Lokasi: Pendidikan >>
Kemenag Buka Beasiswa Double Degree Inggris 2026
Pendidikan658 Dilihat
RingkasanKementerian Agama (Kemenag) melalui Pusat Pembiayaan Pendidikan Agama dan Pendidikan Keagamaan (Puspenma) memperluas program Master Double Degree dengan SOAS University of London pada tahun 2025. Program ini merupakan bagian dari Beasiswa Indonesia Bangkit (BIB) Kemenag 2026 yang sebelumnya telah berjalan, dan kini melibatkan UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta serta UIN Alauddin Makassar sebagai mitra kerja sama internasional....
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/Beasiswa-BIB-Kemenag-2026.jpg)
Kementerian Agama (Kemenag) melalui Pusat Pembiayaan Pendidikan Agama dan Pendidikan Keagamaan (Puspenma) memperluas program Master Double Degree dengan SOAS University of London pada tahun 2025. Program ini merupakan bagian dari Beasiswa Indonesia Bangkit (BIB) Kemenag 2026 yang sebelumnya telah berjalan, dan kini melibatkan UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta serta UIN Alauddin Makassar sebagai mitra kerja sama internasional.
Kepala Puspenma Kemenag, Ruchman Basori, menjelaskan bahwa perluasan kerja sama ini mencerminkan komitmen strategis terhadap kolaborasi internasional dan pengembangan kepemimpinan di sektor pendidikan tinggi keagamaan Indonesia. "Ini mendukung pengembangan cendekiawan dan profesional yang terhubung secara global," ungkap Ruchman. Siti Maria Ulfa, selaku Ketua Tim Beasiswa Pendidikan Tinggi Keagamaan PUSPENMA, menambahkan bahwa program ini diperuntukkan bagi calon mahasiswa yang ingin meraih pengalaman akademik internasional dan berkontribusi pada pengembangan pendidikan di Indonesia.
Pendaftar program Beasiswa Indonesia Bangkit (BIB) Kemenag harus memenuhi sejumlah persyaratan, termasuk memiliki sertifikat tes ETS (www.ets.org) atau IELTS (www.ielts.org) yang diterbitkan lembaga resmi. Program ini dibuka mulai 1 April 2026 hingga 31 Mei 2026, dan informasi lengkap mengenai beasiswa dapat diakses melalui website resmi Kemenag.
Tags:
Bagikan: Silakan bagikan artikel ini, harap sertakan sumber "Portal Berita Terkini Indonesia"。http://singaporeindustryscholarship.sg/html/dyc4uicf8.html
Artikel Terkait
WHO Peringatkan Krisis Kesehatan Mental di Ukraina
PendidikanPresiden Ukraina Volodymyr Zelenskyy langsung mendatangi lokasi serangan dan meletakkan mawar merah di reruntuhan gedung pada hari ke-1. 543 perang, Sabtu (16/5/2026)....
Baca SelengkapnyaCahaya Biru Ponsel Ganggu Tidur? Ini Kata Ahli
PendidikanIndustri kacamata pemblokir cahaya biru berkembang pesat karena tubuh manusia secara alami diprogram untuk bangun saat cahaya siang yang kaya. Para ilmuwan di University of Oxford menjelaskan bahwa cahaya yang masuk ke mata membantu menyinkronkan jam biologis tubuh dengan siklus terang-gelap alami siang dan malam....
Baca Selengkapnya6 Cara Sederhana Jaga Metabolisme untuk Turunkan Berat Badan
PendidikanStudi terbaru dalam jurnal Science yang meneliti data dari 6. 500 orang berbagai usia mengungkap kabar baik khusus untuk perempuan....
Baca Selengkapnya
Artikel Populer
- Anggota DPR Bantah Garudayaksa FC Promosi karena Prabowo
- Food Noise Pemicu Obesitas, Pikiran Obsesif Ingin Makan
- 9 Gejala Monkey Malaria Sering Disangka Flu Biasa
- WHO Peringatkan 12 Negara soal Virus Hanta di Kapal Pesiar
- Curacao Tunjuk Dick Advocaat 30 Hari Jelang Piala Dunia 2026
- Cahaya Biru Ponsel Ganggu Tidur? Ini Kata Ahli
Artikel Terbaru
Kunci Gitar Stevan Pasaribu: Lama Tak Bermalam Minggu
Tidur Lama tapi Ngantuk dan Ngorok? Waspada Gangguan Jantung
Kesemutan Bukan Karena Duduk Lama, Waspadai Tanda Bahaya
Virus Hanta Menular Lewat Kotoran Tikus, Waspadai Demam-Sesak
Raim Laode Rilis Kunci Gitar Babak Terakhir
WHO: Hantavirus Berbeda dari Covid-19, Jangan Panik
Tautan Sahabat
- WHO Dalami Vaksin Uji Coba untuk Lawan Ebola
- Lemas Lansia Bukan Hanya Usia, Waspada Hipoglikemia
- Hantavirus Sulit Dikenali, Gejala Mirip Flu hingga DBD
- DPR Minta Pemerintah Perkuat Mitigasi Puncak Haji
- Mikroplastik Ditemukan di Otak Manusia, Ini Kata Ilmuwan
- WHO: Hantavirus Berbeda dari Covid-19, Jangan Panik
- Virus Hanta Menular Lewat Kotoran Tikus, Waspadai Demam-Sesak
- El Nino Ekstrem: Ancaman DBD dan Gangguan Pencernaan Anak
- Siswa SD Lombok Meninggal Usai Aksi Freestyle, Bahaya Medis Terungkap
- Menkes Ungkap Obesitas Pangkas Kualitas Hidup Manusia