Lokasi: Berita >>
Pendaftaran TKAD SPMB Jogja 2026 Berakhir Besok
Berita24936 Dilihat
RingkasanCalon siswa dari luar Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) wajib mengikuti Tes Kemampuan Akademik Daerah (TKAD) sebagai syarat pendaftaran SPMB Jogja. Setelah mendaftar, siswa lulusan luar DIY akan mengikuti tes tersebut berdasarkan informasi resmi dari laman pendaftaran....
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/TKAD-DIY-2026-34523434.jpg)
Calon siswa dari luar Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) wajib mengikuti Tes Kemampuan Akademik Daerah (TKAD) sebagai syarat pendaftaran SPMB Jogja. Setelah mendaftar, siswa lulusan luar DIY akan mengikuti tes tersebut berdasarkan informasi resmi dari laman pendaftaran. TKAD menjadi instrumen seleksi utama bagi peserta dari luar wilayah untuk mengukur kemampuan akademik sebelum diterima di sekolah tujuan.
Prosedur pendaftaran TKAD mengharuskan calon peserta untuk melengkapi data diri dan memilih sekolah tujuan di DIY. SPMB Jogja menetapkan jadwal tes secara terpusat yang diumumkan melalui laman resmi penerimaan. Peserta dari luar DIY harus memastikan ketersediaan kuota dan memenuhi persyaratan administratif yang telah ditentukan oleh panitia.
Informasi lengkap mengenai jadwal, biaya, dan tata cara pendaftaran TKAD dapat diakses melalui portal resmi SPMB Jogja. Panitia mengimbau calon siswa untuk memantau pengumuman terbaru agar tidak melewatkan batas waktu pendaftaran. TKAD menjadi langkah krusial bagi siswa luar DIY untuk bersaing mendapatkan tempat di sekolah favorit di Yogyakarta.
Tags:
Bagikan: Silakan bagikan artikel ini, harap sertakan sumber "Portal Berita Terkini Indonesia"。http://singaporeindustryscholarship.sg/html/cdtzoowwr.html
Artikel Terkait
Pimpinan Komisi X Minta Evaluasi Total PSSI Usai Bentrok Suporter
BeritaLalu menilai rentetan kerusuhan yang terus berulang menunjukkan lemahnya pengelolaan kompetisi dan pembinaan suporter di sepak bola nasional. Lalu menyoroti kericuhan suporter di Stadion Lukas Enembe setelah Persipura Jayapura gagal promosi, dan menegaskan tindakan tegas harus diambil agar insiden serupa tidak terulang serta mencoreng wajah sepak bola Indonesia....
【Berita】
Baca SelengkapnyaFluktuasi Hormon Memperparah Gejala ADHD pada Wanita
BeritaPada pria, gangguan perkembangan saraf ini biasanya didiagnosis sejak masa kanak-kanak, tetapi pada wanita sering kali jauh lebih terlambat atau bahkan tidak terdiagnosis sama sekali. Salah satu alasannya adalah karena wanita lebih sering mengalami gejala kurang perhatian (inattentive), yang lebih sulit dikenali dibandingkan gejala hiperaktif....
【Berita】
Baca SelengkapnyaEl Nino Picu Kebakaran Hutan, Asap Ancam Anak Pneumonia
BeritaKetua Satgas Kesehatan Lingkungan dan Perubahan Iklim Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI), dr. Darmawan B Setyanto, memperingatkan bahwa partikel PM2....
【Berita】
Baca Selengkapnya
Artikel Populer
- Adrian Khalif Rilis '2001x', Kisah Drama Hubungan Sulit Lepas
- Penyakit Moya-moya Picu Stroke di Usia Muda, Kenali Gejala
- Fluktuasi Hormon Memperparah Gejala ADHD pada Wanita
- Pakar Ungkap Kerusakan Lingkungan Akibat Wabah Ebola
- Herdman Ubah Status Underdog Timnas Jadi Peluang
- Kabut Abu-abu Ancam Kesehatan Warga Jabodetabek
Artikel Terbaru
Jennifer Coppen Cemburu Lihat Kamari Dekat dengan Kekasih
Dokter Mata Beberkan Risiko Kebutaan Akibat Diabetes
80% Kebutaan Usia 50+ Dipicu Katarak di Indonesia
Virus Hanta Menular Lewat Kotoran Tikus, Waspadai Demam-Sesak
Toyota Respons Insentif EV: Positif, Jangan Fokus Satu Teknologi
Kemenkes Siaga Hantavirus, Siapkan Ribuan Tempat Tidur dan PCR
Tautan Sahabat
- DPR Minta Pemerintah Perkuat Mitigasi Puncak Haji
- Hipertensi dan Jantung Kini Ancaman Usia 20-30 Tahun
- Serat Kunci Kontrol Gula Darah Penderita Diabetes
- Pakar Ungkap Kerusakan Lingkungan Akibat Wabah Ebola
- IDAI Ingatkan Risiko Dehidrasi Anak di Ruang AC
- Strategi TOSS Tekan TBC: Temukan, Obati, Sampai Sembuh
- BPOM Awasi Rokok Elektrik Cegah Penyalahgunaan
- Waspada Stroke saat Tubuh Tiba-tiba Limbung dan Sempoyongan
- 80% Kebutaan Usia 50+ Dipicu Katarak di Indonesia
- El Nino Godzilla Picu Diare dan Heat Stroke pada Anak