Lokasi: Pendidikan >>
Kunci Jawaban PJOK Kelas 4 Halaman 155 Kurikulum Merdeka
Pendidikan5566 Dilihat
RingkasanSebuah soal latihan mengukur denyut nadi menguji kemampuan siswa dalam mengisi bagian yang hilang dengan kata yang tepat. Andika Suhendar merasa lemas setelah denyut nadinya terhitung 55 kali per menit....
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/SISWA-SD-BELAJAR-10.jpg)
Sebuah soal latihan mengukur denyut nadi menguji kemampuan siswa dalam mengisi bagian yang hilang dengan kata yang tepat. Andika Suhendar merasa lemas setelah denyut nadinya terhitung 55 kali per menit. Dari data tersebut, guru menyimpulkan kondisi kebugaran Andika sedang tidak baik dan menyarankannya untuk beristirahat. Dalam kondisi bugar, Andika dikenal sebagai anak periang yang suka bergaul dan aktif dalam aktivitas fisik seperti pelajaran olahraga.
Soal tersebut merupakan bagian dari latihan mengisi titik-titik dalam paragraf dengan isian kata yang sesuai dari kotak jawaban. Data denyut nadi Andika yang rendah menunjukkan kebugarannya sedang menurun, sehingga ia perlu pemulihan. Aktivitas fisik yang biasanya dilakukan Andika saat sehat mencakup interaksi sosial dan partisipasi dalam pelajaran olahraga.
Latihan ini mengajarkan siswa untuk menghubungkan data medis sederhana dengan kondisi kebugaran seseorang. Hasil pengukuran denyut nadi Andika menjadi indikator utama dalam menentukan saran istirahat dari guru. Pemahaman tentang denyut nadi normal dan faktor yang memengaruhinya penting untuk menjaga kesehatan dan kebugaran tubuh.
Tags:
Bagikan: Silakan bagikan artikel ini, harap sertakan sumber "Portal Berita Terkini Indonesia"。http://singaporeindustryscholarship.sg/html/dpcmyzhc1.html
Artikel Terkait
Lautaro Sejajar Legenda, Chivu Dua Kali Double Winner
PendidikanInter Milan meraih gelar ganda musim ini setelah mengalahkan Lazio di final Coppa Italia. Kemenangan ini membangkitkan kembali memori era keemasan Nerazzurri saat meraih treble winner di bawah asuhan José Mourinho pada 2009/2010....
Baca SelengkapnyaWHO Tetapkan Darurat Ebola Global, Bandara Indonesia Siaga
PendidikanDickey Budiman, epidemiolog dan pakar Keamanan Kesehatan Global dari Griffith University Australia, meminta masyarakat tidak panik menanggapi situasi penyebaran Ebola di Afrika. Menurutnya, meskipun situasi sangat serius, dunia tidak sedang mengarah pada pandemi baru seperti Covid-19....
Baca SelengkapnyaHantavirus Tewaskan 3 Orang di Indonesia, Terbaru Kalbar
PendidikanHantavirus kembali menjadi perhatian global setelah terdeteksi di Kalimantan Barat dan menyebabkan satu pasien meninggal dunia pada Maret 2026. Gubernur Kalimantan Barat, Harisson, mengonfirmasi temuan satu kasus virus Hanta berdasarkan hasil pemeriksaan spesimen yang dikirim oleh Dinkes Provinsi....
Baca Selengkapnya
Artikel Populer
- Kursi Trump Lebih Pendek dari Xi Jinping, Sengaja?
- Food Noise Pemicu Obesitas, Pikiran Obsesif Ingin Makan
- Hipertensi dan Jantung Kini Ancaman Usia 20-30 Tahun
- Diet Suntik Tak Hanya Hilangkan Lemak, Otot Juga Terbakar
- Israel Darurat Kekurangan 12.000 Tentara, Perwira Senior Angkat Bicara
- Kemenkes Temukan Hipertensi Meningkat pada Anak SMA
Artikel Terbaru
Kunci Gitar Pelarian Keisya Levronka Mudah Dimainkan
Dongeng dan Permainan Edukatif Hibur Pasien Kanker Cilik Bandung
Kemenkes: Hantavirus di Indonesia Ada Sejak 1991
WHO Tetapkan Darurat Ebola Global, Bandara Indonesia Siaga
Transformasi Digital Tingkatkan Kebutuhan Backup Data Aman
Berdebar Naik Tangga, Waspada Gangguan Irama Jantung
Tautan Sahabat
- Jokowi Keliling Indonesia: Blusukan Biasa atau Politik?
- Larangan Potong Kuku Sebelum Kurban Menurut Ulama
- Pengacara Sesalkan Tuntutan Ringan 3 Oknum TNI Pembunuh
- Kopda Feri Dituntut 10 Tahun dan Dipecat
- Komisi III DPR Minta Komunitas Motor Tak Sekadar Touring
- Primus Yustisio Minta Gubernur BI Perry Mundur karena Rupiah
- SMAN 1 Pontianak Minta Maaf, Tolak Final LCC MPR
- Hari Kebangkitan Nasional 2026: Tanggal, Ucapan, dan Sejarah
- Curigai Rismon, Dokter Tifa Buka Jalur Baru Ijazah Jokowi
- PBNU Diminta Rangkul Semua Kader Potensial Jelang Muktamar