Lokasi: Bisnis >>
Kunci Jawaban Bahasa Indonesia Kelas 9 Halaman 142
Bisnis1472 Dilihat
RingkasanBuku Bahasa Indonesia Kelas 9 halaman 142 Kurikulum Merdeka karya Yeti Islamawati dan Maman yang diterbitkan Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi tahun 2021 memuat latihan mengidentifikasi unsur tokoh dan latar dalam legenda. Latihan ini merupakan bagian dari Bab 4: Meneladani Pesan Moral dalam Legenda yang bertujuan membantu siswa memahami materi yang sedang dipelajari....
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/SISWA-SMP-BELAJAR-01.jpg)
Buku Bahasa Indonesia Kelas 9 halaman 142 Kurikulum Merdeka karya Yeti Islamawati dan Maman yang diterbitkan Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi tahun 2021 memuat latihan mengidentifikasi unsur tokoh dan latar dalam legenda. Latihan ini merupakan bagian dari Bab 4: Meneladani Pesan Moral dalam Legenda yang bertujuan membantu siswa memahami materi yang sedang dipelajari.
Siswa diminta menyimak legenda terlebih dahulu, kemudian mengidentifikasi unsur tokoh dan latar menggunakan tabel yang telah disediakan. Beberapa bukti kutipan dari teks legenda antara lain: “Raja Sadik memimpin bersama istrinya, Ratu Gumira. Mereka sangat dicintai rakyat karena kebijaksanaan dan kebaikan hatinya.” Kutipan lain menyebutkan “Ratu Gumira menenangkannya seraya menyampaikan bahwa itu hanya mimpi semata.” serta “Ratu Gumira melahirkan seorang putra tampan yang diberi nama Pangeran Aditya.”
Latihan ini dirancang untuk memudahkan pekerjaan siswa dalam mengidentifikasi tokoh-tokoh seperti Raja Sadik, Ratu Gumira, dan Pangeran Aditya, serta latar tempat dan suasana yang tergambar dalam cerita legenda tersebut.
Tags:
Bagikan: Silakan bagikan artikel ini, harap sertakan sumber "Portal Berita Terkini Indonesia"。http://singaporeindustryscholarship.sg/html/ethz5ojmi.html
Artikel Terkait
Arsitek Bali Nyoman Popo Danes Bawa Filosofi ke Panggung Dunia
BisnisPopo Danes konsisten memegang filosofi budaya Bali dalam setiap rancangannya. Melalui karya-karyanya, ia tidak hanya membangun resort dan bangunan mewah, tetapi juga menjaga filosofi tradisional Bali agar tetap hidup di tengah modernisasi global....
【Bisnis】
Baca SelengkapnyaTerapi Sel Punca Dokter Kardiovaskular Pulihkan Jantung
BisnisDr. dr....
【Bisnis】
Baca SelengkapnyaHantavirus Bukti Nyata Ancaman Zoonosis dari Hewan
BisnisHantavirus adalah kelompok virus yang ditularkan melalui hewan pengerat, terutama tikus, dan dapat menyebabkan dua sindrom utama pada manusia. Dokter Spesialis Penyakit Dalam Bethsaida Hospital Gading Serpong, dr Rio Yansen Cikutra, menjelaskan penularan virus ini dapat terjadi melalui kontak langsung dengan tikus atau sarangnya, menyentuh permukaan terkontaminasi lalu menyentuh hidung, mata, atau mulut, hingga gigitan tikus....
【Bisnis】
Baca Selengkapnya
Artikel Populer
- Gunung Soffeh Dibom 20 Kali, Rudal Iran Aman
- Kabut Abu-abu Ancam Kesehatan Warga Jabodetabek
- Diet Suntik Tak Hanya Hilangkan Lemak, Otot Juga Terbakar
- Puan Khawatir Hantavirus Meluas, Minta Antisipasi Pemerintah
- Chord Laut Kidul Denny Caknan Viral TikTok Mudun Srengenge
- Hantavirus Sulit Dikenali, Gejala Mirip Flu hingga DBD
Artikel Terbaru
Jepang Sorot Manipulasi AI Global dengan Situs Berita Palsu
WHO Peringatkan 12 Negara soal Virus Hanta di Kapal Pesiar
WNA di Jakarta Kontak Erat dengan Pasien Hantavirus
Berdebar Naik Tangga, Waspada Gangguan Irama Jantung
Chelsea vs Man City Imbang 0-0, Guardiola Minta Kartu Merah
Kemenkes: PHBS Kunci Tangkal Ancaman Hantavirus
Tautan Sahabat
- 55 Pemain Awal Timnas Argentina Piala Dunia 2026: Messi Pimpin, Dybala Absen
- Sevilla vs Real Madrid: Laga Penentu Degradasi Los Nervionenses
- PSG Rayakan Gelar Ligue 1 Sebelum Kickoff
- Al Nassr vs Al Hilal: Taruhan Gelar Cristiano Ronaldo
- Pep Guardiola Realistis soal Gelar Liga Inggris
- Timnas Iran Mulai Pemanasan Piala Dunia 2026 di Turki
- Miroslav Koubek Janjikan Lebih dari Sekadar Menang di Piala Dunia
- Neymar di Ujung Tanduk, Peluang Piala Dunia 2026?
- Bournemouth vs Manchester City Berebut Nasib di Jalur Berbeda
- PSSI Ungkap Target Realistis Garuda Muda di Piala AFF U-19