Lokasi: Pendidikan >>
SIT Darul Abidin Ajarkan Siswa Kendalikan AI, Bukan Jadi Pengguna
Pendidikan65 Dilihat
RingkasanInternational Scratch Day 2026 bertajuk "Scratch in the Age of AI, Igniting Creativity and Problem Solving" sukses digelar di Aula SIT Darul Abidin pada Jumat (22/5/2026). Acara ini dihadiri oleh sejumlah tokoh penting, di antaranya Pakar Teknis Capaian Pembelajaran Koding Kemendikdasmen Yogi Anggraena, Kepala Dinas Pendidikan Kota, serta jajaran pimpinan sekolah, guru, komite, orang tua murid, dan tamu undangan....
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/Sekolah-Islam-Terpadu-SIT-Darul-Abidin-menggelar-International-Scratch-Day-2026.jpg)
International Scratch Day 2026 bertajuk "Scratch in the Age of AI, Igniting Creativity and Problem Solving" sukses digelar di Aula SIT Darul Abidin pada Jumat (22/5/2026). Acara ini dihadiri oleh sejumlah tokoh penting, di antaranya Pakar Teknis Capaian Pembelajaran Koding KemendikdasmenYogi Anggraena, Kepala Dinas Pendidikan Kota, serta jajaran pimpinan sekolah, guru, komite, orang tua murid, dan tamu undangan.
Kepala Litbang SIT Darul AbidinEndah Tri Kusumawati menegaskan komitmen sekolah dalam memberikan pendidikan yang relevan dengan perkembangan zaman. Menurutnya, kemajuan teknologi harus disikapi secara positif dan penuh tanggung jawab. "Kami mendidik anak-anak sesuai zamannya. Melalui program ini, kita ingin anak-anak bukan hanya bertindak sebagai pengguna teknologi, melainkan mampu berperan aktif dalam menciptakan sebuah inovasi," ujar Endah dalam sambutannya.
Apresiasi tinggi datang dari Kepala Dinas Pendidikan Kota yang mengingatkan pentingnya batasan dalam memanfaatkan teknologi. "Acara ini keren sekali. Kita tidak bisa menghindari kemajuan teknologi saat ini. Yang bisa dilakukan adalah membuat pedoman penggunaan AI. Jangan sampai kita percaya sepenuhnya pada AI. Tetap manusia yang harus memegang kendali dan melakukan verifikasi," tegas Wahid. Senada dengan hal tersebut, Pakar Teknis Capaian Pembelajaran Koding KemendikdasmenYogi Anggraena menganalogikan AI seperti dua sisi mata pisau yang membawa dampak positif sekaligus negatif. "Jika digunakan dengan baik, AI akan memberikan manfaat besar bagi aktivitas manusia. Pemerintah sendiri sudah menetapkan keputusan bersama tujuh menteri dan menerbitkan buku saku AI. Jadi, bukan hanya soal cara menggunakannya, tetapi etika yang harus dikedepankan," jelas Yogi.
Tags:
Bagikan: Silakan bagikan artikel ini, harap sertakan sumber "Portal Berita Terkini Indonesia"。http://singaporeindustryscholarship.sg/html/btjijcfca.html
Artikel Terkait
Ashanty dan Anang Berangkat Haji di HUT ke-15 Nikah
PendidikanAshanty dan Anang Hermansyah menjalani ibadah haji tahun ini dengan momen yang sangat istimewa karena bertepatan dengan pernikahan ke-15 mereka. Ashanty mengungkapkan perjalanan spiritual ke Tanah Suci terasa seperti bulan madu bersama sang suami....
Baca SelengkapnyaIHSG Anjlok 2 Persen ke Level 5.969
PendidikanIndeks Harga Saham Gabungan (IHSG), pada pukul 09. 02 WIB, sudah terjun 2,05 persen atau 125,25 poin ke level 5....
Baca SelengkapnyaJaringan Irigasi 14 Km Dibangun untuk Swasembada Pangan
PendidikanBrantas Abipraya membangun jaringan irigasi untuk memperkuat sektor pertanian di wilayah Lampung Barat. Sekretaris Perusahaan Brantas Abipraya, Dian Sovana, menyampaikan pembangunan rehabilitasi ini mencakup ruang lingkup pekerjaan persiapan, penerapan Sistem Manajemen Keselamatan Konstruksi (SMKK), pekerjaan saluran, pekerjaan pasangan, hingga rehabilitasi bangunan bagi, sadap dan bagi sadap....
Baca Selengkapnya
Artikel Populer
- Deep Talk Ridho Rhoma, Pesan Sang Raja Dangdut
- Menkeu Purbaya Sentil Manipulasi Data Ekspor yang Dulu Dimainkan
- Prabowo Terbitkan PP BUMN Ekspor Tunggal Berantas Underinvoicing
- Jaringan Irigasi 14 Km Dibangun untuk Swasembada Pangan
- Kunci Gitar Aku Cinta Kau dan Dia Ahmad Band
- Panen Raya Jagung 21,1 Hektare di Kalbar Dukung Ketahanan Pangan
Artikel Terbaru
Periklindo Desak Insentif EV Diperluas ke Kendaraan Niaga
Sistem Digital Pantau Penebusan Pupuk Subsidi Hingga Titik Serah
Kisah Ratidjo Bangun Jejamuran, Kapok Miskin Kini Punya 2,5 Hektare Jamur
BTN Salurkan KPR Hampir Rp3 Triliun Perkuat Ekosistem Perumahan
Aditya Halindra Bupati Mirip Partai Disorot Mobil Dinas
Legalisasi Rokok Ilegal Berisiko Cederai Penegakan Hukum
Tautan Sahabat
- 42 Pesawat AS Hancur, Termasuk F-15 dan F-35
- Pemerintah Minta Bantuan BoP Bebaskan 9 WNI Ditahan Israel
- Polisi Jepang Tangkap Mahasiswi RI Buang Jenazah Bayi
- Penasihat Iran Kirim Peringatan ke Trump Sebelum Lawatan ke China
- Trump: Iran Tak Bisa Ambil Uranium dari Reruntuhan Nuklir
- KTT Trump-Xi tanpa wanita menuai kritik maskulin
- Rekor 274 Pendaki Taklukkan Puncak Everest dalam Sehari
- Israel Klaim Lepas Bantuan Militer AS, Hubungan Netanyahu-Trump Retak
- 104 Orang Ditangkap, Jejak Bisnis Dalang Scam Chen Zhi Terkuak
- NYT Ungkap Rencana Perubahan Rezim Iran, Ahmadinejad Berpengaruh