Lokasi: Berita >>
SPMB Bandung 2026: Jadwal, Syarat, dan Ketentuan Lengkap
Berita8 Dilihat
RingkasanPendataan untuk jenjang TK dimulai pada 22-26 Juni 2026 melalui website resmi SPMB Kota Bandung. Proses penerimaan murid baru dilakukan melalui beberapa jalur, mulai dari domisili, afirmasi, mutasi, hingga prestasi dengan jadwal dan persyaratan yang berbeda di tiap jenjang pendidikan....
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/SPMB-KOTA-BANDUNG-34534534.jpg)
Pendataan untuk jenjang TK dimulai pada 22-26 Juni 2026 melalui website resmiSPMB Kota Bandung. Proses penerimaan murid baru dilakukan melalui beberapa jalur, mulai dari domisili, afirmasi, mutasi, hingga prestasi dengan jadwal dan persyaratan yang berbeda di tiap jenjang pendidikan.
Orang tua dan calon peserta didik diimbau memperhatikan tahapan pendataan, pendaftaran, seleksi, hingga daftar ulang agar tidak melewatkan jadwal yang telah ditentukan. Mengutip laman resmi SPMB Kota Bandung 2026, berikut informasi selengkapnya mengenai alur dan jadwal penerimaan.
Setiap jalur penerimaan memiliki ketentuan khusus yang harus dipenuhi oleh peserta didik. Pemerintah Kota Bandung melalui Dinas Pendidikan memastikan proses ini berjalan transparan dan akuntabel demi pemerataan akses pendidikan bagi seluruh warga.
Tags:
Bagikan: Silakan bagikan artikel ini, harap sertakan sumber "Portal Berita Terkini Indonesia"。http://singaporeindustryscholarship.sg/html/crldba6wi.html
Artikel Terkait
Kunci Gitar Pelarian Keisya Levronka Mudah Dimainkan
BeritaKeisya Levronka kembali memikat hati pencinta musik tanah air melalui lagu terbarunya berjudul "Pelarian" yang dirilis pada 13 Mei 2026. Penyanyi dan aktris asal Malang, Jawa Timur ini mengangkat tema emosional tentang seseorang yang hanya dijadikan tempat singgah setelah pasangannya patah hati dari orang lain....
【Berita】
Baca SelengkapnyaWabah Ebola, Kemenkes Larang Konsumsi Hewan Liar
BeritaWHO baru saja menetapkan status darurat kesehatan masyarakat global akibat merebaknya wabah Ebola di Kongo dan Uganda. Direktur Jenderal WHO, Tedros Adhanom Ghebreyesus, mengungkapkan lebih dari 300 kasus suspek bergejala berat telah terdeteksi dengan angka kematian mencapai 88 korban jiwa....
【Berita】
Baca SelengkapnyaWaspada Monkey Malaria, Deforestasi Dekatkan Nyamuk Pembawa Penyakit
BeritaDr Inke Nadia Diniyanti Lubis, Dokter spesialis anak konsultan infeksi penyakit tropik dari Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI), mengungkapkan bahwa masih banyak masyarakat Indonesia yang belum memahami ancaman penyakit Monkey Malaria. "Saya tahu di Indonesia ini masih banyak sekali masyarakat yang belum cukup paham," ujarnya dalam media briefing virtual pada Kamis (14/5/2026)....
【Berita】
Baca Selengkapnya
Artikel Populer
- Aktivis Sumud Flotilla Berpelukan Usai Diculik Kapal Israel
- WHO Tetapkan Darurat Ebola Global, Bandara Indonesia Siaga
- Hantavirus Tewaskan 3 Orang di Indonesia, Terbaru Kalbar
- PHERINI Disetujui Tenaga Kesehatan untuk Ketiak Cerah
- Iran Kirim Pesan Keras ke AS di BRICS: Siap Perang dan Diplomasi
- Hantavirus, Leptospirosis, Pes: Beda Penyakit dari Tikus
Artikel Terbaru
Google Bocorkan Fitur Tersembunyi Fitbit Air
Terapi Sel Punca Dokter Kardiovaskular Pulihkan Jantung
PCOS Berganti Nama Jadi PMOS, Bukan Hanya Soal Kista
Hantavirus Bukti Nyata Ancaman Zoonosis dari Hewan
Isyana/Rinjani ke Perempatfinal Thailand Open Usai Adu Setting
Cahaya Biru Ponsel Ganggu Tidur? Ini Kata Ahli
Tautan Sahabat
- Syifa Hadju Sebut Soleil Bayi Tercantik yang Pernah Dilihat
- Anang Tunda Wisuda Demi Rayakan Kelulusan Bersama Ashanty
- Sarwendah Unggah Momen Bareng Jordi Onsu Singgung Fitnah
- Orang Tua Paksa Target Prestasi, Les Seni Bikin Anak Stres
- Ahmad Dhani Sebut Laporan Lita Gading Naik Sidik
- Bang Madit Islam KTP Ingin Haji Setelah Puluhan Kali Umrah
- Sarwendah Dituding Ritual di Gunung Kawi, Kuasa Hukum Bicara
- Jennifer Coppen Kagumi Cara Justin Hubner Luluhkan Sang Putri
- Wardatina Mawa Bersyukur Setelah Berpisah dari Insanul Fahmi
- Ayu Ting Ting Buka Suara soal Pria di Bioskop