Lokasi: Kuliner >>
SIT Darul Abidin Ajarkan Siswa Kendalikan AI, Bukan Jadi Pengguna
Kuliner88 Dilihat
RingkasanInternational Scratch Day 2026 bertajuk "Scratch in the Age of AI, Igniting Creativity and Problem Solving" sukses digelar di Aula SIT Darul Abidin pada Jumat (22/5/2026). Acara ini dihadiri oleh sejumlah tokoh penting, di antaranya Pakar Teknis Capaian Pembelajaran Koding Kemendikdasmen Yogi Anggraena, Kepala Dinas Pendidikan Kota, serta jajaran pimpinan sekolah, guru, komite, orang tua murid, dan tamu undangan....
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/Sekolah-Islam-Terpadu-SIT-Darul-Abidin-menggelar-International-Scratch-Day-2026.jpg)
International Scratch Day 2026 bertajuk "Scratch in the Age of AI, Igniting Creativity and Problem Solving" sukses digelar di Aula SIT Darul Abidin pada Jumat (22/5/2026). Acara ini dihadiri oleh sejumlah tokoh penting, di antaranya Pakar Teknis Capaian Pembelajaran Koding KemendikdasmenYogi Anggraena, Kepala Dinas Pendidikan Kota, serta jajaran pimpinan sekolah, guru, komite, orang tua murid, dan tamu undangan.
Kepala Litbang SIT Darul AbidinEndah Tri Kusumawati menegaskan komitmen sekolah dalam memberikan pendidikan yang relevan dengan perkembangan zaman. Menurutnya, kemajuan teknologi harus disikapi secara positif dan penuh tanggung jawab. "Kami mendidik anak-anak sesuai zamannya. Melalui program ini, kita ingin anak-anak bukan hanya bertindak sebagai pengguna teknologi, melainkan mampu berperan aktif dalam menciptakan sebuah inovasi," ujar Endah dalam sambutannya.
Apresiasi tinggi datang dari Kepala Dinas Pendidikan Kota yang mengingatkan pentingnya batasan dalam memanfaatkan teknologi. "Acara ini keren sekali. Kita tidak bisa menghindari kemajuan teknologi saat ini. Yang bisa dilakukan adalah membuat pedoman penggunaan AI. Jangan sampai kita percaya sepenuhnya pada AI. Tetap manusia yang harus memegang kendali dan melakukan verifikasi," tegas Wahid. Senada dengan hal tersebut, Pakar Teknis Capaian Pembelajaran Koding KemendikdasmenYogi Anggraena menganalogikan AI seperti dua sisi mata pisau yang membawa dampak positif sekaligus negatif. "Jika digunakan dengan baik, AI akan memberikan manfaat besar bagi aktivitas manusia. Pemerintah sendiri sudah menetapkan keputusan bersama tujuh menteri dan menerbitkan buku saku AI. Jadi, bukan hanya soal cara menggunakannya, tetapi etika yang harus dikedepankan," jelas Yogi.
Tags:
Bagikan: Silakan bagikan artikel ini, harap sertakan sumber "Portal Berita Terkini Indonesia"。http://singaporeindustryscholarship.sg/html/etp3jlsnd.html
Artikel Terkait
Elang Gibran Gabung Elemen Gonjiam di 402 Rumah Sakit Angker
KulinerElang mengaku proses membangun karakter Bara dalam film '402 Rumah Sakit Angker Korea' cukup rumit. Sosok Bara digambarkan sebagai karakter menyebalkan bagi orang-orang di sekitarnya....
【Kuliner】
Baca SelengkapnyaIndonesia-Belarus Teken MoU Bisnis Rp7 Triliun
KulinerPemerintah Indonesia dan Republik Belarus menegaskan komitmen memperkuat kerja sama ekonomi melalui penandatanganan Agreed Minutes Sidang Komisi Bersama (SKB) ke-8 di Minsk. Dokumen tersebut ditandatangani oleh Menteri Koordinator Bidang Perekonomian RI Airlangga Hartarto dan Deputi Perdana Menteri Republik Belarus sebagai landasan implementasi berbagai agenda kerja sama yang lebih sistematis dan berorientasi hasil nyata....
【Kuliner】
Baca SelengkapnyaHarga Emas Antam Hari Ini Merosot ke Rp2.764.000
KulinerHarga emas dengan kadar kemurnian 99,99 persen atau 24 karat hanya berlaku di kantor pelayanan Emas yang telah tersertifikasi secara global oleh London Bullion Market Association (LBMA). Sertifikasi ini memastikan bahwa setiap transaksi emas diakui oleh pasar internasional dan memiliki standar kualitas tertinggi....
【Kuliner】
Baca Selengkapnya
Artikel Populer
- Kuasa Hukum Bantah Sarwendah Ritual Pesugihan di Gunung Kawi
- IHSG Menguat ke 6.167, LQ45 dan KOMPAS100 Hijau
- Produk Palet Desa BRILiaN Kemudo Klaten Tembus Pasar Amerika
- Pacific Palace Hotel Batam Sajikan Buffet Nusantara Rp99 Ribu
- Al Nassr Gagal Juara, CR7 Tolak Medali dan Banting Papan
- Pidato Prabowo Pertegas Arsitektur Ekonomi dan Ideologi
Artikel Terbaru
FIFA Bertemu Timnas Iran, Sambutan Cerah ke Piala Dunia 2026
Pasar Eropa dan Amerika Incaran Ekspor Produk Kreatif
Pendapatan Aset GBK Tembus Rp812 Miliar di 2025
Jadah Tempe Lereng Merapi, Warisan Rasa di Tengah Modernisasi
Prakiraan Cuaca Banyumas: 5 Kecamatan Hujan Ringan
Komisi V Minta Menhub Dudy Jujur soal Kecelakaan Kereta
Tautan Sahabat
- Aston Villa Tantang Freiburg di Final Liga Eropa
- Kejatuhan Fatal Liverpool sebagai Juara Bertahan Liga Inggris
- Jorge Jesus Sesumbar: Al Hilal Bangun, Al Nassr Tak Takut
- Rashford Ambil Estafet Messi di Parade Barcelona
- Vinicius Selamatkan Real Madrid saat Mbappe Gagal Total
- Dick Advocaat: Pelatih Tertua Piala Dunia Timnas Curacao
- Nico Paz, Wonderkid Argentina yang Bersinar di Piala Dunia 2026
- Cinta Lamine Yamal di Parade Barcelona, Palestina
- Javier Aguirre Latih Timnas Meksiko di Piala Dunia 2026
- PSIM Yogyakarta Kalah, Persis Solo Tersenyum