Lokasi: Kuliner >>
Kemenag Buka Jalur Akselerasi BIB 2026 S2-S3
Kuliner7212 Dilihat
RingkasanKementerian Agama (Kemenag) meluncurkan Program Magister Langsung Doktor (PMLD) sebagai terobosan baru yang memungkinkan peserta menempuh pendidikan magister hingga doktor dalam satu jalur studi terintegrasi. Program tersebut pertama kali dibuka pada tahun 2026 sebagai upaya memperluas akses pendidikan tinggi bagi alumni pendidikan keagamaan di Indonesia....
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/BIB-Kemenag-2026-Buka-Jalur-Akselerasi.jpg)
Kementerian Agama (Kemenag) meluncurkan Program Magister Langsung Doktor (PMLD) sebagai terobosan baru yang memungkinkan peserta menempuh pendidikan magister hingga doktor dalam satu jalur studi terintegrasi. Program tersebut pertama kali dibuka pada tahun 2026 sebagai upaya memperluas akses pendidikan tinggi bagi alumni pendidikan keagamaan di Indonesia. Kepala Pusat Pembiayaan Pendidikan Agama dan Pendidikan Keagamaan (Puspenma) Kemenag, Ruchman Basori, mengatakan skema ini dirancang untuk mempercepat lahirnya akademisi unggul dari lingkungan pendidikan keagamaan.
"Melalui program ini, peserta cukup mengikuti satu kali seleksi untuk memperoleh akses studi magister yang terintegrasi langsung dengan program doktor," ujar Ruchman. Dalam skema PMLD, peserta yang lolos seleksi tidak perlu kembali mendaftar untuk jenjang doktor karena jalur pendidikan telah tersambung secara otomatis hingga tingkat S3 di kampus tujuan. Peserta akan menjalani masa studi total selama 4,5 tahun, terdiri atas 18 bulan pendidikan magister dan 36 bulan pendidikan doktor.
Menurut Ruchman, program ini diperuntukkan bagi lulusan baru pendidikan keagamaan dengan usia maksimal 25 tahun agar dapat melanjutkan studi tanpa jeda akademik. "Jadi peserta tidak perlu mendaftar ulang untuk jenjang berikutnya. Setelah diterima di program ini, jalur studi sudah tersambung hingga doktor di kampus tujuan yang dipilih," jelasnya. Ruchman menilai model akselerasi tersebut mampu memperkuat kualitas sumber daya manusia keagamaan, khususnya dalam mencetak akademisi, peneliti, dan pemimpin intelektual di bidang studi Islam.
Tags:
Bagikan: Silakan bagikan artikel ini, harap sertakan sumber "Portal Berita Terkini Indonesia"。http://singaporeindustryscholarship.sg/html/dg02spd72.html
Artikel Terkait
Kunci Gitar 8 Letters Why Don't We Viral TikTok
KulinerLagu 8 Letters dari grup Why Don't We kembali viral di aplikasi TikTok dengan kutipan lirik 'when I close my eyes. It's you there in my mind'....
【Kuliner】
Baca SelengkapnyaJennifer Coppen Minta Restu Orang Tua Dali Wassink Jelang Nikah
KulinerJennifer Coppen mengaku sudah meminta restu kepada keluarga mendiang Dali Wassink, terutama orang tuanya, menjelang pernikahannya dengan Justin Quincy Hubner. Dali Wassink meninggal dunia pada 18 Juli 2024 akibat kecelakaan motor tunggal....
【Kuliner】
Baca SelengkapnyaKamelia Fokus Keadilan Ammar Zoni, Tunda Rencana Nikah
KulinerKamelia mengaku saat ini mengesampingkan urusan asmara dengan Ammar hingga rencana pernikahan. Wanita yang dikenal sebagai dokter gigi itu menyebut dirinya ikhlas membantu Ammar meskipun nantinya tak berjodoh dengan sang aktor....
【Kuliner】
Baca Selengkapnya
Artikel Populer
- Baterai Maju Tapi Konsumsi Daya Masih Boros
- Ruben Onsu Kena Tipu Rp5,5 Miliar, Pelaku Kenal Raffi Ahmad
- Menggambar Bahasa Emosi Anak, Orang Tua Jangan Menghakimi
- Menggambar Bahasa Emosi Anak, Orang Tua Jangan Menghakimi
- Kunci Gitar Laut Kidul Viral TikTok Mudun Srengenge
- Rain Ring Bell Dinanti 4 Juta Penonton, Yang Yang Bintangi
Artikel Terbaru
2 Bek Arsenal Diragukan Tampil di Perburuan Gelar Liga
Dewi Perssik Kurban 2 Sapi Jumbo di Idul Adha 2026
Alyssa Daguise Murka Nama Putrinya Jadi Candaan
Sarwendah Dituding Ritual di Gunung Kawi, Kuasa Hukum Bicara
Kunci Gitar Pelarian Keisya Levronka Mudah Dimainkan
Jennifer Coppen Cemburu Lihat Kamari Dekat dengan Kekasih
Tautan Sahabat
- IHSG Anjlok, Investor Bereaksi Negatif ke Pernyataan Prabowo
- BRI KPR Permudah Masyarakat Miliki Properti Fleksibel
- Rupiah Anjlok ke Rp 17.735, Tertekan FOMO Valas
- IBC Mulai Produksi BESS Juli 2026 Dukung Target 100 GW
- Rupiah Tembus Rp17.500, Harga Pangan-Elektronik-Obat Melonjak
- Koperasi Diajak Garap Pasar Luar Negeri Lewat Jejaring Global
- BI Yakin Rupiah Menguat Juli 2026, Yakinkan DPR
- Rupiah Terancam Rp17.600, BI Diminta Jaga Kepercayaan Investor
- Lesu Akibat Industri Nikel Melambat, Ekonomi Warga Tertekan
- Rupiah Tembus Rp17.508, Pasar Mulai Khawatir