Lokasi: Travel >>
Unair Buka Jalur Mandiri UTBK Plus 2026, Cek Syarat
Travel76 Dilihat
RingkasanJalur Mandiri UTBK Plus Unair 2026 merupakan seleksi penerimaan mahasiswa baru yang menggunakan nilai UTBK-SNBT 2026 dan hasil tes mata pelajaran sesuai program studi pilihan. Tes mata pelajaran dilaksanakan melalui Computer Based Test (CBT) di kampus Universitas Airlangga Surabaya....
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/universitas-airlangga-unair.jpg)
Jalur Mandiri UTBK Plus Unair 2026 merupakan seleksi penerimaan mahasiswa baru yang menggunakan nilai UTBK-SNBT 2026 dan hasil tes mata pelajaran sesuai program studi pilihan. Tes mata pelajaran dilaksanakan melalui Computer Based Test (CBT) di kampus Universitas Airlangga Surabaya. Pendaftar jalur mandiri ini wajib memiliki nilai UTBK-SNBT 2026.
Pendaftaran Jalur Mandiri UTBK Plus Unair 2026 dibuka mulai 11 Mei hingga 8 Juni 2026. Proses pendaftaran dilakukan secara online melalui laman pendaftaran.unair.ac.id. Sebelum mengisi formulir pendaftaran online, calon pendaftar diwajibkan memiliki akun pendaftaran yang akan digunakan sebagai login ke dalam Sistem Pendaftaran Online Universitas Airlangga.
Simak persyaratan, tata cara pendaftaran, dan jadwal seleksi Jalur Mandiri UTBK Plus Unair 2026 selengkapnya di bawah ini. Informasi lebih detail mengenai prosedur dan ketentuan dapat diakses melalui portal resmi universitas.
Tags:
Bagikan: Silakan bagikan artikel ini, harap sertakan sumber "Portal Berita Terkini Indonesia"。http://singaporeindustryscholarship.sg/html/csseaevf5.html
Artikel Terkait
RRQ Hoshi Kalah 0-2 dari Geek Fam, Gagal ke Playoff
TravelRRQ Hoshi kembali menelan kekalahan di MPL ID S17, sehingga secara matematis tim berjuluk Raja dari Segala Raja itu harus mengubur mimpinya melaju ke babak playoff. Kekalahan ini memupuskan harapan RRQ Hoshi untuk melanjutkan perjalanan di kompetisi Mobile Legends musim ini....
【Travel】
Baca SelengkapnyaKemenkes Siaga Hantavirus, Siapkan Ribuan Tempat Tidur dan PCR
TravelPemerintah Indonesia memastikan kesiapan sistem kesehatan nasional dalam menghadapi penyakit infeksi emerging, dengan menyatakan seluruh fasilitas mulai dari rumah sakit rujukan, ketersediaan alat PCR, alat pelindung diri (APD), hingga tempat tidur isolasi dan ICU dalam kondisi cukup. Saat ini terdapat 198 rumah sakit jejaring pengampuan penyakit infeksi emerging di seluruh Indonesia, dan dari jumlah tersebut, sebanyak 21 rumah sakit sentinel telah disiapkan di 20 provinsi....
【Travel】
Baca SelengkapnyaStudi: 60% Anak Muda Urban Pilih Swadiagnosis Saat Sakit
TravelPenelitian pada Maret–Mei 2026 dengan metode mixed-method melibatkan 448 responden dari kota besar seperti Jabodetabek, Bandung, Surabaya, Semarang, dan Yogyakarta. Ketua peneliti sekaligus Pendiri HCC, Dr....
【Travel】
Baca Selengkapnya
Artikel Populer
- Peretas Susupi Sistem Bahan Bakar AS, Iran Didalangi
- Kemenkes Awasi Minuman Manis, Nutri-Level Tekan Stroke dan Gagal Ginjal
- Pancaroba, Jaga Daya Tahan Tubuh dengan Gizi Seimbang
- PCOS Berganti Nama Jadi PMOS, Bukan Hanya Soal Kista
- Raim Laode Rilis Kunci Gitar Babak Terakhir
- Wabah Ebola, Kemenkes Larang Konsumsi Hewan Liar
Artikel Terbaru
PPI Jerman Gelar LDK 5.0 Perkuat Kepemimpinan Pelajar
PHERINI Disetujui Tenaga Kesehatan untuk Ketiak Cerah
PCOS Berganti Nama Jadi PMOS, Bukan Hanya Soal Kista
Kemenkes Awasi Minuman Manis, Nutri-Level Tekan Stroke dan Gagal Ginjal
Adam Alis Beberkan Kunci Tampil Gacor Bungkam Persija
Studi: 60% Anak Muda Urban Pilih Swadiagnosis Saat Sakit
Tautan Sahabat
- Prakiraan Cuaca Pontianak Besok: Pagi Cerah, Malam Berawan
- Polisi Ungkap Cekcok di Kamar Sebelum Pembunuhan di Kebumen
- Yohanes 3 Kali Peralat Anggota Ambil Paket Narkoba
- Pelaku Penyekapan Mahasiswi Nunukan Ditembak Polisi
- Retribusi Sampah Dibayar Non Tunai Cegah Kebocoran
- Pemotor Nekat Masuk Tol, Pengejaran Libatkan Pengguna Jalan
- Siswi SMAN 1 Pontianak Protes Juri LCC MPR, Ini Sosoknya
- Remaja Bogor Tewas Digigit Mainan Ular Berbisa, Viral
- ART Tersangka Kasus Kematian Bocah Akibat Pengobatan Mistik
- Rumah Bersejarah dr Sardjito di Yogya Dilego ke Pengembang