Lokasi: Hiburan >>
SPMB Jakarta 2026: Jalur Prestasi, Afirmasi, Domisili, Mutasi
Hiburan59 Dilihat
RingkasanSPMB Jakarta 2026 untuk jenjang SMP mewajibkan setiap calon murid baru memenuhi persyaratan sesuai jalur masuk yang dipilih. Kuota Jalur Afirmasi mencapai 20 persen dari daya tampung, termasuk kuota penyandang disabilitas sebanyak 2 murid per rombongan belajar....
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/SPMB-JAKARTA-2026-3453453434W.jpg)
SPMB Jakarta 2026 untuk jenjang SMP mewajibkan setiap calon murid baru memenuhi persyaratan sesuai jalur masuk yang dipilih. Kuota Jalur Afirmasi mencapai 20 persen dari daya tampung, termasuk kuota penyandang disabilitas sebanyak 2 murid per rombongan belajar. Sementara itu, kuota pada Jalur Domisili ditetapkan sebesar 50 persen dari daya tampung.
Dalam hal jumlah CMB yang mendaftar melalui Jalur Domisili melebihi daya tampung, maka seleksi dilakukan dengan urutan langkah yang telah ditentukan. Apabila kuota Jalur Domisili tidak terpenuhi, sisa kuota tersebut akan dilimpahkan ke dalam PMB Tahap Kedua. Prosedur ini memastikan proses penerimaan berjalan transparan dan adil bagi seluruh peserta.
Selain itu, kuota Jalur Mutasi ditetapkan sebesar 3 persen dari daya tampung. Informasi lengkap mengenai persyaratan dan tahapan seleksi SPMB Jakarta 2026 dapat diakses melalui kanal resmi PPDB DKI Jakarta.
Tags:
Bagikan: Silakan bagikan artikel ini, harap sertakan sumber "Portal Berita Terkini Indonesia"。http://singaporeindustryscholarship.sg/html/c006q72w2.html
Sebelumnya: Pemulung Sampah Sukses Suplai Dapur MBG
Berikutnya: DPR Soroti Kenaikan Komisi Marketplace Bebani UMKM
Artikel Terkait
Dede Sunandar Akui Perselingkuhan: Saya Tak Membantah
HiburanDede Sunandar mengaku tidak membantah tuduhan perselingkuhan yang dilontarkan istrinya, Karen. Pengakuan tersebut disampaikan Dede saat ditemui di kawasan Mampang, Jakarta Selatan....
【Hiburan】
Baca SelengkapnyaVirus Hanta Menular Lewat Kotoran Tikus, Waspadai Demam-Sesak
HiburanHantavirus menjadi perhatian karena sumber penularannya sangat dekat dengan kehidupan masyarakat sehari-hari, seperti rumah yang banyak tikus, gudang tertutup, hingga area bekas banjir. Plt Direktur Jenderal Penanggulangan Penyakit Kementerian Kesehatan RI, dr....
【Hiburan】
Baca SelengkapnyaStudi: 60% Anak Muda Urban Pilih Swadiagnosis Saat Sakit
HiburanPenelitian pada Maret–Mei 2026 dengan metode mixed-method melibatkan 448 responden dari kota besar seperti Jabodetabek, Bandung, Surabaya, Semarang, dan Yogyakarta. Ketua peneliti sekaligus Pendiri HCC, Dr....
【Hiburan】
Baca Selengkapnya
Artikel Populer
- WNA di Jakarta Kontak Erat dengan Pasien Hantavirus
- Senam Ergonomik Bantu Lansia Jaga Sendi dan Redakan Stres
- Wabah Ebola, Kemenkes Larang Konsumsi Hewan Liar
- Psikiater: Trauma Tak Ditangani Bisa Ubah Korban Jadi Pelaku
- Prabowo Tanya Rupiah ke Purbaya Saat Serah Terima Rafale
- WHO Tetapkan Darurat Ebola Global, Bandara Indonesia Siaga
Artikel Terbaru
Jasa Marga Berlakukan Contraflow Tol Japek Saat Libur Panjang
Wabah Ebola, Kemenkes Larang Konsumsi Hewan Liar
Pancaroba, Jaga Daya Tahan Tubuh dengan Gizi Seimbang
DPR Minta Pemerintah Perkuat Mitigasi Puncak Haji
Menteri Bappenas Dorong PTPN I Percepat Program Pangan Prabowo
WHO: Hantavirus Berbeda dari Covid-19, Jangan Panik
Tautan Sahabat
- Kurban Unta untuk 7 Orang, Ini Dalil dan Pendapat Ulama
- KPK Diminta Transparan soal Cargo Lartas Bea Cukai
- Partai Berkarya Serukan Kader Solid Lawan Provokasi
- DPR Semprot Gubernur BI soal Pernyataan Rupiah Stabil
- Muhadjir Effendy Hadir di KPK Usai Batal Diperiksa
- Kapolri Buka Suara Jabatan Kapolda Metro Jaya Bintang Tiga
- Kemenag Prediksi Idul Adha 27 Mei 2026, Hilal Terlihat
- Jokowi Keliling Indonesia: Blusukan Biasa atau Politik?
- Nadiem Makarim Tahanan Rumah, Dipasang Gelang Deteksi
- Prabowo Diminta Hidayat Lobi Trump Bebaskan 5 WNI