Lokasi: Properti >>
Jalur Mandiri UIN Bandung 2026 Dibuka, Cek Syaratnya
Properti218 Dilihat
RingkasanUIN Sunan Kalijaga Yogyakarta membuka sembilan jalur seleksi penerimaan mahasiswa baru untuk menjaring calon mahasiswa dari berbagai latar belakang prestasi, kemampuan akademik, hingga kebutuhan khusus. Jalur yang dibuka meliputi Tahfidz/Qiro’atul Kutub, Prestasi, Khusus Disabilitas, Khusus Moderasi Beragama, Lulusan MAN Terbaik, Portofolio SPAN-PTKIN, SNBP, SNBT, dan UM-PTKIN Computer Based Test (CBT)....
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/kampus-uin-sunan-gunung-djati-bandung-2024-dfgferh.jpg)
UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta membuka sembilan jalur seleksi penerimaan mahasiswa baru untuk menjaring calon mahasiswa dari berbagai latar belakang prestasi, kemampuan akademik, hingga kebutuhan khusus. Jalur yang dibuka meliputi Tahfidz/Qiro’atul Kutub, Prestasi, Khusus Disabilitas, Khusus Moderasi Beragama, Lulusan MAN Terbaik, Portofolio SPAN-PTKIN, SNBP, SNBT, dan UM-PTKIN Computer Based Test (CBT). Setiap jalur dirancang untuk mengakomodasi potensi calon mahasiswa dari sisi akademik, keagamaan, maupun kemampuan khusus lainnya.
Jalur Tahfidz/Qiro’atul Kutub diperuntukkan bagi calon mahasiswa yang memiliki hafalan Al-Qur’an minimal 10 juz atau kemampuan Qiro’atul Kutub. Jalur Prestasi menyasar calon mahasiswa dengan prestasi di bidang Seni dan Olahraga, Pramuka, PMR, Paskibra, atau Ketua OSIS minimal tingkat regional (kota/kabupaten). Jalur Disabilitas merupakan seleksi khusus bagi penyandang disabilitas yang memiliki potensi akademik dan motivasi belajar tinggi, diselenggarakan dengan prinsip inklusivitas, kesetaraan, dan keadilan dengan memperhatikan kebutuhan aksesibilitas peserta selama proses seleksi.
Jalur Khusus Moderasi Beragama ditujukan bagi calon mahasiswa yang memiliki komitmen terhadap nilai-nilai moderasi beragama, seperti toleransi, keadilan, keseimbangan, dan penghargaan terhadap keberagaman. Jalur ini bertujuan menjaring calon mahasiswa yang mampu berkontribusi dalam penguatan kehidupan beragama yang inklusif, harmonis, dan berlandaskan nilai keislaman yang rahmatan lil ‘alamin di lingkungan akademik.
Tags:
Bagikan: Silakan bagikan artikel ini, harap sertakan sumber "Portal Berita Terkini Indonesia"。http://singaporeindustryscholarship.sg/html/eex14xdmt.html
Artikel Terkait
Prabowo Panggil Gubernur BI, CEO Danantara, Menkeu Bahas Rupiah
PropertiPresiden Prabowo Subianto memanggil sejumlah menteri dan pejabat tinggi negara di Istana Kepresidenan, Jakarta, pada Senin (18/5/2026). Berdasarkan pantauan Tribunnews di lokasi, para pejabat yang hadir antara lain Menko Perekonomian Airlangga Hartarto, CEO Danantara sekaligus Menteri Investasi Rosan Roeslani, Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa, Gubernur BI Perry Warjiyo, dan Menteri ESDM Bahlil Lahadalia....
【Properti】
Baca SelengkapnyaWHO Tetapkan Darurat Ebola Global, Bandara Indonesia Siaga
PropertiDickey Budiman, epidemiolog dan pakar Keamanan Kesehatan Global dari Griffith University Australia, meminta masyarakat tidak panik menanggapi situasi penyebaran Ebola di Afrika. Menurutnya, meskipun situasi sangat serius, dunia tidak sedang mengarah pada pandemi baru seperti Covid-19....
【Properti】
Baca SelengkapnyaVirus Hanta Menular Lewat Kotoran Tikus, Waspadai Demam-Sesak
PropertiHantavirus menjadi perhatian karena sumber penularannya sangat dekat dengan kehidupan masyarakat sehari-hari, seperti rumah yang banyak tikus, gudang tertutup, hingga area bekas banjir. Plt Direktur Jenderal Penanggulangan Penyakit Kementerian Kesehatan RI, dr....
【Properti】
Baca Selengkapnya
Artikel Populer
- Kemenkes Temukan Hipertensi Meningkat pada Anak SMA
- Tidur Lama tapi Ngantuk dan Ngorok? Waspada Gangguan Jantung
- Puan Khawatir Hantavirus Meluas, Minta Antisipasi Pemerintah
- Food Noise Pemicu Obesitas, Pikiran Obsesif Ingin Makan
- DPR Soroti Kenaikan Komisi Marketplace Bebani UMKM
- DPR Minta Pemerintah Perkuat Mitigasi Puncak Haji
Artikel Terbaru
Rebalancing MSCI Dinilai Dorong Penguatan Pasar Modal
Kemenkes: Hantavirus di Indonesia Ada Sejak 1991
Kemenkes Awasi Pelaku Perjalanan Amerika Latin soal Hantavirus
Dokter Mata Beberkan Risiko Kebutaan Akibat Diabetes
Persija Kalahkan Persik 3-1, Witan Persembahkan untuk Jakmania
Hantavirus Sulit Dikenali, Gejala Mirip Flu hingga DBD
Tautan Sahabat
- BRI Consumer Expo 2026 Tawarkan Promo KPR, KKB, Cashback
- Prabowo Tanya Rupiah ke Purbaya Saat Serah Terima Rafale
- Telkom Catat TSR 35,7 Persen di 2025
- Pemulung Sampah Sukses Suplai Dapur MBG
- BKI Tekankan Standar Keselamatan Kapal Cepat Batam
- Prabowo Panggil Gubernur BI, CEO Danantara, Menkeu Bahas Rupiah
- Trading Smartphone Jadi Tren Baru di Asia Tenggara
- BI Didorong Naikkan Suku Bunga, Rupiah Melemah
- Mendag: Mayoritas UMKM Tak Tahu Cari Pembeli Luar Negeri
- Kunjungan Wisatawan Indonesia ke Korea Terus Meningkat