Lokasi: Travel >>

Iran Kirim Pesan Keras ke AS di BRICS: Siap Perang dan Diplomasi

Travel6 Dilihat

RingkasanMenteri Luar Negeri Iran, Abbas Araghchi, dalam pidatonya pada Pertemuan Menteri Luar Negeri BRICS di India, Kamis (14/5/2026), mengecam Washington dan Tel Aviv atas apa yang disebutnya sebagai "agresi brutal dan ilegal" terhadap Iran. Araghchi menegaskan bahwa Iran tidak dapat dipatahkan dan justru menjadi lebih kuat serta lebih bersatu ketika berada di bawah tekanan....

Iran Kirim Pesan Keras ke AS di BRICS: Siap Perang dan Diplomasi

Menteri Luar Negeri Iran, Abbas Araghchi, dalam pidatonya pada Pertemuan Menteri Luar Negeri BRICS di India, Kamis (14/5/2026), mengecam Washington dan Tel Aviv atas apa yang disebutnya sebagai "agresi brutal dan ilegal" terhadap Iran. Araghchi menegaskan bahwa Iran tidak dapat dipatahkan dan justru menjadi lebih kuat serta lebih bersatu ketika berada di bawah tekanan. Ia juga menyampaikan pesan langsung kepada negara-negara yang menekan Iran, seraya menekankan ketangguhan bangsa Iran.

Di tengah retorika kerasnya, Araghchi tetap membuka ruang bagi diplomasi. "Iran siap bertempur, tetapi juga siap mengejar dan mempertahankan diplomasi," ujarnya. Pernyataan ini menunjukkan sikap ganda Teheran yang siap berkonfrontasi namun tidak menutup pintu negosiasi. Araghchi mengingatkan bahwa dunia saat ini tengah bergerak menuju sistem multipolar yang lebih adil, meskipun sistem tersebut masih rapuh.

"Yang dulu hanya menjadi idealisme ambisius kini telah menjadi kenyataan. Namun kenyataan itu masih rapuh," kata Araghchi. Menurutnya, kekuatan-kekuatan lama yang disebutnya sebagai "imperialis" kini berusaha mempertahankan dominasi global melalui tekanan dan agresi. Pernyataan Araghchi di forum BRICS ini menegaskan posisi Iran yang tetap vokal dalam menentang hegemoni Barat, sambil berupaya memperkuat aliansi dengan negara-negara berkembang.

Tags:

Artikel Terkait