Lokasi: Properti >>
SPMB Jakarta 2026: Syarat Afirmasi, Domisili, Mutasi Orangtua
Properti44892 Dilihat
RingkasanSPMB Jakarta 2026 untuk jenjang SD menetapkan sejumlah syarat pendaftaran, termasuk ketentuan domisili yang tercatat dalam Kartu Keluarga (KK). Proses verifikasi data oleh pihak sekolah menjadi tahap penting yang menentukan kelanjutan pendaftaran....
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/SPMB-JAKARTA-2026-34543534.jpg)
SPMB Jakarta 2026 untuk jenjang SD menetapkan sejumlah syarat pendaftaran, termasuk ketentuan domisili yang tercatat dalam Kartu Keluarga (KK). Proses verifikasi data oleh pihak sekolah menjadi tahap penting yang menentukan kelanjutan pendaftaran. Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) Jakarta 2026 menyediakan beberapa jalur penerimaan, seperti afirmasi, domisili, dan mutasi, dengan kuota yang telah ditentukan.
Berdasarkan laman resmi SPMB Jakarta 2026, kuota Jalur Afirmasi sebanyak 20 persen dari daya tampung, termasuk kuota penyandang disabilitas sebanyak 2 murid per rombongan belajar. Sementara itu, kuota Jalur Domisili mencapai 77 persen dari daya tampung, dengan prioritas ditentukan berdasarkan domisili Calon Murid Baru (CMB). Apabila jumlah CMB yang mendaftar melalui Jalur Domisili melebihi daya tampung, maka seleksi dilakukan dengan urutan langkah tertentu. Jika kuota Jalur Domisili tidak terpenuhi, sisa kuota dilimpahkan ke PMB Tahap Kedua.
Kuota Jalur Mutasi ditetapkan sebesar persen dari daya tampung, yang meliputi beberapa kategori. Proses pendaftaran dan seleksi ini menjadi panduan bagi orang tua atau wali murid yang ingin mendaftarkan anaknya di jenjang SD melalui SPMB Jakarta 2026. Informasi lebih lengkap mengenai persyaratan dan tahapan dapat diakses melalui laman resmi SPMB Jakarta 2026.
Tags:
Bagikan: Silakan bagikan artikel ini, harap sertakan sumber "Portal Berita Terkini Indonesia"。http://singaporeindustryscholarship.sg/html/em9ecrnth.html
Artikel Terkait
Apple Batal Hadirkan Touch ID di Apple Watch
PropertiApple dikabarkan membatalkan rencana menghadirkan sensor sidik jari di Apple Watch karena masalah biaya produksi dan keterbatasan ruang untuk baterai di dalam perangkat. Rumor mengenai fitur ini sebenarnya sudah muncul sejak 2020 setelah ilustrasi paten memperlihatkan kemungkinan sensor sidik jari ditempatkan di bagian tombol Digital Crown....
【Properti】
Baca SelengkapnyaDewi Perssik Kurban 2 Sapi Jumbo di Idul Adha 2026
PropertiDewi Perssik membeli dua ekor sapi super jumbo dengan bobot fantastis untuk ibadah kurban tahun ini. Pedangdut yang akrab disapa Depe itu mengaku kemampuannya berkurban dalam jumlah besar tak lepas dari kondisi rezeki yang masih stabil....
【Properti】
Baca SelengkapnyaKuasa Hukum Sebut Itikad Insanul Fahmi di Kasus Mawa
PropertiTommy mengungkapkan alasan tersendiri yang membuatnya masih mau mengawal kasus pengusaha asal Medan, Sumatera Utara, Insanul, meskipun Mawa sebelumnya membongkar dugaan perselingkuhan dan melaporkan kasus tersebut. Tommy menyinggung soal itikad dari Insanul dalam menghadapi perkara ini, di mana dirinya menilai kliennya terus beritikad baik untuk menciptakan perdamaian sehingga Tommy tetap mendampingi....
【Properti】
Baca Selengkapnya
Artikel Populer
- Peralta Bawa Borneo FC Kalahkan Bali United 3-2
- Ashanty dan Anang Berangkat Haji, Dapat Pesan Aurel dan Atta
- Anak Deddy Dores Nekat Jual Mata, Sang Ayah Mengaku Gagal
- Ayu Aulia Tulis Kalimat Bijak Usai Dihujat Pengakuan Hubungan Pejabat R
- Veda Pratama Finis P4 di Moto3 Prancis 2026
- Ammar Zoni Curhat Tak Sanggup Dipindah ke Nusakambangan
Artikel Terbaru
Apple dan Intel Kembali Jalin Kerja Sama
Cinta Laura Jalani Operasi Akibat Jari Terbeset Pisau Daging
Kolaborasi Band Rock dan Heri Santoso Bangkitkan Musik Daerah
Kapal Jurnalis Indonesia Dicegat Israel, Chiki Fawzi Ceritakan Detik-Detik
Apple Perketat Akses Education Store di Berbagai Negara
Eza Gionino Bingung Status Istri Sah Tapi Pisah Agama
Tautan Sahabat
- Atur Ulang Jadwal BAB Agar Lebih Teratur
- Yani Panigoro: Kader TBC Bergerak dengan Hati
- DPR Minta Pemerintah Perkuat Mitigasi Puncak Haji
- Kemenkes: Hantavirus di Indonesia Ada Sejak 1991
- Penyakit Moya-moya Picu Stroke di Usia Muda, Kenali Gejala
- WHO Sebut Kantong Nikotin Rasa Permen Incar Remaja
- Pakar Ungkap Kerusakan Lingkungan Akibat Wabah Ebola
- Protein Hewani Kunci Asam Amino Esensial Tumbuh Kembang Anak
- WNA di Jakarta Kontak Erat dengan Pasien Hantavirus
- Kemenkes: PHBS Kunci Tangkal Ancaman Hantavirus