Lokasi: Otomotif >>
Unpad Buka Beasiswa Pascasarjana 2026, S2-S3 Tuntas 4 Tahun
Otomotif246 Dilihat
RingkasanBeasiswa Unggulan Pascasarjana Padjadjaran 2026 resmi dibuka untuk mahasiswa yang ingin menempuh pendidikan Magister (S2) dan Doktor (S3) melalui skema pendampingan langsung dari promotor unggulan. Pendaftaran program ini dilakukan melalui mekanisme SMUP Reguler Pascasarjana dan berlangsung hingga 13 Juli 2026....
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/Beasiswa-Unggulan-Pascasarjana-Unpad-2026.jpg)
Beasiswa Unggulan Pascasarjana Padjadjaran 2026 resmi dibuka untuk mahasiswa yang ingin menempuh pendidikan Magister (S2) dan Doktor (S3) melalui skema pendampingan langsung dari promotor unggulan. Pendaftaran program ini dilakukan melalui mekanisme SMUP Reguler Pascasarjana dan berlangsung hingga 13 Juli 2026.
BUPP 2026 dirancang untuk mencetak sumber daya manusia unggul melalui percepatan pendidikan. Penerima beasiswa akan memperoleh sejumlah fasilitas pendanaan yang mencakup biaya kuliah, biaya hidup, serta tunjangan penelitian. Program ini memberikan kesempatan kepada peserta untuk mendapatkan bimbingan langsung dari promotor yang kompeten di bidangnya.
Persyaratan pendaftaran meliputi: Warga Negara Indonesia atau Warga Negara Asing; lulusan program Sarjana atau Sarjana Terapan yang terakreditasi oleh BAN PT/LAM-PTKes; memiliki IPK minimal 3,25 bagi lulusan dari Perguruan Tinggi di Indonesia atau GPA minimal 3,5 skala 4 bagi lulusan Perguruan Tinggi Luar Negeri; memiliki sertifikat Tes Kemampuan Akademik (TKA) dari Pusat Inovasi Psikologi Universitas Padjadjaran; serta sertifikat English Language Test (ELT) UNPAD yang masih berlaku (maksimal 2 tahun) dengan nilai minimal 525, atau tes kemampuan Bahasa Inggris dari institusi resmi yang diakui UNPAD.
Tags:
Bagikan: Silakan bagikan artikel ini, harap sertakan sumber "Portal Berita Terkini Indonesia"。http://singaporeindustryscholarship.sg/html/epavzp044.html
Artikel Terkait
Alex Marquez Alami Kecelakaan Motor Salto di MotoGP Catalunya
OtomotifInsiden kecelakaan beruntun mewarnai MotoGP setelah Pedro Acosta melambat saat akan memasuki tikungan 10. Motor RC-16 miliknya yang berada di posisi tengah lintasan kesulitan menghindar karena kehilangan tenaga....
【Otomotif】
Baca SelengkapnyaHarta Teddy Indra Wijaya Tembus Rp20 Miliar
OtomotifTeddy, pejabat di bawah Kementerian Sekretariat Negara, melaporkan harta kekayaan bersih sebesar Rp20. 116....
【Otomotif】
Baca SelengkapnyaJudi Online Picu Perceraian dan Rusak Generasi Muda
OtomotifOkta menyebut maraknya judi online menjadi salah satu faktor pemicu meningkatnya persoalan rumah tangga, termasuk perceraian. Berdasarkan data Pengadilan Agama Tigaraksa, sepanjang Januari hingga April 2026 tercatat sekitar 2....
【Otomotif】
Baca Selengkapnya
Artikel Populer
- Israel Bangun Basis Militer Rahasia di Gurun Irak
- KPK Periksa 8 Saksi di Bangkalan Terkait Dana Hibah Jatim
- Kemenag: Awal Zulhijah 1447 H Jatuh 18 Mei 2026
- Purbaya Bela Prabowo Soal Tuduhan Tak Paham Rupiah
- WhatsApp Plus Kini Tersedia di iPhone, Mulai Rp14 Ribuan
- Komjen RZ Panca Putra Simanjuntak Resmi Jabat Kalemdiklat Polri
Artikel Terbaru
Saudi Perketat Pengawasan Haji 2026, Jemaah Ilegal Kena Denda Rp426 Juta
Kapolda Metro Bintang Tiga, Apa Plus Minusnya?
MTI Minta Penutupan Pelintasan Sebidang Bertahap dan Terukur
Tujuh Jenazah WNI Korban Kapal Karam Dipulangkan
Lirik Lagu 405 Justin Bieber: Loving On Me
Megawati-Dubes Kuwait Bahas Dampak Konflik Timur Tengah
Tautan Sahabat
- Menkes: Tanpa Transformasi Digital, Layanan Kesehatan Bermutu Mustahil
- 80% Kebutaan Usia 50+ Dipicu Katarak di Indonesia
- WHO Peringatkan 12 Negara soal Virus Hanta di Kapal Pesiar
- WHO Dalami Vaksin Uji Coba untuk Lawan Ebola
- WHO: Hantavirus Berbeda dari Covid-19, Jangan Panik
- Senam Ergonomik Bantu Lansia Jaga Sendi dan Redakan Stres
- Psikiater: Trauma Tak Ditangani Bisa Ubah Korban Jadi Pelaku
- BPJS Kesehatan Efisien Rp 6,5 Triliun dari Pencegahan Fraud
- Yani Panigoro Soroti Perjuangan Kader Penyembuh TBC
- Puan Khawatir Hantavirus Meluas, Minta Antisipasi Pemerintah