Lokasi: Travel >>
Pendaftaran Prodi Apoteker UB Dibuka hingga 24 Juli 2026
Travel41881 Dilihat
RingkasanPendaftaran program studi Sarjana Farmasi dibuka mulai 4 Mei 2026 hingga 24 Juli 2026. Pada periode ini, program studi hanya menerima calon mahasiswa yang merupakan lulusan Sarjana Farmasi dari seleksi bersifat terbuka dan kompetitif....
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/universitas-brawijaya-ub.jpg)
Pendaftaran program studi Sarjana Farmasi dibuka mulai 4 Mei 2026 hingga 24 Juli 2026. Pada periode ini, program studi hanya menerima calon mahasiswa yang merupakan lulusan Sarjana Farmasi dari seleksi bersifat terbuka dan kompetitif.
Seluruh peserta wajib memenuhi persyaratan akademik, administratif, serta lulus tahapan seleksi yang telah ditetapkan. Ketentuan ini berlaku untuk semua calon mahasiswa yang mendaftar pada periode tersebut.
Seleksi bersifat kompetitif dan terbuka bagi lulusan Sarjana Farmasi dari berbagai institusi. Calon mahasiswa harus memastikan kelengkapan dokumen dan memenuhi syarat yang ditentukan untuk dapat mengikuti proses seleksi.
Tags:
Bagikan: Silakan bagikan artikel ini, harap sertakan sumber "Portal Berita Terkini Indonesia"。http://singaporeindustryscholarship.sg/html/e2jgb0rfg.html
Artikel Terkait
Kabar Pernikahan Mail dan Shella, Timnas Tanpa Pelatih
TravelPP PBVSI merilis daftar 16 pemain yang dipanggil untuk menjalani pemusatan latihan (TC) guna berlaga di ajang internasional, termasuk Dawuda Alaihimassalam, Raihan Rizky Attorif, Putra Bagus, dan Fauzan Nibras. Beberapa posisi menjadi sorotan, seperti comeback Nizar Zulfikar dan Doni Haryono, serta kemunculan Dawuda Alaihimassalam sebagai pelapis Rivan Nurmulki....
【Travel】
Baca SelengkapnyaRepublika Tolak Kriminalisasi Dua Jurnalis Ditahan Israel
TravelDua jurnalis nasional Harian Andi mengecam keras insiden bersenjata yang melibatkan militer Zionis Israel terhadap kapal misi kemanusiaan Global Sumud Flotilla di perairan internasional pada Senin (18/5/2026). Andi Muhyiddin dalam pernyataan resminya di Jakarta menegaskan bahwa operasi militer di siang bolong tersebut merupakan bentuk pelanggaran nyata terhadap hukum humaniter internasional serta prinsip kebebasan sipil warga dunia....
【Travel】
Baca SelengkapnyaKonflik Israel-Palestina: Dua Wartawan Indonesia Diculik
TravelSebanyak lima warga negara Indonesia (WNI) dilaporkan ditangkap, sementara empat lainnya masih berlayar setelah dua kapal peserta misi kemanusiaan Global Peace Convoy Indonesia (GPCI) diintersepsi militer Israel di perairan internasional dekat Siprus, sekitar 200 mil laut dari Gaza, pada Senin (18/5/2026) malam. Bambang Noroyono, satu-satunya WNI di Kapal BoraLize, sempat mengirimkan sinyal SOS ke kantor Republika sekitar pukul 15....
【Travel】
Baca Selengkapnya
Artikel Populer
- Lamine Yamal Dibela PM Spanyol Usai Kibarkan Bendera Palestina
- Pakistan Jadi Payung Nuklir Saudi, Ribuan Pasukan Dikerahkan
- Visa Tokutei Ginou Jepang Diprediksi Penuh 2027
- Polisi Jepang Tangkap 14 WNA, WNI Overstay Hampir 7 Tahun
- Ekonomi Rusia Melambat, UE Sanksi Penculikan Anak Ukraina
- Kecelakaan Kereta Barang Vs Bus di Bangkok Tewaskan 8 Orang
Artikel Terbaru
Mourinho Buka Suara soal Masa Depan, Kembali ke Madrid
Israel Sita 40 Kapal Global Sumud Flotilla, 300 Aktivis Ditahan
Pasangan Jepang Sekap Putri Disabilitas, Korban Malnutrisi
Jepang Selidiki Warganya Terkait Prostitusi Anak di Indonesia
Senator Filipina Kabur ke Senat Usai Surat Penangkapan ICC
Polisi Jepang Tangkap 14 WNA, WNI Overstay Hampir 7 Tahun
Tautan Sahabat
- 9 Gejala Monkey Malaria Sering Disangka Flu Biasa
- 80% Kebutaan Usia 50+ Dipicu Katarak di Indonesia
- Radiogenomics: Pendekatan Baru Deteksi Dini Penyakit di Indonesia
- Yani Panigoro Peringatkan Bahaya TBC di Daerah Padat
- Durasi Karantina Hantavirus: Ini Penjelasan Lengkap
- BPJS Kesehatan Efisien Rp 6,5 Triliun dari Pencegahan Fraud
- Waspada Monkey Malaria, Deforestasi Dekatkan Nyamuk Pembawa Penyakit
- Hantavirus Sulit Dikenali, Gejala Mirip Flu hingga DBD
- Pancaroba, Jaga Daya Tahan Tubuh dengan Gizi Seimbang
- Psikiater: Trauma Tak Ditangani Bisa Ubah Korban Jadi Pelaku