Lokasi: Properti >>
Kemenag Buka Jalur Akselerasi S2-S3 di BIB 2026
Properti28896 Dilihat
RingkasanKementerian Agama (Kemenag) meluncurkan program baru yang memungkinkan peserta menempuh pendidikan magister hingga doktor dalam satu jalur studi terintegrasi. Program tersebut pertama kali dibuka pada tahun 2026 sebagai upaya memperluas akses pendidikan tinggi bagi alumni pendidikan keagamaan di Indonesia....
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/BIB-Kemenag-2026-Buka-Jalur-Akselerasi.jpg)
Kementerian Agama (Kemenag) meluncurkan program baru yang memungkinkan peserta menempuh pendidikan magister hingga doktor dalam satu jalur studi terintegrasi. Program tersebut pertama kali dibuka pada tahun 2026 sebagai upaya memperluas akses pendidikan tinggi bagi alumni pendidikan keagamaan di Indonesia. Kepala Pusat Pembiayaan Pendidikan Agama dan Pendidikan Keagamaan (Puspenma) Kemenag,Ruchman Basori, mengatakan skema ini dirancang untuk mempercepat lahirnya akademisi unggul dari lingkungan pendidikan keagamaan.
"Melalui program ini, peserta cukup mengikuti satu kali seleksi untuk memperoleh akses studi magister yang terintegrasi langsung dengan program doktor," ujar Ruchman. Dalam skema PMLD, peserta yang lolos seleksi tidak perlu kembali mendaftar untuk jenjang doktor karena jalur pendidikan telah tersambung secara otomatis hingga tingkat S3 di kampus tujuan. Peserta akan menjalani masa studi total selama 4,5 tahun, terdiri atas 18 bulan pendidikan magister dan 36 bulan pendidikan doktor.
Menurut Ruchman, program ini diperuntukkan bagi lulusan baru pendidikan keagamaan dengan usia maksimal 25 tahun agar dapat melanjutkan studi tanpa jeda akademik. "Jadi peserta tidak perlu mendaftar ulang untuk jenjang berikutnya. Setelah diterima di program ini, jalur studi sudah tersambung hingga doktor di kampus tujuan yang dipilih," jelasnya. Ia menilai model akselerasi tersebut mampu memperkuat kualitas sumber daya manusia keagamaan, khususnya dalam mencetak akademisi, peneliti, dan pemimpin intelektual di bidang studi Islam.
Tags:
Bagikan: Silakan bagikan artikel ini, harap sertakan sumber "Portal Berita Terkini Indonesia"。http://singaporeindustryscholarship.sg/html/e1yhndd15.html
Artikel Terkait
RI Kecam Mandulnya Dewan Keamanan PBB
PropertiIndonesia melontarkan kritik tajam terhadap sistem multilateral global yang dinilai lumpuh dan tidak lagi efektif karena negara-negara berpengaruh justru melanggar aturan yang mereka buat sendiri. Kritik keras ini disampaikan Staf Khusus Menteri Luar Negeri RI untuk Penguatan Kebijakan Isu Multilateral, Tri Tharyat, dalam forum Pertemuan Tingkat Tinggi BRICS 2026 di New Delhi, India, pada Jumat (15/5/2026)....
【Properti】
Baca SelengkapnyaOperasi Sindoor Ubah Dinamika Konflik India-Pakistan
PropertiIndia meluncurkan Operasi Sindoor yang menyerang sembilan target terkait Lashkar-e-Taiba (LeT) dan Jaish-e-Mohammed (JeM), termasuk markas LeT di Muridke dan kompleks JeM di Bahawalpur, demikian dikutip dari National Interest pada Kamis (14/5/2026). Pakistan saat itu menolak argumen tersebut dan menilai dampak utama Operasi Sindoor bukan hanya kerusakan fisik terhadap target militan, melainkan perubahan perhitungan biaya politik dan militer terkait terorisme lintas batas....
【Properti】
Baca SelengkapnyaErupsi Gunung Dukono Tewaskan Pengantin Baru di Halmahera
PropertiGunung Dukono di Halmahera Utara, Maluku Utara meletus hebat pada Jumat, 8 Mei 2026 pukul 07. 41 WIT dengan kolom abu mencapai 10....
【Properti】
Baca Selengkapnya
Artikel Populer
- Lille Finis Ketiga, Calvin Verdonk Tampil di Liga Champions
- ICC Ancam Tangkap Menkeu Israel atas Dugaan Apartheid
- Nyamuk Wolbitos Senjata Brasil Lawan Demam Berdarah
- Polisi Malaysia Tangkap 20 WNI Perempuan dalam Penggerebekan
- Leo/Daniel Juara Thailand Open, Pelatih Peringatkan Konsistensi
- Petani Tiongkok Stroke saat Berjualan, Warga Borong 4 Ton Apel
Artikel Terbaru
Casemiro Bisa Bertahan Lebih Lama di MU Jika Carrick Datang Lebih Awal
Iran dan Oman Rancang Mekanisme Transit Baru Selat Hormuz
Erupsi Gunung Dukono Tewaskan Pengantin Baru di Halmahera
PPI Jerman Gelar LDK 5.0 Perkuat Kepemimpinan Pelajar
Kecelakaan Kerja di Shiga Jepang Tertinggi, 13 WNI Jadi Korban
Trump Sebut Gencatan Senjata Kritis, Iran Siap Hadapi Segala Risiko
Tautan Sahabat
- Rupiah Anjlok ke Rp 17.735, Tertekan FOMO Valas
- Indonesia Negara Paling Tahan Krisis Energi, Ini Faktornya
- Pedagang Tahu Kupat Manahan Bertahan di Tengah Sulitnya Ekonomi
- IHSG Terancam Anjlok Imbas Pelemahan Rupiah
- Arsari Tambang Bangun Pusat Riset Timah dan REE di Bangka
- Defisit APBN 2026 Tembus Rp164,4 Triliun per April
- Menkeu Guyur Pasar Obligasi Rp2 Triliun Tiap Hari Redam Rupiah
- Aktivitas Ekonomi Warga Lesu Imbas Industri Nikel Melambat
- Menteri Amran Pecat ASN Kementan yang Jadi DPO
- IHSG Tertekan MSCI, Investor Waspadai Arus Dana Asing