Lokasi: Kuliner >>
Kemenag Buka Jalur Akselerasi S2-S3 di BIB 2026
Kuliner568 Dilihat
RingkasanKementerian Agama (Kemenag) meluncurkan program baru yang memungkinkan peserta menempuh pendidikan magister hingga doktor dalam satu jalur studi terintegrasi. Program tersebut pertama kali dibuka pada tahun 2026 sebagai upaya memperluas akses pendidikan tinggi bagi alumni pendidikan keagamaan di Indonesia....
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/BIB-Kemenag-2026-Buka-Jalur-Akselerasi.jpg)
Kementerian Agama (Kemenag) meluncurkan program baru yang memungkinkan peserta menempuh pendidikan magister hingga doktor dalam satu jalur studi terintegrasi. Program tersebut pertama kali dibuka pada tahun 2026 sebagai upaya memperluas akses pendidikan tinggi bagi alumni pendidikan keagamaan di Indonesia. Kepala Pusat Pembiayaan Pendidikan Agama dan Pendidikan Keagamaan (Puspenma) Kemenag,Ruchman Basori, mengatakan skema ini dirancang untuk mempercepat lahirnya akademisi unggul dari lingkungan pendidikan keagamaan.
"Melalui program ini, peserta cukup mengikuti satu kali seleksi untuk memperoleh akses studi magister yang terintegrasi langsung dengan program doktor," ujar Ruchman. Dalam skema PMLD, peserta yang lolos seleksi tidak perlu kembali mendaftar untuk jenjang doktor karena jalur pendidikan telah tersambung secara otomatis hingga tingkat S3 di kampus tujuan. Peserta akan menjalani masa studi total selama 4,5 tahun, terdiri atas 18 bulan pendidikan magister dan 36 bulan pendidikan doktor.
Menurut Ruchman, program ini diperuntukkan bagi lulusan baru pendidikan keagamaan dengan usia maksimal 25 tahun agar dapat melanjutkan studi tanpa jeda akademik. "Jadi peserta tidak perlu mendaftar ulang untuk jenjang berikutnya. Setelah diterima di program ini, jalur studi sudah tersambung hingga doktor di kampus tujuan yang dipilih," jelasnya. Ia menilai model akselerasi tersebut mampu memperkuat kualitas sumber daya manusia keagamaan, khususnya dalam mencetak akademisi, peneliti, dan pemimpin intelektual di bidang studi Islam.
Tags:
Bagikan: Silakan bagikan artikel ini, harap sertakan sumber "Portal Berita Terkini Indonesia"。http://singaporeindustryscholarship.sg/html/dz254vlo2.html
Artikel Terkait
Manchester United Bidik JJ Gabriel untuk Debut Termuda
KulinerSetan Merah sudah mengamankan tiket Liga Champions sebagai hadiah tertinggi yang tersisa. Target selanjutnya bagi Manchester United adalah memastikan diri menempati peringkat ketiga....
【Kuliner】
Baca SelengkapnyaHipertensi dan Jantung Kini Ancaman Usia 20-30 Tahun
KulinerPeningkatan kasus penyakit jantung pada anak muda menjadi alarm serius bagi Indonesia. Para ahli medis mengungkapkan lonjakan ini berkaitan erat dengan buruknya pola hidup masyarakat modern saat ini....
【Kuliner】
Baca SelengkapnyaDurasi Karantina Hantavirus: Ini Penjelasan Lengkap
KulinerPertanyaan tentang durasi pemantauan medis bagi mereka yang terpapar penyakit sering muncul di masyarakat. Hantavirus umumnya menular melalui kontak dengan urine, feses, atau air liur hewan pengerat seperti tikus....
【Kuliner】
Baca Selengkapnya
Artikel Populer
- Alex Marquez Alami Kecelakaan Motor Salto di MotoGP Catalunya
- Lemas Lansia Bukan Hanya Usia, Waspada Hipoglikemia
- El Nino Picu Kebakaran Hutan, Asap Ancam Anak Pneumonia
- Kemenkes: PHBS Kunci Tangkal Ancaman Hantavirus
- Trump Spam 20 Konten AI Serang Musuh Termasuk Iran
- Puan Khawatir Hantavirus Meluas, Minta Antisipasi Pemerintah
Artikel Terbaru
Kecelakaan Kerja di Shiga Jepang Tertinggi, 13 WNI Jadi Korban
Lemas Lansia Bukan Hanya Usia, Waspada Hipoglikemia
Lansia Diabetes Wajib Aktif Cegah Luka Busuk
PHERINI Disetujui Tenaga Kesehatan untuk Ketiak Cerah
John Herdman Bidik 5 Pemain Naturalisasi untuk Piala Asia 2027
Hipertensi dan Jantung Kini Ancaman Usia 20-30 Tahun
Tautan Sahabat
- Generasi Muda Didorong Berkiprah di Industri Sawit
- Menteri Amran Pecat ASN Kementan yang Jadi DPO
- Kunjungan Wisatawan Indonesia ke Korea Terus Meningkat
- RI Dorong Jadi Hub Storage Minyak ASEAN
- Rupiah Ambrol, Dolar AS Tembus Rp17.750 di Money Changer
- Menteri Amran Minta Pelaku Beras Oplosan Dihukum Berat
- IHSG Terancam Anjlok Imbas Pelemahan Rupiah
- IHSG Anjlok 2 Persen Lebih, Tinggalkan Level 6.600
- Kenaikan Komisi Marketplace Disorot DPR Bebani UMKM
- Penjualan Rumah Second Meningkat, Prospek Pasar Properti Cerah