Lokasi: Teknologi >>
KKP Buka PENTARU 2026, Ini Daftar Sekolah dan Syarat
Teknologi47 Dilihat
RingkasanKementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) secara resmi meluncurkan Penerimaan Peserta Didik (Pentaru) 2026 pada Selasa (12/5) di Kantor Pusat KKP. Peluncuran program ini dilakukan oleh Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Kelautan dan Perikanan (BPPSDM KP), I Nyoman Radiarta, yang mewakili Menteri Kelautan dan Perikanan....
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/KKP-Resmi-Buka-PENTARU-2026.jpg)
Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) secara resmi meluncurkan Penerimaan Peserta Didik (Pentaru) 2026 pada Selasa (12/5) di Kantor Pusat KKP. Peluncuran program ini dilakukan oleh Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Kelautan dan Perikanan (BPPSDM KP), I Nyoman Radiarta, yang mewakili Menteri Kelautan dan Perikanan.
KKP merupakan lembaga pemerintah yang bertugas mengelola sektor kelautan dan perikanan Indonesia, termasuk pengembangan Sumber Daya Manusia (SDM) di bidang tersebut. Terdapat beberapa jalur penerimaan, mulai dari jalur khusus hingga jalur umum dan mandiri, dengan fokus utama pada anak pelaku usaha dan pendukung sektor kelautan dan perikanan. Adapun kuota penerimaan dibagi berdasarkan jalur pendidikan, termasuk skema 100 persen jalur khusus pada satuan tertentu serta 80 persen umum dan 20 persen jalur khusus di unit PK-BLU, dikutip dari Instagram resmi KKP.
Dalam sambutannya, Nyoman Radiarta menegaskan bahwa pembangunan sektor kelautan dan perikanan sangat bergantung pada kualitas SDM. Menurutnya, transformasi menuju sektor yang maju dan berkelanjutan hanya dapat dicapai melalui pendidikan vokasi yang mampu melahirkan generasi unggul, adaptif, dan berintegritas. “Melalui Pentaru 2026, kita tidak hanya membuka proses penerimaan peserta didik, tetapi juga menyiapkan generasi baru pelaku utama sektor kelautan dan perikanan yang akan menjadi penggerak utama ekonomi biru di masa depan. Para peserta didik yang akan bergabung adalah calon-calon profesional yang diharapkan mampu menjawab tantangan zaman serta membawa inovasi bagi kemajuan sektor ini,” ujarnya.
KKP memiliki sejumlah kampus vokasi yang tersebar di berbagai wilayah Indonesia, yaitu Politeknik Kelautan dan Perikanan (Poltek KP) di beberapa daerah, Akademi Komunitas Kelautan dan Perikanan (Akom KP), serta Sekolah Usaha Perikanan Menengah (SUPM). Kampus-kampus ini menjadi pusat pendidikan tinggi vokasi yang menyiapkan tenaga ahli di bidang teknologi kelautan, perikanan tangkap, budidaya, pengolahan hasil laut, hingga manajemen usaha perikanan modern.
Tags:
Bagikan: Silakan bagikan artikel ini, harap sertakan sumber "Portal Berita Terkini Indonesia"。http://singaporeindustryscholarship.sg/html/es333esid.html
Artikel Terkait
PaDi Dioptimalkan, BUMN Perkebunan Perkuat Ekosistem UMKM
TeknologiPT Perkebunan Nusantara III (Persero) mendorong penguatan ekosistem melalui optimalisasi pemanfaatan platform PaDi UMKM (Pasar Digital UMKM), sebuah platform digital yang dibuat Kementerian BUMN untuk mendigitalkan UMKM, memperluas akses pasar ke perusahaan BUMN, dan memudahkan pengadaan barang/jasa secara online. Platform ini bertujuan meningkatkan transaksi, mempercepat pembayaran, serta memberikan akses pembiayaan dan pendampingan bagi pelaku usaha, selain menggencarkan pemasaran B2B (Business-to-Business) untuk menghubungkan mitra bisnis....
Baca SelengkapnyaPrakiraan Cuaca Depok Besok: Pagi dan Malam Cerah
TeknologiKota Depok pada Selasa (12/5/2026) terpantau cerah dengan tingkat kelembapan udara berkisar antara 59 hingga 94 persen. Kondisi ini menjadikan cuaca di wilayah tersebut cukup bersahabat bagi aktivitas warga sepanjang hari....
Baca SelengkapnyaPrakiraan Cuaca Cirebon 18 Mei 2026: Siang Cerah Malam Hujan
TeknologiBMKG memperkirakan suhu udara di Kota Cirebon berkisar antara 22 hingga 32 derajat Celcius pada Senin (18/5/2026), dengan kecepatan angin sekitar 17 hingga 18 kilometer per jam. Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengingatkan masyarakat untuk tetap waspada terhadap potensi perubahan cuaca meski intensitasnya tergolong rendah, yang dapat mengganggu aktivitas luar ruangan maupun perjalanan....
Baca Selengkapnya
Artikel Populer
- Okupansi Perkantoran Segitiga Emas Jakarta Tembus 72 Persen
- Prakiraan Cuaca Cirebon 18 Mei: Siang Cerah, Malam Hujan
- Mike Tyson, Sapi 1,05 Ton Bantuan Prabowo untuk Tarakan
- Anggota DPRD Jember Merokok Saat Rapat Disidang Gerindra
- Jadwal Libur Idul Adha 2026: Ini Perkiraan Tanggalnya
- Kecelakaan Lalu Lintas Picu Konflik Wamena, Warga Mengungsi
Artikel Terbaru
Prabowo: Ketahanan Pangan Kunci Kelangsungan Negara
Rumah Bersejarah dr Sardjito di Yogya Dilego ke Pengembang
Mahasiswi Makassar Disekap Pria Kenalan dari Medsos
SMAN 1 Sambas Hapus Pernyataan Sikap Soal LCC MPR
Kevin Diks Cetak Gol Penalti, Klub Jerman Nyaris Degradasi
Prakiraan Cuaca Sorong 17 Mei 2026: Hujan Ringan
Tautan Sahabat
- Ledakan di Gereja Intan Jaya Lukai Empat Warga
- 99 Persen Wilayah Terdampak Bencana Bebas Lumpur
- Robert Kardinal Yakin Papua Jadi Lumbung Tuna Nasional
- Ramalan Weton Rabu Pahing 20 Mei 2026: Jodoh & Rezeki
- Atap Kelas MTs Muhammadiyah Sragen Roboh, Korban Dengar Kretek
- Remaja Bogor Tewas Digigit Mainan Ular Berbisa, Viral
- Ayah Pengangguran di Padang Aniaya Bayi 2 Tahun
- BMKG Peringatkan Hujan Lebat di Jawa Barat dan Sulut
- Prakiraan Cuaca Surabaya, Kediri, Madiun, Blitar 18 Mei 2026
- Kakak Pemilik Home Industri Sabu Menangis Meratapi Nasib Adik