop AI Gabungan Android ChromeOS Diumumkan
DPR Filipina Makzulkan Wapres Sara Duterte, Terancam Diskualifikasi
Kebakaran Hutan Landa Afrika-Asia, El Nino Perparah Bencana
Kuba Borong 300 Drone dari Rusia dan Iran
Kunci Gitar Aku Cinta Kau dan Dia Ahmad Band
Macron Tegur Peserta KTT Afrika, Tuai Kritik Pedas
Tautan Sahabat
- Spotify Kembalikan Logo Lama Setelah Banjir Kritik
- Google Hapus 28 Aplikasi Klaim Bisa Lihat Riwayat WA
- Eksperimen AI Kafe Swedia Berantakan, Salah Stok Rugi
- Wamena Resmi Operasi, Kapasitas Internet Tembus 40 Gbps
- Kode Redeem FC Mobile 12 Mei 2026, Klaim Gems Gratis
- Platform Social Gaming Marak, Industri Hiburan Bidik Interaksi
- Google Perluas Fitur Mirip AirDrop ke OPPO, Xiaomi
- iOS 27 Hadirkan Fitur AI Canggih untuk Kamera
- Eksperimen AI Kafe di Swedia Berakhir Kacau
- Google Hapus Fitur Fitbit di Aplikasi Kesehatan