Lokasi: Berita >>
SPMB Jateng SMA 2026: Jadwal, Syarat, dan Urutan Seleksi
Berita2295 Dilihat
RingkasanPemerintah Kota Surabaya membuka empat jalur masuk Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) tahun 2024, yaitu jalur domisili, afirmasi, prestasi, dan mutasi orang tua/wali. Selain memahami jadwal pendaftaran, calon peserta juga perlu mengetahui aturan kuota, sistem seleksi, serta dokumen yang wajib disiapkan agar tidak mengalami kendala saat proses pendaftaran berlangsung....
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/ernah-tiba-tiba-menguap-setelah-melihat-teman-di-sebelah.jpg)
Fenomena menguap menular ternyata tidak sesederhana yang dibayangkan banyak orang. Para peneliti menemukan bahwa respons tubuh yang ikut menguap setelah melihat orang lain menguap berkaitan erat dengan cara kerja otak,respons sosial, dan kemampuan empati manusia. Ilmuwan hingga kini masih terus meneliti alasan pasti mengapa tubuh manusia seolah "meniru" respons sederhana ini secara tidak sadar.
Menurut para peneliti yang diwawancarai PBS NewsHour, saat tubuh lelah, kadar karbon dioksida dapat meningkat dan memicu sinyal tertentu di otak yang mendorong seseorang untuk menguap. Fenomena ini diduga berkaitan dengan mekanisme bernama social mirroring, yaitu kecenderungan otak untuk meniru tindakan orang lain secara tidak sadar. Respons serupa juga terjadi saat seseorang ikut tertawa, ikut menggaruk, atau otomatis tersenyum setelah melihat orang lain melakukannya. Dalam penelitian yang dikutip Psychology Today, sekitar 40 persen hingga 60 persen orang cenderung mengalami contagious yawning setelah melihat, mendengar, atau bahkan hanya memikirkan orang lain yang sedang menguap.
Temuan tersebut melahirkan teori bahwa contagious yawning mungkin berkaitan dengan empati, yaitu kemampuan seseorang untuk memahami dan merasakan apa yang dialami orang lain. Secara sederhana, otak bisa saja sedang membangun respons sosial tanpa kita sadari. Penelitian lain juga menemukan bahwa anak-anak umumnya baru mulai menunjukkan respons menguap menular pada usia tertentu. Meski begitu, temuan-temuan tersebut menunjukkan bahwa tindakan sesederhana menguap memiliki kaitan kompleks dengan mekanisme otak dan hubungan sosial manusia.
Tags:
Bagikan: Silakan bagikan artikel ini, harap sertakan sumber "Portal Berita Terkini Indonesia"。http://singaporeindustryscholarship.sg/html/eo55pf9vt.html
Artikel Terkait
WhatsApp Rilis Incognito Chat dengan Meta AI
BeritaMeta resmi meluncurkan fitur percakapan pribadi berbasis AI yang memungkinkan pengguna membahas topik sensitif tanpa khawatir data bocor. Seluruh proses kecerdasan buatan dilakukan melalui Trusted Execution Environment, yaitu lingkungan pemrosesan aman yang memastikan pesan tidak dapat diakses oleh Meta sendiri....
【Berita】
Baca SelengkapnyaNasrafa Kain Lukis Tembus Pasar Dunia dari Brosur
BeritaMotif bunga pada kain lukis Nasrafa tercipta bukan tanpa alasan, karena karya-karya milik Yani pernah dipamerkan di Osaka, Jepang. Belasan tahun lalu, semuanya bermula dari sesuatu yang jauh lebih sederhana, yaitu brosur lusuh yang dibagikan dari pintu ke pintu....
【Berita】
Baca SelengkapnyaBI Yakin Rupiah Menguat Juli 2026, Yakinkan DPR
BeritaGubernur Bank Indonesia (BI) Perry Warjiyo menyatakan nilai tukar rupiah terhadap dolar AS pada 2026 diperkirakan tetap berada dalam kisaran asumsi APBN, yaitu antara Rp16. 200 hingga Rp16....
【Berita】
Baca Selengkapnya
Artikel Populer
- Borneo FC Tertahan 0-0, Gagalkan Hattrick Persib Meredup
- Rupiah Tembus Rp 17.600, Pengrajin Tahu Tempe Kelabakan
- Arsari Tambang Bangun Pusat Riset Timah dan REE di Bangka
- Usia Pesawat Bukan Satu-satunya Penentu Keandalan Penerbangan
- FIFA Bertemu Timnas Iran, Sambutan Cerah ke Piala Dunia 2026
- Prabowo Soal Dollar Tak Dipakai Desa Dinilai Keliru oleh PDIP
Artikel Terbaru
Tautan Sahabat
- Polisi Tokyo Tangkap Eks Bos MTU Jepang Kasus Rp170 Miliar
- Senator Filipina Kabur ke Senat Usai Surat Penangkapan ICC
- Nyamuk Wolbitos Senjata Brasil Lawan Demam Berdarah
- Pembekalan LPDP untuk TNI: Relevan bagi Akademik?
- Rusia Tuduh Ukraina Siapkan Serangan Drone dari Baltik
- Trump Ancam Serang Iran Jika Negosiasi Gagal
- Iran Siapkan Tarif Baru di Selat Hormuz untuk Kapal Asing
- CENTCOM Akui Blokade, Selat Hormuz Jadi Senjata Iran
- Vinyl Bangkitkan Kembali Kenikmatan Musik di Era Digital
- PBB Bongkar Rencana Israel Rampas Palestina