Lokasi: Pendidikan >>
SIT Darul Abidin Ajarkan Siswa Kendalikan AI, Bukan Jadi Pengguna
Pendidikan4742 Dilihat
RingkasanInternational Scratch Day 2026 bertajuk "Scratch in the Age of AI, Igniting Creativity and Problem Solving" sukses digelar di Aula SIT Darul Abidin pada Jumat (22/5/2026). Acara ini dihadiri oleh sejumlah tokoh penting, di antaranya Pakar Teknis Capaian Pembelajaran Koding Kemendikdasmen Yogi Anggraena, Kepala Dinas Pendidikan Kota, serta jajaran pimpinan sekolah, guru, komite, orang tua murid, dan tamu undangan....
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/Sekolah-Islam-Terpadu-SIT-Darul-Abidin-menggelar-International-Scratch-Day-2026.jpg)
International Scratch Day 2026 bertajuk "Scratch in the Age of AI, Igniting Creativity and Problem Solving" sukses digelar di Aula SIT Darul Abidin pada Jumat (22/5/2026). Acara ini dihadiri oleh sejumlah tokoh penting, di antaranya Pakar Teknis Capaian Pembelajaran Koding KemendikdasmenYogi Anggraena, Kepala Dinas Pendidikan Kota, serta jajaran pimpinan sekolah, guru, komite, orang tua murid, dan tamu undangan.
Kepala Litbang SIT Darul AbidinEndah Tri Kusumawati menegaskan komitmen sekolah dalam memberikan pendidikan yang relevan dengan perkembangan zaman. Menurutnya, kemajuan teknologi harus disikapi secara positif dan penuh tanggung jawab. "Kami mendidik anak-anak sesuai zamannya. Melalui program ini, kita ingin anak-anak bukan hanya bertindak sebagai pengguna teknologi, melainkan mampu berperan aktif dalam menciptakan sebuah inovasi," ujar Endah dalam sambutannya.
Apresiasi tinggi datang dari Kepala Dinas Pendidikan Kota yang mengingatkan pentingnya batasan dalam memanfaatkan teknologi. "Acara ini keren sekali. Kita tidak bisa menghindari kemajuan teknologi saat ini. Yang bisa dilakukan adalah membuat pedoman penggunaan AI. Jangan sampai kita percaya sepenuhnya pada AI. Tetap manusia yang harus memegang kendali dan melakukan verifikasi," tegas Wahid. Senada dengan hal tersebut, Pakar Teknis Capaian Pembelajaran Koding KemendikdasmenYogi Anggraena menganalogikan AI seperti dua sisi mata pisau yang membawa dampak positif sekaligus negatif. "Jika digunakan dengan baik, AI akan memberikan manfaat besar bagi aktivitas manusia. Pemerintah sendiri sudah menetapkan keputusan bersama tujuh menteri dan menerbitkan buku saku AI. Jadi, bukan hanya soal cara menggunakannya, tetapi etika yang harus dikedepankan," jelas Yogi.
Tags:
Bagikan: Silakan bagikan artikel ini, harap sertakan sumber "Portal Berita Terkini Indonesia"。http://singaporeindustryscholarship.sg/html/c0thzy8ui.html
Artikel Terkait
Jurnalis Indonesia Ditangkap Israel, Sempat Kirim SOS
PendidikanBambang dan Aisyah dikabarkan sempat mengirimkan sinyal SOS sebelum kontak terputus total pada Senin (18/5/2026). Rombongan Indonesia terdiri dari sembilan WNI yang tergabung dalam Global Peace Convoy Indonesia (GPCI)....
Baca SelengkapnyaKemenkes Awasi Minuman Manis, Nutri-Level Tekan Stroke dan Gagal Ginjal
PendidikanKementerian Kesehatan (Kemenkes) RI meluncurkan program edukasi nutrisi bersama Lippo Mall, Universitas Pelita Harapan (UPH), dan PT Siloam International Hospitals Tbk untuk menekan angka penyakit tidak menular (PTM) yang terus meningkat di Indonesia. Menteri Kesehatan RI Budi Gunadi Sadikin menyatakan langkah ini bertujuan meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap kandungan nutrisi dalam minuman yang dikonsumsi setiap hari....
Baca SelengkapnyaPHERINI Disetujui Tenaga Kesehatan untuk Ketiak Cerah
PendidikanBanyak orang memilih perawatan di klinik kecantikan demi kulit lebih cerah dan tidak belang, namun kini tersedia produk lokal praktis untuk digunakan sendiri di rumah. Salah satu produk yang ramai diperbincangkan adalah PHERINI Underarm Armpit Brightening Cream, krim pencerah area lipatan yang direkomendasikan oleh beberapa bidan karena formulanya dinilai aman untuk penggunaan sehari-hari....
Baca Selengkapnya
Artikel Populer
- Drone Hizbullah Hambat 70 Persen Serangan Israel di Lebanon
- Kemenkes: Hantavirus di Indonesia Ada Sejak 1991
- Pancaroba, Jaga Daya Tahan Tubuh dengan Gizi Seimbang
- Lemas Lansia Bukan Hanya Usia, Waspada Hipoglikemia
- Megawati Bikin Followers Instagram Hyundai Hillstate Melonjak
- Siswa SD Lombok Meninggal Usai Aksi Freestyle, Bahaya Medis Terungkap
Artikel Terbaru
Raim Laode: Bahagialah Kamu dengan Duniamu Chord
Serat Kunci Kontrol Gula Darah Penderita Diabetes
Dokter Mata Beberkan Risiko Kebutaan Akibat Diabetes
PCOS Berganti Nama Jadi PMOS, Bukan Hanya Soal Kista
Kunci Gitar Dere: Aku Ingin Kau Bahagia di Hatimu
1,2 Juta Anak Alami Wasting, GTM dan Picky Eater Disorot
Tautan Sahabat
- Prakiraan Cuaca BMKG: Mimika dan Paniai Hujan Ringan
- Ijazah TK Tak Wajib, SPMB Bolehkan Surat Psikolog
- Surabaya Vaganza 2026 Dongkrak Kunjungan Wisata 12,5 Persen
- 36 Kapolda Terbaru: Mayoritas Lulusan Akpol 1994
- Purbaya Bela Prabowo Soal Tuduhan Tak Paham Rupiah
- Pendaftaran Bintara TNI AU Gelombang II 2026 Dibuka
- Pembubaran Film 'Pesta Babi' Dinilai Tutupi Ketidakadilan Papua
- Pertamina Maknai Harkitnas dengan Kemandirian Energi
- 50 Kupon Daging Kurban Idul Adha 2026 Siap Edit
- Rafale dan Radar GM403 TNI AU Terparkir di Halim