Lokasi: Hiburan >>
SPMB Jakarta 2026: Syarat Afirmasi, Domisili, Mutasi Orangtua
Hiburan9342 Dilihat
RingkasanSPMB Jakarta 2026 untuk jenjang SD menetapkan sejumlah syarat pendaftaran, termasuk ketentuan domisili yang tercatat dalam Kartu Keluarga (KK). Proses verifikasi data oleh pihak sekolah menjadi tahap penting yang menentukan kelanjutan pendaftaran....
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/SPMB-JAKARTA-2026-34543534.jpg)
SPMB Jakarta 2026 untuk jenjang SD menetapkan sejumlah syarat pendaftaran, termasuk ketentuan domisili yang tercatat dalam Kartu Keluarga (KK). Proses verifikasi data oleh pihak sekolah menjadi tahap penting yang menentukan kelanjutan pendaftaran. Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) Jakarta 2026 menyediakan beberapa jalur penerimaan, seperti afirmasi, domisili, dan mutasi, dengan kuota yang telah ditentukan.
Berdasarkan laman resmi SPMB Jakarta 2026, kuota Jalur Afirmasi sebanyak 20 persen dari daya tampung, termasuk kuota penyandang disabilitas sebanyak 2 murid per rombongan belajar. Sementara itu, kuota Jalur Domisili mencapai 77 persen dari daya tampung, dengan prioritas ditentukan berdasarkan domisili Calon Murid Baru (CMB). Apabila jumlah CMB yang mendaftar melalui Jalur Domisili melebihi daya tampung, maka seleksi dilakukan dengan urutan langkah tertentu. Jika kuota Jalur Domisili tidak terpenuhi, sisa kuota dilimpahkan ke PMB Tahap Kedua.
Kuota Jalur Mutasi ditetapkan sebesar persen dari daya tampung, yang meliputi beberapa kategori. Proses pendaftaran dan seleksi ini menjadi panduan bagi orang tua atau wali murid yang ingin mendaftarkan anaknya di jenjang SD melalui SPMB Jakarta 2026. Informasi lebih lengkap mengenai persyaratan dan tahapan dapat diakses melalui laman resmi SPMB Jakarta 2026.
Tags:
Bagikan: Silakan bagikan artikel ini, harap sertakan sumber "Portal Berita Terkini Indonesia"。http://singaporeindustryscholarship.sg/html/dmmwvo2dy.html
Artikel Terkait
Lemas Lansia Bukan Hanya Usia, Waspada Hipoglikemia
Hiburandr Agus mengungkapkan bahwa lansia sering tidak menunjukkan gejala khas saat mengalami hipoglikemia, berbeda dengan orang muda yang biasanya merasakan pusing atau keringat dingin. Kondisi diam ini justru berbahaya karena keluarga kerap terlambat menyadari penurunan drastis gula darah pada lansia....
【Hiburan】
Baca Selengkapnya36 Kapolda Terbaru: Mayoritas Lulusan Akpol 1994
HiburanSigit menyatakan penyesuaian tersebut dilakukan sesuai dengan arahan Pangdam pada Rabu (13/5/2026). Sebelumnya, Sigit telah melakukan mutasi besar-besaran di tubuh Polri pada Kamis, 7 Mei 2026....
【Hiburan】
Baca SelengkapnyaMK Tolak Gugatan UU LLAJ, Dorong Deteksi Kantuk Sopir
HiburanMahkamah Konstitusi (MK) mendorong pemanfaatan teknologi deteksi kelelahan pengemudi guna menekan angka kecelakaan lalu lintas. Hakim Konstitusi Daniel Yusmic menyampaikan hal tersebut dalam pertimbangan putusan perkara nomor 101/PUU-XXIV/2026 terkait uji materi Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan (UU LLAJ)....
【Hiburan】
Baca Selengkapnya
Artikel Populer
- Marsekal Muda Budhi Achmadi Beri Pesan di Pernikahan Perak
- Pakar Sebut Prabowo Tak Paham Soal Investasi Desa
- Menteri ESDM Bahlil Pastikan Energi Nasional Aman
- MK Soroti QR Code Produk Makanan Tidak Aktif
- Persib Wajib Waspada, Persijap Siap Rusak Pesta Juara
- Agenda Jokowi Keliling Indonesia, Yunarto Sebut Untungkan PSI
Artikel Terbaru
Pemerintah Patok Harga Ekspor Emas 150.555 Dolar AS
5 Contoh Pidato Singkat Hari Kebangkitan Nasional 2026
Ferry Latuhihin Ramal Dolar Rp25 Ribu, Minta Menkeu Diganti
Jokowi Keliling Indonesia Juni 2026, Kesehatan 99 Persen Pulih
Indang Maryati Tolak Final Ulang LCC Empat Pilar
Primus Yustisio Minta Gubernur BI Mundur, Rupiah Melemah
Tautan Sahabat
- WHO Peringatkan 12 Negara soal Virus Hanta di Kapal Pesiar
- Durasi Karantina Hantavirus: Ini Penjelasan Lengkap
- PCOS Berganti Nama Jadi PMOS, Bukan Hanya Soal Kista
- Tidur Lama tapi Ngantuk dan Ngorok? Waspada Gangguan Jantung
- Preeklampsia Ancaman Serius Ibu Hamil, Deteksi Dini Penting
- 9 Gejala Monkey Malaria Sering Disangka Flu Biasa
- WHO: Hantavirus Berbeda dari Covid-19, Jangan Panik
- 6 Cara Sederhana Jaga Metabolisme untuk Turunkan Berat Badan
- El Nino Picu Kebakaran Hutan, Asap Ancam Anak Pneumonia
- Food Noise Pemicu Obesitas, Pikiran Obsesif Ingin Makan