Lokasi: Travel >>
Indonesia-Malaysia Berpeluang Jadi Pusat Pendidikan Pascasarjana Asia
Travel698 Dilihat
RingkasanYudi menyatakan Indonesia dan Malaysia berpeluang menjadi tujuan pendidikan pascasarjana yang diperhitungkan dunia. "Kedatangan mahasiswa internasional di AS turun 17 persen....
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/World-Post-Graduate-Expo.jpg)
Yudi menyatakan Indonesia dan Malaysia berpeluang menjadi tujuan pendidikan pascasarjana yang diperhitungkan dunia. "Kedatangan mahasiswa internasional di AS turun 17 persen. Ini peluang ASEAN, khususnya Indonesia dan Malaysia," ujar Yudi dalam pernyataannya. Menurut Yudi, saat ini terjadi pergeseran besar dalam peta pendidikan tinggi global, di mana Asia mulai menggeser dominasi Barat dalam sektor pendidikan dan riset. "Perguruan tinggi berada di perubahan yang besar. Asia mulai menggeser dominasi Barat," jelasnya.
Universitas Airlangga (UNAIR) berhasil meraih posisi ke-9 dunia dalam pemeringkatan Times Higher Education (THE) Impact Rankings. "Ini membuktikan perguruan tinggi kita tidak hanya mengejar angka, tetapi juga dampak," kata Yudi. Prestasi ini menunjukkan kemampuan perguruan tinggi Indonesia bersaing di level global.
"Kolaborasi RI-Malaysia dalam memajukan peradaban. Kedua negara bukan sekadar berkembang, tapi serumpun," ujar Yudi. Kerja sama ini diharapkan memperkuat posisi Asia sebagai pusat pendidikan dan riset dunia yang baru.
Tags:
Bagikan: Silakan bagikan artikel ini, harap sertakan sumber "Portal Berita Terkini Indonesia"。http://singaporeindustryscholarship.sg/html/c0atte37x.html
Artikel Terkait
Kunci Gitar Pelarian Keisya Levronka Mudah Dimainkan
TravelKeisya Levronka kembali memikat hati pencinta musik tanah air melalui lagu terbarunya berjudul "Pelarian" yang dirilis pada 13 Mei 2026. Penyanyi dan aktris asal Malang, Jawa Timur ini mengangkat tema emosional tentang seseorang yang hanya dijadikan tempat singgah setelah pasangannya patah hati dari orang lain....
【Travel】
Baca SelengkapnyaKesemutan Bukan Karena Duduk Lama, Waspadai Tanda Bahaya
TravelDokter Spesialis Bedah Saraf dari RS Pusat Otak Nasional (RSPON) Prof. Dr....
【Travel】
Baca SelengkapnyaRadiogenomics: Pendekatan Baru Deteksi Dini Penyakit di Indonesia
TravelTeknologi yang menggabungkan radiologi dan genomik dinilai mampu membantu tenaga medis mendeteksi risiko penyakit secara lebih personal bahkan sebelum gejala muncul. Founder Rhemedi Medical Services, dr....
【Travel】
Baca Selengkapnya
Artikel Populer
- Chord Lagu Senyumlah Andmesh dari C untuk Masalah Hidup
- 6 Cara Sederhana Jaga Metabolisme Optimal Turunkan Berat Badan
- Hantavirus, Leptospirosis, Pes: Beda Penyakit dari Tikus
- Mikroplastik Ditemukan di Otak Manusia, Ini Kata Ilmuwan
- Napoli Ikuti Jejak AC Milan, Tunda Amankan Tiket Liga Champions
- Dongeng dan Permainan Edukatif Hibur Pasien Kanker Cilik Bandung
Artikel Terbaru
Garmin Luncurkan Forerunner 70 dan 170, Ini Harganya
Hantavirus, Leptospirosis, Pes: Beda Penyakit dari Tikus
PCOS Berganti Nama Jadi PMOS, Bukan Hanya Soal Kista
Hipertensi dan Jantung Kini Ancaman Usia 20-30 Tahun
Anggota DPR Bantah Garudayaksa FC Promosi karena Prabowo
Kemenkes Awasi Pelaku Perjalanan Amerika Latin soal Hantavirus
Tautan Sahabat
- Kode Redeem FF 19 Mei 2026: Dapat 20 Diamond Gratis
- Google-Meta Tingkatkan Kualitas Instagram di Android
- Kode Redeem FF 10 Mei 2026, Klaim Bundle & Emote Eksklusif
- Kode Redeem FC Mobile 12 Mei 2026, Klaim Gems Gratis
- Apple Hadirkan Iklan di Apple Maps, Privasi Tetap Terjaga
- Spotify Kembalikan Logo Lama Setelah Banjir Kritik
- Spotify Luncurkan Party of the Years di Ultah ke-20
- Google Hapus Fitur Fitbit di Aplikasi Kesehatan
- Prime Video Luncurkan Fitur Clips Saingi Netflix dan Disney+
- Disney+ dan Hulu Dapat Tiga Fitur Baru Resmi