Lokasi: Berita >>
KKP Buka PENTARU 2026, Ini Daftar Sekolah dan Syarat
Berita6948 Dilihat
RingkasanKementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) secara resmi meluncurkan Penerimaan Peserta Didik (Pentaru) 2026 pada Selasa (12/5) di Kantor Pusat KKP. Peluncuran program ini dilakukan oleh Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Kelautan dan Perikanan (BPPSDM KP), I Nyoman Radiarta, yang mewakili Menteri Kelautan dan Perikanan....
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/KKP-Resmi-Buka-PENTARU-2026.jpg)
Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) secara resmi meluncurkan Penerimaan Peserta Didik (Pentaru) 2026 pada Selasa (12/5) di Kantor Pusat KKP. Peluncuran program ini dilakukan oleh Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Kelautan dan Perikanan (BPPSDM KP), I Nyoman Radiarta, yang mewakili Menteri Kelautan dan Perikanan.
KKP merupakan lembaga pemerintah yang bertugas mengelola sektor kelautan dan perikanan Indonesia, termasuk pengembangan Sumber Daya Manusia (SDM) di bidang tersebut. Terdapat beberapa jalur penerimaan, mulai dari jalur khusus hingga jalur umum dan mandiri, dengan fokus utama pada anak pelaku usaha dan pendukung sektor kelautan dan perikanan. Adapun kuota penerimaan dibagi berdasarkan jalur pendidikan, termasuk skema 100 persen jalur khusus pada satuan tertentu serta 80 persen umum dan 20 persen jalur khusus di unit PK-BLU, dikutip dari Instagram resmi KKP.
Dalam sambutannya, Nyoman Radiarta menegaskan bahwa pembangunan sektor kelautan dan perikanan sangat bergantung pada kualitas SDM. Menurutnya, transformasi menuju sektor yang maju dan berkelanjutan hanya dapat dicapai melalui pendidikan vokasi yang mampu melahirkan generasi unggul, adaptif, dan berintegritas. “Melalui Pentaru 2026, kita tidak hanya membuka proses penerimaan peserta didik, tetapi juga menyiapkan generasi baru pelaku utama sektor kelautan dan perikanan yang akan menjadi penggerak utama ekonomi biru di masa depan. Para peserta didik yang akan bergabung adalah calon-calon profesional yang diharapkan mampu menjawab tantangan zaman serta membawa inovasi bagi kemajuan sektor ini,” ujarnya.
KKP memiliki sejumlah kampus vokasi yang tersebar di berbagai wilayah Indonesia, yaitu Politeknik Kelautan dan Perikanan (Poltek KP) di beberapa daerah, Akademi Komunitas Kelautan dan Perikanan (Akom KP), serta Sekolah Usaha Perikanan Menengah (SUPM). Kampus-kampus ini menjadi pusat pendidikan tinggi vokasi yang menyiapkan tenaga ahli di bidang teknologi kelautan, perikanan tangkap, budidaya, pengolahan hasil laut, hingga manajemen usaha perikanan modern.
Tags:
Bagikan: Silakan bagikan artikel ini, harap sertakan sumber "Portal Berita Terkini Indonesia"。http://singaporeindustryscholarship.sg/html/fqcmf42rx.html
Artikel Terkait
Thom Haye Bawa Persib Ungguli PSM Makassar 0-1
BeritaBabak pertama laga antara Persib Bandung melawan PSM Makassar di Stadion Gelora BJ Habibie, Parepare, berjalan ketat dengan Persib unggul saat jeda. Adam Alis dan kolega tampak kesulitan menghadapi tempo permainan tinggi dari tuan rumah, namun efektivitas serangan Maung Bandung membuat mereka memimpin....
【Berita】
Baca SelengkapnyaWHO Peringatkan 12 Negara Soal Virus Hanta di Kapal Pesiar
BeritaWHO mengonfirmasi wabah virus Hanta melanda sebuah kapal pesiar yang berlayar melintasi Atlantik Selatan, menyebabkan situasi kesehatan langka dan mengkhawatirkan dengan sejumlah korban jiwa akibat kondisi pasien yang memburuk dengan cepat. Laporan dari The Times of India pada Selasa (12/5/2026) menyebut wabah bermula dari beberapa penumpang yang mengalami demam dan gangguan pernapasan selama pelayaran, namun kemudian berubah fatal ketika sebagian pasien mengalami penurunan kondisi drastis hingga meninggal dunia....
【Berita】
Baca SelengkapnyaEl Nino Godzilla Picu Diare dan Heat Stroke pada Anak
BeritaKetua Satgas Kesehatan Lingkungan dan Perubahan Iklim Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI), dr. Darmawan Budi Setyanto, Sp....
【Berita】
Baca Selengkapnya
Artikel Populer
- Keluarga Nikita Mirzani Bantah TPPU, Minta Keadilan
- IDAI Tegaskan ASI Standar Emas, Bukan Susu Formula
- Kemenkes Awasi Minuman Manis, Nutri-Level Tekan Stroke dan Gagal Ginjal
- Ilmuwan Ungkap Alasan Nyamuk Pilih Target Gigitan
- Tasya Farasya Cerai, Takut Dampak Mental Anak
- Atur Ulang Jadwal BAB Agar Lebih Teratur
Artikel Terbaru
KPK Geledah Kantor Kadinkes Ponorogo, Harta Rp3,9 M Terungkap
9 Gejala Monkey Malaria Sering Disangka Flu Biasa
Avigan, Obat Jepang, Berpotensi Lawan Hantavirus
Mikroplastik Ditemukan di Otak Manusia, Ini Kata Ilmuwan
Messidoro Harap Persis Solo Selamat dari Degradasi
Dokter Mata Beberkan Risiko Kebutaan Akibat Diabetes
Tautan Sahabat
- Imigrasi Buka Layanan Paspor di CFD Jakarta
- Polisi Kantongi Identitas Pelaku Pengeroyokan Maut Pasar Grogol
- Polisi Bekasi Tangkap Pengedar, Sita Ratusan Hexymer dan Tramadol
- Arsitektur Monas dan Budaya Jakarta Pikat Wisatawan Kanada
- Pocong Resahkan Warga, Polda Metro Ancang Tindak Pidana
- LPSK Minta Polisi Tunda Laporan Balik Erin Kasus PRT Jaksel
- Toyota Avanza Terbakar di Tol Jagorawi Diduga Korsleting
- Polda Metro Tangkap 8 Begal, 5 Pelaku Masih Diburu
- Jakarta Target Top 50 Global City 2030, Revitalisasi Blok M-Kota Tua
- 3 Oknum TNI Gagal Bayar Rp5,8 Miliar, Digugat Perdata