Lokasi: Kuliner >>
Kunci Jawaban Bahasa Indonesia Kelas 9 Halaman 142
Kuliner64 Dilihat
RingkasanBuku Bahasa Indonesia Kelas 9 halaman 142 Kurikulum Merdeka karya Yeti Islamawati dan Maman yang diterbitkan Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi tahun 2021 memuat latihan mengidentifikasi unsur tokoh dan latar dalam legenda. Latihan ini merupakan bagian dari Bab 4: Meneladani Pesan Moral dalam Legenda yang bertujuan membantu siswa memahami materi yang sedang dipelajari....
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/SISWA-SMP-BELAJAR-01.jpg)
Buku Bahasa Indonesia Kelas 9 halaman 142 Kurikulum Merdeka karya Yeti Islamawati dan Maman yang diterbitkan Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi tahun 2021 memuat latihan mengidentifikasi unsur tokoh dan latar dalam legenda. Latihan ini merupakan bagian dari Bab 4: Meneladani Pesan Moral dalam Legenda yang bertujuan membantu siswa memahami materi yang sedang dipelajari.
Siswa diminta menyimak legenda terlebih dahulu, kemudian mengidentifikasi unsur tokoh dan latar menggunakan tabel yang telah disediakan. Beberapa bukti kutipan dari teks legenda antara lain: “Raja Sadik memimpin bersama istrinya, Ratu Gumira. Mereka sangat dicintai rakyat karena kebijaksanaan dan kebaikan hatinya.” Kutipan lain menyebutkan “Ratu Gumira menenangkannya seraya menyampaikan bahwa itu hanya mimpi semata.” serta “Ratu Gumira melahirkan seorang putra tampan yang diberi nama Pangeran Aditya.”
Latihan ini dirancang untuk memudahkan pekerjaan siswa dalam mengidentifikasi tokoh-tokoh seperti Raja Sadik, Ratu Gumira, dan Pangeran Aditya, serta latar tempat dan suasana yang tergambar dalam cerita legenda tersebut.
Tags:
Bagikan: Silakan bagikan artikel ini, harap sertakan sumber "Portal Berita Terkini Indonesia"。http://singaporeindustryscholarship.sg/html/c68jtpfp3.html
Artikel Terkait
RI Kecam Mandulnya Dewan Keamanan PBB
KulinerIndonesia melontarkan kritik tajam terhadap sistem multilateral global yang dinilai lumpuh dan tidak lagi efektif karena negara-negara berpengaruh justru melanggar aturan yang mereka buat sendiri. Kritik keras ini disampaikan Staf Khusus Menteri Luar Negeri RI untuk Penguatan Kebijakan Isu Multilateral, Tri Tharyat, dalam forum Pertemuan Tingkat Tinggi BRICS 2026 di New Delhi, India, pada Jumat (15/5/2026)....
【Kuliner】
Baca SelengkapnyaEl Nino Picu Kebakaran Hutan, Asap Ancam Anak Pneumonia
KulinerKetua Satgas Kesehatan Lingkungan dan Perubahan Iklim Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI), dr. Darmawan B Setyanto, memperingatkan bahwa partikel PM2....
【Kuliner】
Baca SelengkapnyaHantavirus, Leptospirosis, Pes: Beda Penyakit dari Tikus
KulinerPenyakit akibat tikus memiliki perbedaan mendasar meskipun sama-sama ditularkan oleh hewan pengerat. Dokter Spesialis Penyakit Dalam RSUP Dr....
【Kuliner】
Baca Selengkapnya
Artikel Populer
- 16 Pemain Termasuk Rivan dan Nizar Dipanggil Pelatnas Voli
- Kesemutan Bukan Karena Duduk Lama, Waspadai Tanda Bahaya
- Avigan, Obat Jepang, Berpotensi Lawan Hantavirus
- Mikroplastik Ditemukan di Otak Manusia, Ini Kata Ilmuwan
- Kode Redeem FC Mobile 19 Mei 2026, Klaim Sekarang
- Berdebar Naik Tangga, Waspada Gangguan Irama Jantung
Artikel Terbaru
Spotify Kembalikan Logo Lama Setelah Banjir Kritik
Kemenkes Pastikan Infrastruktur Kesehatan Siap Lawan Hantavirus
El Nino Picu Kebakaran Hutan, Asap Ancam Anak Pneumonia
PHERINI Disetujui Tenaga Kesehatan untuk Ketiak Cerah
Penyiar Jepang Soroti Diplomasi Takaichi ke Indonesia
Wabah Ebola, Kemenkes Larang Konsumsi Hewan Liar
Tautan Sahabat
- Rupiah Tembus Rp17.600, IHSG Merosot 4,26 Persen
- Lemonilo Ekspansi Pasar Internasional di SIAL Shanghai 2026
- Harga Emas Antam 12 Mei 2026 Meroket ke Rp2.859.000
- Trading Smartphone Jadi Tren Baru di Asia Tenggara
- IHSG Ambruk 3,08 Persen ke 6.396, Ini Pemicunya
- Telkom Solution Perkuat Transformasi Digital BUMN dengan AI
- IBC Usul Insentif EV Berbasis Komponen Baterai untuk Hilirisasi
- KAI Jual 504 Ribu Tiket Long Weekend, Yogyakarta Favorit
- Jamu Mbok Moncer Desa BRILiaN Klaten Tembus Pasar Luar Daerah
- Prabowo Soal Dollar Tak Dipakai Desa Dinilai Keliru oleh PDIP