Lokasi: Kesehatan >>

Jalur Mandiri UIN Bandung 2026 Dibuka, Ini Syaratnya

Kesehatan45191 Dilihat

RingkasanUIN Sunan Kalijaga Yogyakarta membuka 10 jalur penerimaan mahasiswa baru untuk menjaring calon mahasiswa dari berbagai latar belakang prestasi, kemampuan akademik, hingga kebutuhan khusus. Jalur-jalur tersebut meliputi Tahfidz/Qiro'atul Kutub, Prestasi, Khusus Disabilitas, Khusus Moderasi Beragama, Lulusan MAN Terbaik, Portofolio SPAN-PTKIN, SNBP, SNBT, UM-PTKIN, dan Computer Based Test (CBT)....

Jalur Mandiri UIN Bandung 2026 Dibuka,<strong></strong> Ini Syaratnya

UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta membuka 10 jalur penerimaan mahasiswa baru untuk menjaring calon mahasiswa dari berbagai latar belakang prestasi, kemampuan akademik, hingga kebutuhan khusus. Jalur-jalur tersebut meliputi Tahfidz/Qiro'atul Kutub, Prestasi, Khusus Disabilitas, Khusus Moderasi Beragama, Lulusan MAN Terbaik, Portofolio SPAN-PTKIN, SNBP, SNBT, UM-PTKIN, dan Computer Based Test (CBT).

Jalur Tahfidz/Qiro'atul Kutub diperuntukkan bagi calon mahasiswa dengan hafalan Al-Qur'an minimal 10 juz atau kemampuan Qiro'atul Kutub. Sementara itu, Jalur Prestasi menyasar calon mahasiswa berprestasi di bidang Seni dan Olahraga, Pramuka, PMR, Paskibra, atau Ketua OSIS minimal tingkat regional (Kota/Kabupaten). Jalur Disabilitas dirancang khusus bagi penyandang disabilitas dengan potensi akademik dan motivasi belajar tinggi, mengedepankan prinsip inklusivitas, kesetaraan, dan keadilan dengan memperhatikan aksesibilitas selama seleksi.

Jalur Khusus Moderasi Beragama menargetkan calon mahasiswa berkomitmen pada nilai-nilai toleransi, keadilan, keseimbangan, dan penghargaan terhadap keberagaman. Jalur ini bertujuan menjaring individu yang mampu berkontribusi memperkuat kehidupan beragama inklusif, harmonis, dan berlandaskan nilai keislaman rahmatan lil 'alamin di lingkungan akademik. Setiap jalur dirancang untuk mengakomodasi potensi calon mahasiswa, baik dari sisi akademik, keagamaan, maupun kemampuan khusus lainnya.

Tags:

Artikel Terkait

  • Ketum NOC Temui Menkeu Bahas Anggaran Atlet

    Kesehatan

    Okto selaku Ketua Umum Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) mengambil langkah strategis dengan mengirimkan surat resmi kepada Menteri Keuangan pada Senin lalu untuk meminta dialog langsung terkait kebijakan anggaran olahraga. Langkah tersebut diambil menyusul hasil rapat anggota yang menyepakati perlunya komunikasi intensif dengan regulator....

    Kesehatan

    Baca Selengkapnya
  • Dongeng dan Permainan Edukatif Hibur Pasien Kanker Cilik Bandung

    Kesehatan

    Ketua YPBLC, Julian Bongsoikrama, menyatakan kegiatan sosial tersebut menjadi ruang berbagi sekaligus sarana membangun karakter dan kreativitas anak. "Kampus dan yayasan bukan hanya ruang akademik, tetapi juga tempat di mana kita mengasah kreativitas, keberanian tampil, dan kemampuan berkolaborasi untuk tujuan mulia kemanusiaan," ujar Julian dalam keterangannya, Selasa (12/5/2026)....

    Kesehatan

    Baca Selengkapnya
  • 1,2 Juta Anak Alami Wasting, GTM dan Picky Eater Disorot

    Kesehatan

    Anak yang tampak ceria dan lincah sering dianggap sehat, namun para ahli mengingatkan bahwa kondisi tersebut belum tentu menandakan anak bebas dari masalah gizi. Masalah gizi pada anak dinilai masih menjadi tantangan besar di Indonesia dan kerap terlambat disadari oleh orang tua....

    Kesehatan

    Baca Selengkapnya