Lokasi: Gaya Hidup >>
Kunci Jawaban IPAS Kelas 5 SD Halaman 174 Uji Kompetensi
Gaya Hidup4 Dilihat
RingkasanEnergi bunyi merupakan materi yang dibahas dalam buku pelajaran sebagai energi yang dihasilkan dari benda bergetar sehingga menimbulkan suara yang dapat didengar oleh telinga. Bunyi tidak akan muncul jika tidak ada getaran....
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/Sekolah-Rakyat-Surabaya-Pola-Pembelajaran-Full-Day-School_20260118_165139.jpg)
Energi bunyi merupakan materi yang dibahas dalam buku pelajaran sebagai energi yang dihasilkan dari benda bergetar sehingga menimbulkan suara yang dapat didengar oleh telinga. Bunyi tidak akan muncul jika tidak ada getaran. Semakin kuat getaran suatu benda, biasanya bunyi yang dihasilkan juga semakin keras.
Dalam latihan soal kali ini, siswa diminta menjawab pertanyaan terkait aktivitas yang ada pada halaman tersebut. Kunci jawaban ini digunakan sebagai panduan dan pembanding oleh orang tua untuk mengoreksi pekerjaan anak. Soal pertama meminta siswa menentukan apakah pernyataan berikut benar atau salah beserta alasannya.
Pernyataan a: "Kita tidak dapat mendengar suara saat menyelam di dalam kolam renang." Jawabannya adalah salah karena bunyi dapat merambat melalui zat cair seperti air. Oleh karena itu, saat menyelam di kolam renang kita masih dapat mendengar suara, meskipun terdengar berbeda dibandingkan di udara. Pernyataan b: "Tujuan pemasangan busa/karpet di dinding bioskop adalah untuk mencegah pemantulan bunyi." Jawabannya adalah benar karena bahan tersebut berfungsi sebagai peredam suara guna mengurangi gema dan kebisingan.
Tags:
Bagikan: Silakan bagikan artikel ini, harap sertakan sumber "Portal Berita Terkini Indonesia"。http://singaporeindustryscholarship.sg/html/e0tkteklf.html
Artikel Terkait
3 Bintang Piala Dunia Pernah Bermain di Liga Indonesia
Gaya HidupSetelah Indonesia merdeka pada tahun 1945, Garuda belum pernah tampil di putaran final Piala Dunia, dan penantian panjang itu kembali berlanjut di edisi 2026 mendatang setelah langkah Timnas Indonesia terhenti di babak keempat Kualifikasi Piala Dunia 2026 Zona Asia. Meskipun Indonesia belum mendapatkan kesempatan bersaing di level dunia, sepak bola tanah air tidak asing dengan para pemain bintang kelas global....
Baca SelengkapnyaWabah Ebola, Kemenkes Larang Konsumsi Hewan Liar
Gaya HidupWHO baru saja menetapkan status darurat kesehatan masyarakat global akibat merebaknya wabah Ebola di Kongo dan Uganda. Direktur Jenderal WHO, Tedros Adhanom Ghebreyesus, mengungkapkan lebih dari 300 kasus suspek bergejala berat telah terdeteksi dengan angka kematian mencapai 88 korban jiwa....
Baca SelengkapnyaPenyakit Moya-moya Picu Stroke di Usia Muda, Kenali Gejala
Gaya HidupPenyakit moya-moya merupakan kondisi langka yang menyebabkan penyempitan pembuluh darah otak secara perlahan namun progresif, demikian dijelaskan oleh dr. Muhammad Hafif, Sp....
Baca Selengkapnya
Artikel Populer
- Dua Peluang Juara Cristiano Ronaldo Lenyap dalam Lima Hari
- Waspada Stroke saat Tubuh Tiba-tiba Limbung dan Sempoyongan
- Virus Hanta Menular Lewat Kotoran Tikus, Waspadai Demam-Sesak
- Indonesia Masuk Enam Besar Dunia Kasus Zero Dose Imunisasi
- Toyota Setop Produksi Veloz Bensin Sejak Februari 2026
- BPOM Awasi Rokok Elektrik Cegah Penyalahgunaan
Artikel Terbaru
Ayah di Bandung Sekap Anak dan Ancam Bakar Rumah
Kemenkes: Hantavirus di Indonesia Ada Sejak 1991
El Nino Godzilla Tingkatkan Risiko Gizi Buruk dan Stunting Anak
Kemenkes Siaga Hantavirus, Siapkan Ribuan Tempat Tidur dan PCR
Polisi Geledah Ponpes Ponorogo Usai Pimpinan Tersangka Pencabulan
Waspada Stroke saat Tubuh Tiba-tiba Limbung dan Sempoyongan
Tautan Sahabat
- Prabowo Bentuk Danantara, Ekspor SDA Satu Pintu
- Okupansi Perkantoran Segitiga Emas Jakarta Tembus 72 Persen
- Pidato Prabowo Pertegas Arsitektur Ekonomi dan Ideologi
- Bank Raya Gelar RUPST 2026, Saham Setujui Agenda Strategis
- Produk Palet Desa BRILiaN Kemudo Klaten Tembus Pasar Amerika
- Purbaya Lantik 8 Pejabat Baru, Ingatkan Tanggung Jawab
- IHSG Terancam Anjlok Imbas Pelemahan Rupiah
- Pertamina Operasikan Dua Kapal Gas Jaga Pasokan LPG
- IHSG Anjlok 2 Persen Lebih, Tinggalkan Level 6.600
- Rupiah Tembus Rp17.508, Pasar Mulai Khawatir